Asabri Indah 18 Enterprise

Gelaran lomba bertajuk Hitam Putih Gathering, sukses mengumpulkan ratusan kacer mania nusantara. Meski sempat dirundung hujan dipertengahan acara, tepatnya pada kelas Kacer Pendekar Krakatau, nyatanya kontestan tetap padat memenuhi areal gantangan Asabri Indah 18 dan melanjutkan 34 sesi dari 36 kelas yang dibuka serta full gantangan di 11 kelas kacer dari 13 kelas yang disajikan. Selain para pencinta kacer, Murai mania pun nampak sangat antusias mengikuti perhelatan tersebut hingga diakhir acara, pihak panitiapun mampu mencatatkan 1081 tiket yang terjual di arena Asabri Indah 18 Enterprise yang berlokasi di lapangan Komplek Asabri Indah RW 18, Jatisari, Jatiasih, Kota Bekasi. Minggu, 22 April 2018.

Pak Sunarto selaku Komandan ASA 18 beserta Sandy Logam sebagai ketua panitia bersama wakilnya Didit dan Mochtar yang bertindak sebagai ketua pelaksana bersama Indra Atra Cuco dan Hengky H2O yang disupport langsung oleh Opa Jefry yang berperan sebagai ketua pelaksana Hitam Putih Gathering, nampak sangat kagum dengan semangat gantang yang kicaumania yang datang berlomba pada hari itu.

Kemenangan manis pertama sukses diraih oleh Ditha yang dikawal oleh Andy Jenifer dari RRT FC. Menampilkan Saluyu dikelas utama kacer 218, Saluyu tampil tak terbantahkan dengan aksinya yang eksotis dibawah gantangan 46. mengobral materi siri-siri, serindit, dan gereja kawin, nampaknya ampuh membuat juri yang bertugas, menghadiahi Saluyu dengan 3 bendera koncer A dan 3 bendera biru dan berhak menduduki posisi pertama dan membawa pulang hadiah sebesar 1,8 juta rupiah.

Mr. Mbink yang diketahui sebagai maestro kacer nasional, pun nampak turut hadir pada gelaran tersebut. Meski hadir tanpa Asabil sebagai gacoan utamanya, kacer Huru-Hara yang dimainkan 2 sesi, berhasil menyabet juara 2 & 3 di event tersebut. Sementara Asabil yang dimainkan ditempat lain, pun mampu menjadi double winner dengan memborong dua kali juara pertama dan 1 kali runner up pada event Airin Cup 2 Tangerang.


Aksi borong juara juga terjadi dikelas murai batu. Murai Peniti yang dikawal langsung oleh Slamet Pirang dan rekan yang hadir tanpa didampingi bos Yupi, nampak berhasil merajai semua kelas murai yang dibuka oleh pihak panitia. Tampil dua kali dikelas Sandi Logam & kelas 279, Peniti nampak tak terbendung dengan tampil menonjol dan penampilan ngeroll nembak disertai materi variatif ciri khas serindit, cililin, siri-siri, lovebird dan kenari. Atas aksi tersebut, para pengadil lapangan pun tak ragu menobatkan Peniti sebagai double winner dan berhak membawa hadiah berupa anakan murai 279 Bird Farm yang sengaja disediakan oleh pak Edy PLN.

Diakhir acara, Kacer Paku Alam yang sempat gagal mendapatkan tiket BOB pada penyisihan A, akhirnya sukses mendapat kesempatan bertarung di kelas BOB berkat posisi Runner up pada kelas Kacer Penyisihan C. Digantangkan dinomor 22, gacoan Upay dari Upay SF ini, berhasil memborong bendera koncer merah berkat penampilan aktifnya dan layak membawa pulang thropy eksklusif juara pertama yang telah disediakan oleh pihak Hitam Putih Gathering.


“ Terima kasih kepada seluruh sesepuh ASA 18 terkhusus Edy PLN, H. Edy Layar, H. Dony, Pak Prapto, Pak Junaidi dan HPL yang telah memberikan support yang sangat besar kepada kami hingga sukses terselenggaranya Hitam Putih Gathering pada hari ini. Lomba kali ini adalah kiblat untuk melangkah ke event selanjutnya serta menjadi ajuan bagi kami untuk menjadi lebih baik lagi.”, ujar Sunarto selaku komandan ASA 18.


Pihak panitapun tak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh kicaumania se- Nusantara yang telah turut memeriahkan event Hitam Putih Gathering di arena Asabri Indah 18 Enterprise. *Zulfikar.
Baca Juga : Daftar Juara Hitam Putih Gathering – Asabri Indah 18 Enterprise (22/4/2018)












