Piala Pakualam 4 Yogyakarta

Yogyakarta (MediaBnR.Com) – Perhelatan akbar tahunan bertajuk Piala Pakualam 4 Yogyakarta pada hari Minggu (5/6) di Taman Pemda Denggung Sleman menjadi saksi atas aksi beberapa jagoan yang mencatatkan diri sebagai pemenang dan sekaligus bikin sang pemilik bangga dan bahagia karena berhasil mencatatkan sejarah sebagai pemilik burung jawara di pentas nasional.
Putri Wijayanti, misalnya, adalah salah satunya. Nyaris tidak pernah absen di even tahunan ini sejak dilaksanakan beberapa tahun lalu, baru kali ini akhirnya sang jagoannya bernama Sniper mampu torehkan prestasi puncak dengan meraih juara 1 di kelas Love Bird Bintang PBI B. Demikian juga dengan Ari Selaksa Jagat yang sebenarnya kesohor dengan amunisinya yang langganan juara, baru kali ini merasakan gelar juara 1 di Piala Pakualam.
“Kali ini bendera A mutlak ke gantangan Sapu Jagat,” ujar Ari Selaksa Jagat yang pekan sebelumnya mengantarkan sang jagoan cetak hatrik di IKPBS Solo dan pada even kali ini juga berhasil mengawal Dewi Sri juara 3 di kelas Love Bird Bupati D. “Sexy Coy akhirnya bisa juara 8 di pentas kolosal ini,” cetus Tiaz Kurawa Team.
Kohtik Putra Madun yang sebelumnya raih juara 1 di Piala Raja kembali torehkan prestasi dengan meraih gelar runner up di kelas Love Bird Bupati F. “Persiapan sebelum kembali lagi ke Piala Raja,” cetus sang pemilik yang kembali menegaskan diri sebagai langganan juara di pentas nasional.
Hal yang sama juga ditorehkan Yogi Kuda Hitam Bali. Gacoannya bernama Rancakbana tampil membahana di kelas murai batu. Digeber 4 kali selalu stabil dan selalu berada di posisi runner up. Melihat performa maksi sang jagoan, Mr Yogi KH pun langsung memberikan sinyal untuk mengawal Rancakbana ke Piala Raja 4 September mendatang.
Mr King Tangerang yang dikenal sebagai pemilik murai batu Kawaguci sang langganan juara kali ini melesatkan namanya dengan amunisi simpanan dari kandang breedingnya sendiri bernama Syawal. Gacoan dengan ring King Tangerang ini tampil memukau dan berhasil raih juara 3, 4 dan 8. “Persiapan menghadapi era kelas ring di tahun-tahun mendatang,” cetus Mr King yang bersama Edo dan Kasan mampu menstabilkan penampilan Joko Bejo di kelas ring kacer.
Adipati milik Deko Samarinda masih stabil di jalur juara kacer meski dengan bulu tuanya. Adipati nyaris nyeri juara 1 di kelasnya. Fitri BKS Samarinda yang datang dengan kekuatan penuh akhirnya kembali menorehkan sejarah dengan meraih gelar juara SF untuk kali ketiga secara beruntun. Selain itu, beberapa amunisinya juga berhasil mencetak juara terbanyak di kelasnya seperti Fretty, Sinar dan Batosai.
Kambing Hitam yang digawangi Sapta KH dan kawan-kawan sukses raih juara umum BC berkat penampilan beberapa jagoan salah satunya Raja Roll milik Oop yang raih juara 1 di kelas Kacer Ring PBI. “Terima kasih kepada semua pihak atas kesuksesan gelaran ini. Mohon maaf dan selamat bagi para pemenang dan sampai jumpa di gelaran Piala Raja, 4 September mendatang di Prambanan,” pungkas Mr Astono selaku ketua panitia yang juga diamini Samsulhadi selaku ketua pelaksana disela-sela penyerahan trophy juara umum SF/BC dan doorprice sepeda motor Yamaha yang kali ini Obi Smartfood beruntung mendapatkannya. [Team]
BACA JUGA:
-
Daftar Juara Piala Pakualam 4 Yogyakarta (LAP A) – (5/6/2016)
-
Daftar Juara Piala Pakualam 4 Yogyakarta (LAP B) – (5/6/2016)
GALERI:















