Geser Lokasi Koalisi OBI Semarang Feat OBI Magelang Tetap Meriah, Dwi Sampit & Dt. Karfeed Kuasai Tahta Juara Umum

-Media BnR- Gelaran akbar Koalisi OBI Semarang Feat OBI Magelang pada Minggu (20/02/2022) yang seharusnya terlaksana di sekitaran lokasi wisata Bandungan-Kab. Semarang ini H-3 menjelang hari H ternyata dengan sangat terpaksa harus bergeser ke lokasi lain dikarena cuacanya yang sangat ekstrem saat itu, dengan curah hujan tinggi dan juga turunnya kabut tebal di daerah tersebut.

Dengan alasan tidak mau mengecewakan kicaumania yang begitu antusias melihat banyaknya pesanan di meja ticketing, Agung Pitoyo (Ketua OBI Magelang) selaku Ketua Pelaksana dan Sukma Titut (Ketua OBI Semarang) selaku Ketua Panitia beserta seluruh jajarannya harus mengambil langkah sigap untuk merealisasikan Plan B, yaitu pindah lokasi. Patut diacungi jempol kinerja panitia yang dalam sehari mampu mengatasi semuanya, sehingga gelaran tersebut dapat terlaksana di lokasi lain tepatnya di Agro Expo Soropadan, Jl. Raya Magelang-Semarang KM 13, Krajan 1, Soropadan, Kec. Pringsurat-Kab. Temanggung.
“ Kendala pasti ada, tinggal bagaimana kita menyikapinya. Dalam konteks kali ini memang cukup kompleks, terdapat dua situasi yang cukup berat yaitu cuaca ekstrem dan kondisi level PPKM di daerah Bandungan yang serta merta harus memaksa kami dengan berat hati untuk menunda ataupun membatalkan gelaran. Tetapi semua pasti ada solusinya, setelah kami musyawarahkan dengan seluruh panitia dan semua pihak-pihak terkait, keputusan finalnya gelaran tetap berjalan tetapi mencari lokasi lain yang sekiranya cuaca aman dan level PPKM nya juga rendah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat di semua lini. Alhamdulillah, gongnya hari ini, gelaran cukup meriah, berjalan lancar dan sukses hingga usai,” jelas Agung Pitoyo didampingi Sukma Titut kepada mediabnr.com diakhir gelaran lomba.


Duta Karfeed meraih prestasi membanggakan di laga akbar hari ini. Selain duet amunisi murai batunya sukses mendominasi persaingan, yakni lewat aksi Algojo yang sukses menyabet podium juara 1,2, disusul tampilan mempesona Mandau yang berhasil menorehkan kemenangan sebagai juara 1,3,3, tim kawalan Agus Nasa ini juga mampu memuncaki tahta juara umum Bird Club.

Demikian juga dengan sederet amunisi dari Dwi Sampit yang lewat pundi-pundi point menggunungnya berhasil menduduki posisi terbaik di perebutan podium juara umum Single Fighter di bawah kawalan Paman Dicko. Diantaranya disumbangkan oleh duet kacer terbaiknya, yaitu Mugello yang sukses menyabet point penuh sebagai double winner disusul Dewaruci yang menduduki podium runner up.

Dikelas murai batu nama Sanjaya besutan Dona dari tim Garasi Djawa Murai kembali menunjukkan kestabilannya. Lewat kinerja mumpuni namanya sukses dua kali menempati podium runner up, diantaranya saat berlaga disesi murai batu Jendral dan sesi murai batu Semarang. Sang empunya pun semakin mantab untuk kembali memboyongnya bertandang ke event-event akbar selanjutnya.

Hasil take over H. Mustofa yaitu murai batu Dewa Ruci yang dengan jubah barunya langsung sukses menghentak kompetisi. Seperti pada laga tandangnya ke event lintas EO lintas Kota sebelum-sebelumnya, Javas Cup Feat Kaisar, Kapten Murai, dan 1ST Anniversary SKN, hari ini pun Dewa Ruci mampu membuktikan eksistensi juaranya. Turun disesi utama murai batu Koalisi kualitasnya tak terbantahkan untuk dinobatkan sebagai juara 3. “ Setelah ini Dewa Ruci akan kami siapkan kembali untuk mengikuti laga Kopdar SMM pekan depan,” ujar Jeck Nug dan Bayu Bayan Jab’s Sragen sang mekanik.

Singo, amunisi murai batu koleksi H. Oyong dari Pandan Wangi Team juga andil mewarnai perebutan tahta kejuaraan. Diantaranya saat memeriahkan kompetisi dikelas murai batu Semarang, aksi dahsyat Singo mampu membungkam aksi rival-rival tangguh lainnya untuk sukses mengantongi satu point mutlak sebagai yang terbaik. Tak hanya Singo, crew Pandan Wangi juga menurunkan Paku Mas dikelas kacer. Meski masih fresh dengan jubah barunya, Paku Mas cukup memberi perlawanan untuk menggondol podium juara 3 sesi kacer Jateng.

Cukup lama vakum dari hingar-bingar arena lomba burung berkicau, Bambang AB Galeh asal kota Pekalongan tampak hadir memeriahkan gelaran hari ini mengusung salah satu gaco besutannya, yaitu Exotic yang kebetulan kurang beruntung karena sedikit melakukan kesalahan. “ Kangen banget rasanya, sudah cukup lama tidak turun ke lomba, yah karena memang sedang banyak kerjaan juga sih di Surabaya jadi harus standby bolak-balik Surabaya-Pekalongan terus. Untuk perform Exotic sudah cukup bagus cuman kurang hoky saja ada dua kali ngebannya, tapi untuk keseluruhan kerja sejak awal sampai akhir baik bongkaran irama lagu dan durasi kerjanya layaklah,” pungkas owner penangkaran murai batu Ring AB Galeh BF ini.

Dikelas murai batu muda dua ekor trotolan berkualitas Ring Fursal BF diundi di lapangan dikawal langsung oleh Om Fatoni selaku owner penangkaran murai batu trah prestasi di bilangan wilayah Samban, Bawen-Kab. Semarang ini. “ Alhamdulillah, bisa menjadi salah satu saksi suksesnya lomba sebesar ini. Memang kebetulan tidak bisa menurunkan gacoan karena masih pada mabung, sebagai sebuah bentuk dukungan kami mensupport lewat produk tangkaran Fursal BF, semoga bermanfaat,” ungkap Om Fatoni.

Setelah resmi di take over oleh H. Jeffrie Pekalongan, kacer Kramat yang beberapa waktu lalu nyeri runner up di Piala Bupati Kendal dan nyaris hattrick di Road To Presiden Cup VI Pemalang ini kembali membuktikan kualitasnya di sini. Turun di sesi kacer Jateng, mengandalkan irama lagu kasar, volume keras, gaya tarung indah, serta durasi kerja full Kramat sukses tampil sebagai yang terbaik.

Posisi juara runner up dikelas kacer Jateng ini ditempati oleh Insaf milik H. Sunarno Klaten yang juga tak kalah hebat dalam mengeksplore kualitas terbaiknya. “ Hoky nya baru di podium runner up hari ini, tetap semangat semoga di event-event selanjutnya bisa lebih baik lagi,” tandas sang mekanik.

Persaingan dikelas kacer ini juga dimeriahkan oleh salah satu amunisi terbaik dari kota Kudus, yakni Fiesta koleksi H. Gopar punggawa tim Pencandu LC. Sedikit melakukan kesalahan di sesi sebelumnya hingga memaksanya harus melepaskan podium juara, tetapi berbeda cerita saat mengikuti sesi selanjutnya dikelas kacer Semarang aksinya mampu menghipnotis tim juri untuk mengganjarnya podium juara 3. “ Sudah cukup bagus hasil hari ini, melihat rival-rival yang turun juga kacer-kacer terbaik dengan harga fantastis. Semoga kedepan bisa bersanding lagi di event-event lain,” papar sang mekanik. (kiky-tobil)



