
Klaten (MediaBnR.Com) – Para peternak kenari yang dibina oleh Papburi Klaten dengan wadah PPK (Peternak Papburi Klaten) terus berkembang baik jumlah maupun kualitasnya. Bila dulu kontes yang membuka Kelas Ring Papburi Klaten hanya di even reguler di Dinas Pertanian, mulai pada Rabu, 14 Januari 2015 kemarin mulai digalakkan di latpres.
Bila sebelumnya latber atau latpres rutin baru digelar oleh PPK-1 Parikesit dan Papburi (Pusat) Klaten di Gergunung, sejak Senin 5 Januari sudah bertambah satu lagi yaitu di PPK-3 Jakapodang di Balai Desa Jurangjero, Kecamatan Karanganom.

Jadi berikutnya kelas-kelas Ring Papburi Klaten juga bisa diikuti pada latpress PPK-1 Parikesit di Balai Desa Dompyongan Jogonalan, Latpres Papburi Klaten di Gergunung, dan PPK-3 Jakapodang di Balai Desa Jurangjero Karanganom, dan kontes reguler dua bulanan di Dinas Pertanian.
“Sejak even Rabu 14 Januari, yang masuk 10 besar sudah diberi poin dan dicatat, nanti di akhir putaran akan dihitung poinnya, yang tertinggi itulah yang juara,” jelas Iput Tipeng selaku koordinator Latpres Papburi Klaten di Gergunung.
Pemilik burung Ring Papburi Klaten yang burungnya siap untuk dilombakan dan secara materi oke memang semakin banyak. Terbukti dalam kontes reguler Papburi Klaten 21 Desember 2014 ysng lalu, peserta juga penuh. Kemudian saat di WMP Cup Klaten, 28 Desember 2014, juga membuka Kelas Kenari Ring Papburi Klaten, peserta juga penuh. Demikian pula di latpres Papburi di Gergunung Seing 14 Januari, enam sesi A-F semua full.

Para kenarimania luar kota pun mulai mengenali kenari Ring Papburi Klaten sebagai burung yang punya kualitas lomba. Karena itu sekarang banyak yang memburunya. Menurut Kelik Jenggot dan Tari dari PPK-1, banyak kenarimania luar kota yang memesan melaluinya kenari-kenari yang siap lomba dan ber-ring Papburi Klaten.
“Ibaratnya, sekarang asal Ring Papburi Klaten mereka percaya. Tapi tentu kami harus hati-hati tidak boleh asal. Kalau mintanya burung lomba dan prestasi, ya benar-benar kita usahakan carikan yang benar-benar punya kualitas sesuai spek yang diminta.”
Pada Latpres 14 Januri, dibuka 5 kelas yaitu Standar A, Standar B, Isian, Standar Kalitan, dan Ring Papburi Klaten. Kelas Ring Papburi Klaten yang meraih juara Samgong atas nama H. Koyik dari Nareswari Team, duta PPK-1, dengan ring 030. Ring 030 adalah dari kandang Tari S, diikuti James Bond milik Gandung PK.
Pada kelas isian, burung-burung Jogja mendominasi. Mulai dari Golden Crown milik Helmy Asalvo, dibuntuti oleh Super Teror milik Daniel Star Paris. Di kelas Standar Kecil atau Kalitan, lagi-lagi burung dari Nareswari duduk diperingkat teratas yaitu Jamper Merah milik Radja diikuti King Arthur milik Indra Batak dari Jogja.

Kelas utama Standar A juara direbut oleh Senso milik Likin yang kini tinggal di Boyolali, posisi kedua diduduki oleh Kross milik Aris Bent. Berikutnya kelas Standar B peraih juara adalah Gendis Jr milik Putra Harno, juga ikut bergabung dalam Duta PPK-1 yang akan menggelar latpres besuk Minggu 25 Januari di Balai Desa Dompyongan. Senso milik Likin yang juara di standar A, di Standar B dipaksa menempati posisi kedua. (Tobil-kadir)


