
Cikampek (MediaBnR.Com) – Aksi Hercules, cucak ijo milik Drs. H. Anton Cikampek, makin menggila. Ini prestasi teranyar Hercules pasca di-take over. Tahun lalu, burung ini tembus di level nasional Presiden Cup III di Senayan Jakarta. Juara ketiga didapat oleh Hercules. Pasca di-take over, aksi menawan kembali diperagakan Hercules. Ia menjungkalkan 50 rivalnya di Kelas Ijo Mega Bintang pada lomba Cikampek Bersatu, Minggu (4/9). “Oktober mendatang kami akan bawa Hercules ke Presiden Cup. Mudah-mudahan tahun ini kembali berprestasi seperti tahun lalu,” ujar Drs. H Anton kepada MediaBnR.Com usai gelaran.
Sementara itu di lomba garapan Rama Viki dan Danny SF ini, Jacky Chan, murai batu kelas nasional milik Achen Bangka, A2B Bandung, tak terbendung. Agresifitas bongkaran lagu-lagu kecil, kasar dan menekan yang sesekali menumpahkan tembakan, membuat Jacky Chan tak terkalahkan di tiga kelas berbeda. Hatrick ini membuktikan bahwa Jacky Chan merupakan burung brekelas dengan stabilitas kerja di lapangan. Sedangkan yang menjadi rivalnya pun burung-burung cadas semua, namun Jacky Chan mampu naik podium di tiga kelas.


Beberapa mania yang menembuskan murai batu di lomba ini adalah Dodo Cikampek. Mekipun burungnya, Petir, tembus di juara keempat, namun performanya makin hari makin oke. Pasalnya, lomba ini merupakan lomba bersakala regional. Oleh karenanya yang menjadi pesaingnya adalah burung-burung cadas, Petir mampu bersaing. Selain di kelas murai batu, Dodo Juga menembuskan cucak hijau Bima ke tangga podium.
Sableng, anis merah milik Tio GG masih tetap berada di jalur juara. Di beberapa gelaran regional, Sableng selalu naik podium. Pun demikian di lomba ini, Sableng masih menjadi yang terdepan. Hanya saja, di lomba ini kelas anis merah hanya digelar satu kelas. Selain Sableng, cucak hijau Hercules juga tembus di juara keempat kelas bergengsi.

Tony Yonk BTP Subang orbitkan dua kenari jempolan, Omen dan Kirana. Kedua burung ini dua kali juara dua. Omen dan Kirana saling bergantian di kelas kenari standar. Sementara itu, di kelas pleci, Dragon milik Jajang dan Gosip milik Iyep Sofyan GKMI Bandung yang digawangi joki kahot Tedi, mendulang prestasi manis. Dua kali placi mewah ini tembus juara. Kedua saling bergantian juara 1 dan 2 di dua kelas berbeda. Pleci ini akan menjadi ancaman para pemilik pleci di nusantara. Prestasi stabil serta aksi mewahnya selalu menjadi yang terbaik.

Lain halnya dengan Aef Wates SF. Kicaumania yang selalu membawa keluarga ke lapangan ini tetap berada di jalur juara. Meski berhadapan dengan burung-burung cadas, namun jawara Aef masih bias bersaing dan tembus juara. Katakanlah Hitam Putih, Wates 01, Ciblek dan Pleci CRT. Ketiganya tambus di jalur juara. Ini kali Aef orbitkan pleci Sonik yang di lomba ini prestasinya meroket dengan menggaet dua kali juara pertama.

Rama Viki dan Danny SF selaku panitia lomba mengucapkan terima kasih pada semua kicaumania yang telah melebur di lomba garapannya sehingga pesertanya di atas 1000 peserta. “Terimakaih atas kedatangannya. Mohon maaf kalau ada kekurangan. Di lain waktu, kami akan menggelar lomba dengan hadiah mewah bertabur doorprize,” ujar Rama Viki. (sae Milan)


