Latber Spesial Amal GSB Boyolali, Rabu 11 Oktober 2017

Mediabnr – Gelaran Latber Spesial Amal GSB Boyolali, Rabu (11/10) sukses mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan, baik mulai dari kicaumania dan warga sekitar ikut andil dalam menggalang dana bantuan kepada Dik Fajra Nada, balita berumur 2,5 tahun yang terkena musibah terkena minyak panas pada tangannya. Dikarenakan keterbatasan biaya pada akhirnya setelah 6 bulan pengobatan dan juga belum kunjung membaik terpaksa hanya berobat jalan dan membuat luka bakar pada tangan Dik Nada semakin bertambah parah.

Atas gagasan komunitas relawan yang tergabung dalam PAYB (Peduli Anak Yatim Boyolali), Kradenan Peduli dan GSB/Superstar Group Boyolali bersama juri Independent Superstar pada akhirnya diadakan latber amal ini. “Terima kasih sebesar-besarnya kepada kicaumania di berbagai daerah yang turut andil pada penggalangan dana untuk Dik Fajra Nada, kepada seluruh lapisan masyarakat dan kepada kicaumania yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu, kami mengucapkan terima kasih sekali semoga kebaikan anda sekalian dibalas oleh Allah Yang Maha Kuasa, dan mendapatkan barokah untuk anda semua,” ucap Susilo mawakili panitia dan juri yang bertugas.
Pada latber spesial amal kali ini tercatat sekitar 500 tiket terjual, walau pada pertengahan lomba turun hujan yang merata di wilayah Boyolali tidak menyurutkan semangat peserta yang hadir. Kelas love bird masih menjadi primadona di gantangan GSB Boyolali, hampir dari 7 kelas love bird yang dilombakan oleh panitia seluruhnya full gantangan.

Nadine milik Reza dari Duta MH Kecil Cup langsung menggebrak dengan meraih double winner di kelas Love Bird Superstar dan di kelas Love Bird GSB B. Selain membawa Nadine, Reza yang diwakili oleh sang perawat juga membawa beberapa amunisi love bird lainnya seperti El Nino, Alena, Laura, dan Misteri. Dari seluruh amunisi dari MH Kecil yang hadir seluruh hadiah di donasikan semuanya untuk membantu Dik Nada. Putra Marwan dari Power Mix VP88 bersama gaco Livina meraih runner up di kelas Love Bird Paud GSB B.

Sementara itu di kelas kenari yang mulai semarak kembali, Lepek milik Roby dari Puspa Batik Team yang dikawal oleh Rafi Ah meraih double winner dengan menjuarai kelas Kenari Bebas GSB dan di kelas Kenari Kecil GSB. Nuansa milik Pedro dari 420 SF sukses mencuri juara pertama di kelas Kenari Bebas Sendang dan dua kali runner up di kelas Kenari Bebas GSB dan di kelas Kenari Kecil GSB membayangi Lepek.

Pada kelas Pleci cukup ramai dihadiri oleh para pleman (Pleci Mania). Nemo milik Heri/Hendrik nyaris meraih hatrik atau juara pertama sebanyak tiga kali, penampilan Nemo sukses dibayangi oleh Bad Boy milik Endok Tatto dari Solo Koloni yang meraih runner up di kelas Pleci B dan di kelas Pleci C. Arum Mungil dari BWR Exspress cukup puas dengan kinerja Jengkol yang meraih posisi ke enam di kelas Pleci B.

Selikoer Jogja yang digawangi oleh Ilham turut berpartisipasi dengan membawa beberapa amunisi gaconya seperti love bird Si Jum dan kenari Wagiyo. Dian Putu Harapan Klaten walaupun gaconya tidak kerja dengan maksimal merasa puas ikut serta gelaran latber spesial amal kali ini.
Pada akhir gelaran latber panitia dan para peserta turut menghitung jumlah hasil kotak sumbangan, setelah dijumlahkan dengan pendapatan latber dan transfer melalui rekening Bank terkumpul uang sebesar Rp 11.750.000 yang diberikan kepada perwakilan dari Dik Fajra Nada.

“Terima kasih atas partisipasi rekan-rekan kicaumania dan warga serta rekan-rekan yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu atas bantuannya, semoga dengan bantuan yang kita berikan untuk Dik Fajra Nada dapat mengurangi beban biaya orang tuanya dan bisa untuk membiayai pengobatannya agar bisa lekas sembuh kembali,” ucap Galang Ipang selaku MC memungkasi gelaran spesial amal GSB untuk Dik Fajra Nada pada sore hari ini.[Hery.Jtyk]
Baca Juga : Daftar Juara Latber Spesial Amal GSB Boyolali (11/10/2017)






