PIALA RADJA TEMBAKAU (14/10/2018)
EVENT SUKSES DAN RAMAI HINGGA TEMBUS 1274 KONTESTAN, KELAS ANIS MERAH MULAI RAMAI, RAMA SAKTI DAN DUTA 33 RAIH JUARA UMUM
Gelaran lomba dan kontes burung berkicau Piala Radja Tembakau kali ini menuai sukses besar, hanya dengan persiapan yang sangat singkat kurang lebih 3 minggu serta kinerja panitia yang professional dan dibantu publikasi awak media BnR lewat bisa menggaet 1274 kontestan.
Event yang diketuai H Andi Noo ini juga berhasil mengumpulkan pemain Anis Merah dari berbagai kota diantaranya H2D Platinum yang dimotori Koh Houng-Houng Purwokerto dan Iwan Platinum Jogja, Anizer’s Jogja yang dipimpin Om Priyanto, Anizer’s Jolang BC Temanggung dll, hingga panitia membuka 3 kelas Anis Merah, 2 diantaranya full peserta dan di Kelas terakhir terisi kurang lebih ¾ peserta. Tak hanya di kelas Anis Merah, dikelas lainnya seperti Murai Batu, Cucak Hijau dan Lovebird sebagian yang full peserta.
Anis Merah Paparazi milik Wahyu yang mengusung bendera Duta 33 tampil menggebrak di 2 sesi awal. Power dashyat, irama lagu kasar, buang kanan kiri terisi berhasil mencuri 2 kemenangan Juara 1 2x yaitu di kelas Pariwisata dan di Kelas BnR A. Duta 33 juga meraih point penuh lewat aksi Cendet Adipati dan Chicago. Kedua gacoan tersebut memamerkan lagu ciamik dan tembakan kasar di Kelas yang berbeda. Adipati menempati posisi Juara 1 di Kelas Tembakau sedangkan Chicago juga menempati posisi Juara 1 di Kelas Pariwisata dengan perolehan point tersebut Duta 33 berhak meraih Juara Umum BC.
Anizer’s Jogja juga tak mau kalah dalam merebut prestasi. Lewat aksi Densus miik Om Priyanto dan 2D punya Aven. Densus yang memiliki karakter semi doyong buka ekor serta buang kanan kiri lebar tersebut harus puas menempati posisi Runner Up 2 kali di Kelas Pariwisata dan BnR A serta di tiga besar Kelas BnR B, sedangkan 2D tampil dasyat di Kelas BnR B hingga menempati Podium Utama. “Minggu ini Anizer’s Jogja akan bergeser ke Solo untuk memenuhi undangan om Rudy NRS. DI Solo Vaganza Cup II” Ungkap Om Priyanto selaku komandan.
Pada Kelas Murai Batu, penampilan mewah dan mempesona ditunjukkan oleh Steive Wonder punya H Taufik BBF Banjarnegara. Murai Batu yang baru berumur1,5 tahun tersebut tampil dasyat di 3 kelas yang diikutinya hingga menjadi tontonan Murai Mania. Irama lagu yang dimiliki nyaris sempurna, speed dan jeda sangat rapat didukung tonjolan tembakan kasar dan panjang ini berhasil menorehkan prestasi Juara 1 sebanyak 2 kali serta sekali di posisi Runner Up. Event yang akan diincar selanjutnya yaitu Solo Vaganza Cup II dan Presiden Cup V.
Torehan prestasi juga berhasil disabet Squad Magelang lewat aksi Cucak Hijau Sengkuni gaco handalan Komeng yang menempati Podium Utama di Kelas Radja Tembakau. Minggu sebelumnya di Tuan Muda BC Borobudur Sengkuni juga menyabet kemenangan nyeri. Tak hanya Sengkuni, Komeng yang berhasil mengantarkan Cucak Hijau Sekar menempati 4 besar di Kelas yang sama pula. Prestasi Squad Magelang lainnya diraih oleh Murai Batu Monster milik Purbo yang menempati posisi 3 besar. “Alhamdulillah penampilan Monster tetap stabil walaupun belum bisa menyabet posisi puncak. Insya Allah minggu besok bersama rekan-rekan Squad Magelang akan meramaikan gelaran Solo Vaganza Cup II. Semoga dewi fortuna berpihak” ujar Probo mantap.
Sedangkan di sesi Kenari Hans Oli bersama O’ong Jogja sukses mengantarkan 2 amunisi barunya di jajaran Juara. BIG Show YS warna bon kuning dengan lagu standart cengkok tersebut tampil menawan serta berdurasi panjang dengan jeda spasi rapat mampu menorehkan hasil yang gemilang dengan menempati posisi puncak di Kelas STD Bebs Tembakau. Sedangkan jago lainnya yaitu Kamikase bertengger di 3 besar Kelas STD Bebas Pariwisata.
Amunisi-amunisi Kenari milik H Birly Pekalongan yang di kawal Noor RS kembali merebut gelar juara, diantaranya Snow White burung warna putih tersebut prestasinya kian mapan. Juara demi juara diraihnya baik di tingkat lokal maupun Nasional dan kali ini kembali menyabet Juara 2 di Kelas STD BebasTembakau di bawah Big Show punya Hans Oli. Di Kelas STD Kecil Tembakau penampilannya sedikit kendor karena hari sudah mulai gelap dan hanya finish di urutan 3 besar.
Dalam perebutan Juara Umum Single Fighter, Rama Sakti belum terkalahkan dalam perolehan point hingga berhak membawa pulang tropy Juara Umum. Sedangkan Juara Umum Bird Club diraih oleh Duta 33.
Di akhir gelaran, H Andi Noo selaku Ketua Panitia mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang ikut membantu acara ini, juga terimakasih kepada peserta yang telah hadir dan berpartisipasi. Mohon maaf apabila ada kekurangan dalam penyajian dan pelayanan. Sampai bertemu kembali di acara yang sama tahun depan. (TOBIL/TYCKA)
BACA JUGA : Daftar Juara Piala Radja Tembakau – Temanggung (14/10/2018)
GALERY FOTO :
















