
Purbalingga (MediaBnR.Com) – Lomba Spektakuler yang diadakan di Kota Purbalingga ini adalah Lomba Burung Berkicau tingkat regional, dengan menitik beratkan sebagai sarana percontohan kualitas burung Murai Batu yang terbaik.
Menyikapi hal tersebut diatas,maka para peserta dengan membawa burung – burung berkualitasnya menjajal kemampuannya di arena ini pada hari minggu (30/08) pukul 11.00wib. Sebagai seorang pecinta Murai Batu, Pak Eko merasa prihatin dengan penilaian yang ada saat ini, mungkin karena doktrinasi dari peserta makan Murai Batu yang nota bene kurang berkualitas malah layak menjadi pemenang atau karena ada faktor lain.
Seiring dengan keadaan ini Pak Eko kemudian mengadakan Lomba Bajak Laut Enterprise sebagai sarana memperkenalkan Murai Batu yang benar berkualitas seperti Murai Batu miliknya yang bernama Bajak Laut. Disisi lain pula para peserta juga memperkenalkan trah burung jawara seperti Murai Batu Garuda Junior milik Mr. G, yang merupakan tokoh perburungan papan atas dari Kota Kebumen yang mulai muncul kembali dengan trah Murai Batu miliknya terdahulu Garuda Sakti. Dengan penampilan perdananya di Lomba Spektakuler ini Garuda Junior ternyata masih memilik bakat dari indukannya, tembakan bergulung sambung dengan irama yang berbeda dan hampir meraih nyeri dengan kinerjanya. Tak luput pula dari pantauan juri, Agus TJ BnR Cilacap dengan Murai Batu Pangerannya tetap mempesona kinerjanya, dengan kehebatan irama, lagu serta gayanya Pangeran mampu menduduki puncak sesi pertama, Brucelee dan Batman Murai Batu milik Dony dan Bayang peternak dari Yogyakarta masih bisa bertengger di tangga jawara event tersebut, begitu pula dengan HRJ BF dengan Murai Batu Hoky masih mendapatkan peluang di podiumnya. Dikelas Love Bird, Sari Love Bird besutan Benggol dan Kabul masih tanpa henti tebarkan pesona ngekeknya yang tak terhenti di manapun ia digantangkan,dan siap untuk di jadikan indukan sebagai penelor bibit unggul di kemudian hari, Nestia langsung ganti pemilik yang sebelumnya di miliki oleh Ian HRJ BF langsung di mahar oleh Beny BNS Dt. Koloni untuk di jadikan indukan trah jawara berkualitas, SBF SF Cirebon dengan beberapa gaco yang di bawanya membabi buta dengan mengeruk piagam serta thropy kejuaraan di tangan mautnya saat memoles burung rawatannya menjadi yang terbaik di gantanga.
Kesuksesan event ini akan di ulang kembali oleh Pak Eko dan para Kru Bajak Laut Enterprise, pada tiga bulan mendatang paling lambat enam bulan mendatang sebagai sarana memicu pertumbuhan ekonomi bagi para pecinta burung ocehan agar dapat melakukan breeding berkualitas dan menjaga keberadaan burung ocehan di alam yang terancam dari kepunahan. (ZULIUS)
Para Jawara:









