Tribute To Alm Eko Dipo Kalasan Yogyakarta (17/04/2022)
Hasil Lomba & Donasi Peserta Diserahkan Langsung Ke Keluarga Alm Eko Dipo

-Media BnR- Berawal dari ide Om Halley WS yang mempunyai gagasan menggelar lomba amal untuk keluarga Alm Eko Dipo (Juri Radjawali Indonesia Yogyakarta) akhirnya berembug dengan Punggawa RI Yogyakara, Om Anang Sandek dan Hersat. Dari hasil rembugan tersebut diputuskan menggelar lomba pada tanggal 17 April 2022 bertempat di Lapangan RI Komplek Candi Kedulan Kalasan dan dari hasil lomba tersebut keuntungannya diserahkan langsung ke keluarga Alm Eko Dipo untuk membantu beban hidup.

Alm Eko Dipo semasa hidupnya adalah sosok orang yang supel, humoris dan ramah. Di mata kicaumania Jogja, beliau seorang juri senior dan menjadi panutan juri-juri muda karena keahliannya dalam menilai burung. Kira-kira 4 tahun yang lalu bergabung dengan Radjawali Indonesia hingga akhir hayat.


Direktur Utama LBC Robert Pantau Jogja kembali menambah squad amunisinya. Kali ini jatuh cinta pada burung kecil pemakan biji-bijian yaitu branjangan. Dipilihnya branjangan parva Tok Umbul milik Bewok Kalasan yang prestasinya sudah tak terhitung. Tanpa negoisasi alot Tok Umbul langsung dipinang dengan mahar lumayan tinggi untuk sebuah parva yaitu 48 juta dan langsung berganti nama Ra Taukalah.

Aniser Jogja yang dikawal langsung oleh Om Priyanto kembali borong juara lewat aksi ciamik Kencana milik Surya Kuncung dan Lindu Sampluk serta Siliwangi punya Jatmiko. Kedua burung tersebut menunjukkan penampilan terbaiknya di depan pengadil lapangan. Kencana dengan gaya klasiknya serta power di atas rata-rata berhasil meraup kemenangan Juara 1,1,3. Sedangkan Siliwangi dengan gaya semi doyong mampu menduduki peringkat atas.

BMBS Jogja tiga bersaudara Brian, Rizal dan Ralie masih bisa berbangga hati, ketiga jagoannya mampu menduduki tangga juara. Marvel, cucak hijau dengan segudang prestasi berhasil menyodok di posisi runner up. Sedangkan Larwo kenari kecil warna kuning berdurasi panjang, jeda rapat meraih podium utama dan Hacker kenari berpastur bongsor mencetak Juara 1. Ketiga gaco tersebut akan diturunkan kembali di gelaran Solo Fair Factor minggu depan.

Di sesi cucak hijau, 2 gaco Dwi Sampit yaitu Green Boy dan Green Maszee tampil sangat memukau. Keduanya memiliki tipikal hampir sama. Green Boy memiliki materi lagu cucak dan tentunya didukung gaya jambul ngentrok. Green boy turun 3 sesi dengan prestasi Juara 1,1,3 sedang Green Maszee ikut 2 sesi dengan meraih Juara 2,5.

Masih di sesi cucak hijau, H Fajar Bintang Gading juga sukses mengantarkan kedua jagonya Wisanggeni dan New Gendon di tangga juara. Wisanggeni tampil membabi buta nyaris tak terbendung lawannya di sesi akhir hingga sukses menempatkan diri di posisi puncak tangga juara. Sementara New Gendon beradu irama lagu dengan Green Boy, keduanya memamerkan lagu-lagu mewah di depan juri. Namun finish akhir dimenangkan Green Boy dan runner up ditempati New Gendon.

Di akhir acara Anang Sandek didamping Hersat selaku panitia mengucapkan banyak terimakasih atas kepedulian peserta yang telah ikut meramaikan event amal ini. Juga terimakasih pada peserta yang telah memberi donasi buat keluarga Alm Eko Dipo. Semoga amal kebaikan anda mendapat pahala dari Yang kuasa. Amin.(Tobil)



