Di Indonesia, penyebaran anjing ini terbilang baru, yakni di mulai tahun 2010. Konon, pertama kali anjing ini ditilik untuk dipelihara oleh I Made Gusti Darmayana, SH dan ketiga rekan lainnya. Awalnya, suatu hobi yang iseng-iseng saja. Namun, kemudian Darmayana dan rekan-rekannya mulai tertarik untuk melakukan penangkaran atas anjing ini.
Kemudian mereka membuat petshop masing-masing dan dari awal hobi kemudain menjadi bisnis yang menggiurkan. Tampaknya, dari bisnis penjualan anjing American Bully ini, lambat laun mulai menyebar ke seluruh Indonesia.
Para pencinta anjing lainnya pun mulai menaruh perhatian atas anjing ini. Satu per satu, penggemar anjing mulai membeli dan memeliharanya. Perkembangan seperti ini mendorong tumbuhnya sebuah komunitas baru.
American Bully mulai dikonteskan beberapa kali. Kontes terakhir diselenggarakan di Bogor tahun lalu. Seiring dengan hal itu, komunitas American Bully terus meningkat. Di Bali saja, anggota komunitas ini sudah berjumlah 60 orang
Harga American Bully cukup fantastis. Kualitas impor, untuk indukan seharga antara Rp 150-200 juta. Sedangkan anakan impor antara 60-80 juta. Kalau untuk anakan yang sudah dibreeding di Indonesia, kualitasnya disebut local. Harganya hanya sekitar Rp 15-20 juta. Masih tergolong mahal karena anjing ini masih tergolong langka di Indonesia.
Harga anjing ini ditentukan oleh kualitas fisik anjing dari tekstur otot hingga tinggi badan. Yang mahal ialah kategori kualitas standar antara 16-20 inchi tinggi badannya. (Fran)


