PJSI Manahan Solo Spesial

Mediabnr – Cuaca hari ini sangat bersahabat, menjadikan kicau mania dari berbagai daerah sekitaran Solo Raya tumplek blek di gelaran special PJSI Manahan, Solo, Kamis, 3 November 2016. Kesemua sesi berhasil di gelar dengan sukses. Para juara saling bergantian, terutama di kelas love bird.

Ada nama love bird Ice debutan Lucas – Azza Luwes BC Solo yang berhasil menjuarai kelas love bird Bintang C. Kemenangan yang tidak di nyana-nyana ini menjadikan Mr. Lucas kembali bersemangat turun di laga penuh prestasi. Ice merupakan gacoan baru, yang punya durasi kerja yang panjang dan volumenya dahsyat.

Papa Muda yang di gawangi Mahendra kembali membuktikan menjadi squad SF di Solo, dengan berhasil meraih juara melalui beberapa gacoanya, di antaranya love bird Asmara juara pertama di kelas Vip, love bird Delima juara pertama di kelas Sejati A, dan yang bikin kaget, Papa Muda SF berhasil menampilkan gacoan kacer Jatayu, yang singah di urutan ke-2 di kelas kacer Bintang. Sementara Budi Grambe berhasil juara pertama dengan gacoan kacer Panglima.


Adrian Bird Farm Sukoharjo masih stabil juara, dengan gacoan hasil breeding sendiri. Diantaranya melalui aksi hebat love bird Amel, Blue Sky dan Rachel. Kendati kondisi nya yang capek, ketiga gacoan ini masih berada di urutan 3 besar. Secara nasional, Adrian pernah raih juara di gelaran Piala Raja Jogja juga dengan love bird hasil breedingnya.
Kemenangan juga berhasil di persembahkan oleh cucak hijau Raja Getar milik X-San putra dari H. Yanto Sragen. Raja Getar berhasil juara 1 dan 3, sebelumnya Raja Getar sempat bikin heboh di gelaran special New Perwira Bekonang. X – San pemilik sorum Nugroho Motor, akan kembali menurunkan beberapa gacoanya di Beauty Of Java Sarangan, Magetan pada 13 November nanti.


Di kelas cucak hijau, Didik berhasil menorehkan prestasi dengan besutan cucak hijau Khaisar. Didik yang di temani anak dan istrinya, akan kembali membawa Khaisar ke gelaran di sekitaran Solo. Didik yang berprofesi penjual burung ini akan kembali mengorbitkan murai muda hutan, hasil kiriman dari Sumatra.

Gelaran siang ini terlihat lebih seru, dari hari-hari sebelumnya, banyak juara baru bermunculan. Diantaraanaya murai batu Ken Arok debutan Limbad King dari Limbad SF yang menjuarai di kelas murai batu Bintang. Menurut penjelasan sang pemilik, murai batu Ken Arok punya volume yang dahsyat dan lagunya cililin ngesap panjang. (agus farrel)


