Piala RADJA 4 Kota SKE Yogyakarta (03/10/2021)
Event Sukses Hanya Memakai 24G 20 Sesi Dibanjiri Peserta Luar Kota

-Media BnR- Tak dipungkiri Ben Wira dalam mengemas lomba selalu menuai sukses mulai dari EO Independent, Ronggolawe, selalu dibanjiri peserta. Kali ini bergabung dengan Radja Garuda Nusantara menggelar Event “Piala Radja 4 Kota”. Lokasi sengaja memilih di Yogyakarta, tepatnya di Obyek Wisata “Sindu Kusuma Edupark” atau SKE dikarenakan tempatnya sangat luas, rindang dan nyaman. Parkirnyapun juga aman dan memadai, di samping itu juga mudah dijangkau dari segala penjuru arah.

Kenapa Ben Wira memilih 24 G kok tidak 60 G atau bahkan 72 G? Beberapa alasan dan perbandingan yang tentunya sudah dipikir matang. Pertama, biar mudah memantau kinerja burung dan tidak ada dusta karena penonton dipersilahkan masuk dan dapat memantau kinerja burung dari dekat. Kedua, di masa Pandemi Covid’19 agar selesainya tidak terlalu malam dan peserta bisa pulang ke rumah pada sore hari. Tepat pukul 10.15 WIB sesi pertama naik hingga sesi ke 20 berakhir pukul 16.30 WIB.

Kecak Sakti Murai Batu milik Mr Yoga dari Jakarta yang di kawal Teddy BKS membuka kemenangan. Tampil ngeplay dengan variasi lagu kasar sesekali diselingi tembakan keras hingga menorehkan prestasi Juara 1. Pada sesi berikutnya, Kecak Sakti menempati posisi Runner Up di bawah Lowe milik Riyal Merapi Klaten.
Teddy BKS juga mengawal Kacer Alkali milik H Wahid Yusuf Palangkaraya dengan menempatkan diri di posisi Juara 2 dua kali.

Gaco-gaco Royal Merapi Klaten di masa pandemi tidak diturunkan kontes, minggu kemarin mulai menyambangi arena dengan mengusung 2 murai handalannya yaitu Singa Afrika dan Lowe, namanya kembali melambung. Singa Afrika turun di sesi kedua kelas Murai Batu langsung tampil ganas dengan mengeluarkan irama lagu kasar serta tonjolan-tonjolan dasyat dan menempati posisi Juara 2. Sedangkan Lowe menguasai pertarungan di sesi ke 3 kelas Murai Batu. Tampil sangat mewah dengan membongkar lagu burung kecil serta tembakan Cililin berkali-kali yang dibawakan secara utuh hingga menduduki Podium Utama. Derick yang dipercaya boss Royal Merapi menyatakan “Lowe dan Singa Afrika lama parkir di rumah alias tidak ketemu musuh. Sekali ketemu langsung ngamuk” pangkasnya di sela-sela pengambilan tropy Juara.

Sementara Bintang Pradana berbangga hati, 2 jago Murai Batu dan 1 jago Cucak Hijau masih bisa membawa pulang tropy kebanggaan. Kencono Sakti Murai Batu murai handalannya tampil top form di 2 kelas yang diikutinya. Irama lagu Cucak Cungkok selalu dibawakan dari awal hingga akhir sesi nyaris tak terbendung lawan-lawannya dengan hasil akhir meraih Double Winner, sedangkan Byson menempati posisi di 3 besar. Sementara Karebet Cucak Hijau yang belum lama di take over juga berada di posisi 3 besar.

Pertarungan sengit terjadi di sesi Anis Merah, 5 burung papan atas yaitu Platinum 51 milik Iwan Platinum, Ra Umum milik Robert Pantau, Nadya milik H Sigit WMP, Mike Tyson milik Priyanto Jogja dan Casanova milik Ronald Owen Tangerang bertarung untuk memperebutkan tahta tertinggi.
Platinum 51 yang lama hilang dari arena kontes kembali hadir. Tampil perdana langsung menghipnotis aniser dengan gaya semi rebah, ngotot serta buang kanan kiri mentok dan juga irama lagunya yang mewah berhasil mencetak prestasi gemilang dengan meraih Juara 1,1,2.

Sedangkan gaco sarat prestasi milik Robert Pantau yaitu Ra Umum masih sangat mumpuni, dengan powernya yang dasyat Ra Umum mencetak Juara 1,1,2,2. Tak hanya di kelas Anis Merah, Robert Pantau juga sukses mengantarkan Cendet Ra Pedot di posisi Runner Up.

Sementara Priyanto Aniser Jogja yang mengusung Mike Tyson walaupun kondisinya kurang begitu maksimal, mampu memposisikan diri di urutan 3 besar. Kebanggaan juga di rasa om Priyanto saat team Aniser Jogja dinobatkan sebagai perolehan point terbanyak.

Kuncoro Aniser Jogja yang dipercaya H Sigit WMP untuk mengawal Anis Merah Nadya miliknya juga berhasil menduduki peringkat 2 dan 3.
Mr King yang datang jauh-jauh dari Tangerang dengan tujuan mensosialisasikan gelarannya Piala Barometer Indonesia yang rencananya akan digelar tanggal 17 Oktober 2021 di Lapangan Batalyon Kavaleri 9 Serpong Tangerang banyak mendapat dukungan penuh dari kicaumania hingga berhasil meraih Juara Umum BC.

Di akhir acara Ben Wira selaku penyelenggara menyapaikan banyak termakasih kepada kicaumania baik dalam ataupun luar kota yang telah sudi meluangkan waktu hadir di gelaran kami. Mohon maaf apabila ada kekurangan dalam pelayanan.(TOBIL)



