Latpres Akhir Tahun Top Ten BC
MediaBnR.com, Bangkalan, Madura – Murai batu Dewa Amor memang tampil tak seberapa saat main di kelas A. Di kelas tersebut ia cukup puas berada di tempat ke tiga setelah permainan apik Rancap milik H.fahmi menempati posisi pertamanya, Minggu (02/12).
Namun pergerakan Dewa Amor saat naik di kelas B patut jadi ancaman bagi amunisi murai batu yang lain. Sebab, amunisi andalan milik H.Agus Notaris tersebut sukses menempati posisi keduanya di kelas tersebut. Dan ketika ia (Dewa Amor) kembali naik di kelas C, tampilannya jauh lebih istimewa dibadingkan sebelumnya. Tembakan Cililin dan Greja tarungnya faseh dilantunkan. Sehingga, para Juri Dewa 99 seakan tak ragu untuk mengganjarnya dengan bendera koncer A sebagai juara pertama di sesi ketiganya itu. Dan berkat tiga kali kemenangannya itu, Dewa Amor akhirnya dinobatkan sebagai Murai Batu terbaik oleh Panitia.
Dan tak jauh beda dengan amunisi Cucak Ijo Pajero Sport yang memang bisa dibilang amunisi tertua yang dimiliki oleh tim Good Father SF. Setelah cukup lama tak lagi menyabet tropi tertinggi kelas burung cucak ijo. Di gelaran Latpres Akhir Tahun Top Ten ini, Pajero Sport juga suksea mengikuti jejak Dewa Amor untuk menyabet gelar burung Cucak Ijo terbaik usai memborong 2 tropi juara pertamanya.
Sedangkan amunisi lovebird milik tim Bocah SF yakni Semeang, juga tak luput dari gelar burung terbaik. Meski hanya sekali ia memenangkan juara pertamnya, namun konsistensinya berada di podium tiga besar cukup bisa dipertanggung jawabkan jika ia harus dinobatkan sebagai burung lovebird terbaik. Saat di kelas lovebird A, ia menang sebagai juara ke tiga. Barulah saat ia naik di kelas lovebird B, ia berhasil menempatkan dirinya sebagai juara pertama dengan poin sebanyak 796. Terkahir saat di kelas lovebird C ia kembali sebagai juara ke 3.
Setelah usai rekapitulasi poin hasil kejuaraan dari panitia. Akhirnya hanya Semeang milik Alimaki lah yang mengumpulkan poin tertinggai dari tiga kali kemenangannya, yakni sebanyak 165 lebih unggul atas Pandawa 5 yang hanya terpaut 65 poin saja.
Di kelas burung lovebird muda, muncul nama Susi milik salah satu anggota tim Paeng BC yang juga berhasil dinobatkan sebagai jawara burung terbaik.
Dengan bermodalkan kemenagan juara 2,1,2, dan 3, ia juga berhasil meraih poin sebanyak 180 dan sukses menggondol tropi burung lovebird terbaik.
Usai gelaran Latpres Akhir Tahun yang diselenggarakan di Gantangan Top Ten kecamatan Sepulu ini. Melalui awak Media BnR, H.Fattah selaku penyelenggara kembali ucapkan terima kasihnya kepada seluruh kicau mania dan kepada simpatisan yang turut mensuport gelarannya kali ini. Kepada Mr.Rahman Pagat SF, Triono Bintang Raya SF, juga kepada ketua BnR Sampang H.Yayat Batubara. “Sekali lagi, terima kasih untuk semuanya. Mohon maaf jika ada hal hal yang kurang berkenan, gelaran tanpa protes saja saya sudah senang” imbuhnya.
Daftar Juara Latpres Akhir Tahun Top Ten (2/12/2018)






