
MediaBnR – Gelaran Gemolong & Rekan (G&R) bersama juri BnR membuahkan hasil. 722 kontestan di pertemukan pada Minggu, 17 Januari 2016 di Gemolong Sragen. Ketua Zubaidi, Bendahara Arifin, sekertaris Arya dan kordinator juri Sragen Yanto BnR. Lomba ini mengunakan juri BnR, terdiri 4 kelas yang di bagi 18 sesi.
Kontes lomba burung ini di hadiri Iwan Sanubari selaku ketua BnR Solo Raya yang memberi semangat dan membantu jalanya lomba . “Bapak Zubaidi nantinya akan menjadi ketua BnR Sragen, “ kata Iwan Sanubari di sela-sela kontes burung perdana Gemolong&Rekan (G&R).

Dewi Cinta SF langsung melejit di puncak podium dengan gaco andalanya murai Kim Jong IL, dengan berhasil juara pertama kelas murai VIP. Di kelas ini, runner up atau juara ke-2 diraih murai Mawar Hitam debutan Istana SF Boyolali. Di kelas murai Bintang Mawar Hitam kembali diturunkan dan berhasil juara pertama.

Lomba siang ini di hadiri perwakilan BnR dari berbagai korwil Solo Raya. Cucak hijau Saleho milik Topan BnR yang mengibarkan bendera Duta BnR Boyolali berhasil juara pertama di kelas VIP. Keberhasilan kelas cucak hijau juga di perlihatkan On Boom Solo dan Toetoet BC .

Lagu yang mewah di perlihatkan beberapa cendet, salah satunya cendet Aibon milik Thomas KMT Densus Solo yang berhasil unggul di kelas Sejati juara 1 dan cendet Bintang juara ke-2. Di kelas cendet Bintang juara pertama di raih Sambar Petir milik Edy Dewa Cinta SF.

Juri BnR memang top markotop, banyak peminatnya. Di kelas kacer dua kelas yang di buka panitia rata-rata isi diatas 30 peserta di tiap kelasnya. Di kelas kacer ada nama Wiro Sableng milik Somo-Sinto P2-3B Boyolali yang berhasil juara 1 di kelas kacer VIP dan juara ke-2 di kelas kacer Sejati.

Paling ramai event ini di kelas love bird. 7 kelas love bird yang di buka Gemolong&Rekan (G&R) full peserta. Ada nama Detik SF, Toetoet BC, Berkah Jaya, NKM , PMN Sragen, Phoenex BC, dan juga duta Valentine Day Sragen 7 Februari Mr. Yono dan kawan-kawan.
Love bird mania di atas merupakan para breeding Solo Raya dan sering orbitkan anakan berprestasi. Tak hanya mampu lomba namun lihai dalam mengolah burung jadi juara. Seperti slogan BnR .”Ngak Ada Penangkaran Ngak Ada Lomba” .
Seperti yang di lakukan On Boom Solo yang berhasil breeding kenari di Pabelan-Kartasura (UMS). On Boom Solo juga berhasil raih prestasi di lomba ini di kelas kenari.

Bersyukur sebesar-besarnya di ungkapkan semua panitia Gemolong&Rekan (GnR) atas suksesnya lomba ini. “Terimakasih banyak buat para sahabat kicau burung yang telah hadir di gelaran perdana Gemolong&Rekan (G&R), dan selamat bagi para juara, tunggu Launching BnR Sragen, “ kata Mr . Yanto selaku koordiner juri Sragen.









