
Banjarbaru (MediaBnR.Com) – Cuaca hujan sangat deras mengguyur kota idaman Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu (26/2). Hal ini juga terjadi pada arena Jordan berlokasi di Jl. Peramuan Trikora, Banjarbaru, Kalsel, dimana digelar lomba ocehan “Pra Brutal CUP 4“ sebagai ajang pemanasan untuk lomba akbar nasional Brutal CUP 4.
Pagi hari sebelum hajatan dimulai, cuaca cukup bersahabat dimana lomba dilangsungkan pukul 11.00 WITA serta 29 kelas dilangsungkan menuai 679 tiket terjual. Pada Sesi keempat tepatnya Kelas Murai Borneo Executive cuaca berubah drastis, hujan sangat deras turun membasahi arena permanen Jordan serta hampir sepanjang perlombaan. Akan tetapi walaupun hujan tak menghalangi animo besar kicaumania untuk menggantangkan burungnya masing-masing dengan pengawalan IP JBI Pusat, Toto Semarang, dan kru JBI Kalsel.

Nama Cahaya 8 BC dengan amunisi pada kelas cucak hijau, kenari, love bird dan kacer berhasil meraih tahta jawara. Rhizma dengan kacer Mbah Suripnya finish sebagai 3 kali juara pertama atau hattrick serta dinobatkan sebagai kacer terbaik, Tazaw lewat Kenari Singo Edan mendulang juara 3 dan 5, Pangeran William menyabet juara 5 dan 5 milik Adhit, Sukma dengan Kenari Wiro Sableng, H. Sairaji dengan kenari Bejo Derrick dengan love bird YY-AV.
Dari kesemua andalan Cahaya 8 BC Banjarmasin, langkah Clemente sangat fenomenal. Bertanding pada 5 kelas cucak hijau, Clemente punya Jambek hampir mencatat 5 kali juara pertama. “Pada kelas ketiga, Clemente meraih juara 3 dan sudah sangat membanggakan kita,” ujar Jambek dimana 4 kali juara satu dalam genggaman.

Untuk kelas love bird, tahta juara pertama silih berganti diraih 5 nama burung. Kelas love bird perdana menjadi milik Apap/Jai dari Amandit BC Kandangan, Chelsea punya H. Amad sesion kedua, partai ketiga Juminten burung andalan H. Haris dari 6789 Team, Bon Jovi besutan Mr. Zain pada kelas keempat serta Permata juga milik H. Amad merebut juara satu pada kelas penutup. Hasil akhir menempatkan Chelsea burung kesayangan H. Amad dinobatkan sebagai love bird terbaik.
Sementara kelas murai borneo ada Matador milik Awi dari TBM BC menyabet 2 kali podium pertama atau double winner dan terbaik murai borneo. Kenari terbaik bersama disandang Brandal milik H. Fadli dari GH Sf Sungkai dan Andi YB SF dari Binuang lewat Sekar Langit-nya. Kedua burung di atas merebut 2 kali posisi pertama dan 2 kali posisi kedua menandakan persaingan sangat alot. Tak ada gading yang tak retak, demikian pula pada lomba kali ini, walau sempat ada protes dari peserta, lomba dapat berjalan lancar.

Lomba skala nasional Brutal Cup 4 akan dilaksanakan di arena Jordan tanggal 9 April 2017 dengan pengawalan kru JBI Pusat. Tersedia 2 doorprize motor menanti kicaumania Nusantara yang beruntung. Setelah kelas Best Of The Best dengan tiket Rp 400 ribu dilangsungkan dikocok doorprize 1 motor, selanjutnya tiket BOB akan digabung dengan tiket umum atau global juga tersedia doorprize 1 motor bagi kicaumania.
Siapkan jago-jago terbaik kicaumania dimana lomba nantinya tak hanya menyediakan uang pembinaan cukup besar juga boom doorprize. “Mohon maaf bila ada salah dan khilaf juga teriring ucapan terimakasih atas partisipasi kepada rekan kicaumania,” tutup Mr. Sugeng salah satu panitia Pra Brutal Cup 4. (Eddy Wang)
BACA JUGA: Daftar Juara Pra Brutal CUP 4 (26/2/2017)








