
Makassar (MediaBnR.Com) – Pada tanggal 15 Juli 2017, Toper BF mengadakan acara syukuran halal bi halal atas peresmian penangkaran Toper BF yang dimilik oleh Edi Dermawan. Peresmian tersebut dihadiri ratusan kicaumania Makassar dan Assosiasi Pedagang/Peternak Pasar Hobby Makassar. Semua petinggi-petinggi bird club (BC) dan single fighter (SF) serta KMM (Kicau Mania Makassar) menghadiri acara peresmian tersebut bahkan Walikota Makassar, IR. H. Mohammad Ramdhan Pomanto, turut hadir dalam peresmian penangkaran Toper BF. Hadirnya Walikota Makassar pada peresmian penangkaran dikarena Walikota Makassar sendiri yang menjadi Pembina KMM (Kicau Mania Makassar).


Dalam peresmiannya, walikota memberikan kata sambutan di tengah ratusan kicaumania yang hadir. Dalam sambutannya tersebut, Danny Pomanto (sapaan akrab Walikota Makassar) sangat mengapresiasi para penangkar yang ada di Kota Makassar. Ia mengatakan bahwa baginya, hobi burung sangat luar biasa karena disamping hobi burung menyangkut hal-hal tentang lingkungan, hobi burung juga dapat menyentuh hal-hal yang bersifat keilmuan, seni dan hal-hal yang bersifat produktif karena mempunyai nilai ekonomi di dalamnya.


Apresiasi bertambah bagi walikota karena hadirnya kicaumania membuat walikota terinspirasi untuk memasukkan dunia burung dalam agenda Makassar Internasional Eight Festival and Forum (F8) untuk tahun kedua di bulan September nanti karena dunia burung masuk ke ranah flora dan fauna. Danny Pomanto pun mengundang kicaumania Makassar untuk terlibat dalam menyukseskan agenda F8 tersebut karena ia melihat kekuatan Kota Makassar juga ada di kicaumania. “Inspirasi muncul setelah saya berapa kali ikut melihat kontes burung berkicau dan bergaul dengan kicaumania sehingga di tahun kedua ini bagian Flora di F8 saya tambahkan menjadi Flora dan Fauna. Saya tambahkan fauna karena kekuatan Kota Makassar juaga ada di kicaumania apalagi ada bird farm seperti ini,” ungkapnya dengan penuh antusias.


Danny Pomanto di peresmian penangkaran Toper BF ini juga mewacanakan bahwa ia akan membangun miniatur burung yang dilokasikan di anjungan Pantai Losari sebagai sarana pembelajaran anak sekolah. Hal tersebut dikarenakan dunia burung juga memiliki khasanah ilmu pengetahuan bagi anak-anak sekolah yang sangat edukatif. “Jadi ada dua tantangan saya di tahun ini yaitu agenda di F8 dan membuat miniatur patung-patung kecil burung di anjungan Pantai Losari untuk pembelajaran anak-anak sekolah. Rencana burung Rio-Rio yang akan kita tampilkan sebagai icon burung dari Sulawesi dan burung jenis lainnya,” ungkapnya.


Di akhir sambutannya, Danny Pomanto juga menanggapi ide dari Edi Dermawan bahwa Walikota Makassar bersama kicaumania Makassar akan berencana melepas murai batu sebagai bentuk kepedulian kicaumania terhadap alam yang lebih baik. “Ini artinya komitmen kicaumania dalam mencintai alam ini sangat luar biasa walaupun kita tahu harga murai batu itu mahal. Suatu pengorbanan yang luar biasa demi sumbangsih kepada alam. Makanya saya bangga bisa bersama kicaumania,” tambah Danny Pomanto di akhir sambutannya dengan penuh semangat.



Acara peresmian penangkaran Toper BF diakhiri dengan penandatanganan Walikota Makassar di sebuah prasasti milik Toper BF. Penandatanganan ini juga memilik arti simbolis bahwa Walikota Makassar dan segenap pemerintahan Kota Makassar sangat mendukung penuh kegiatan menangkar burung demi teciptanya alam yang lebih baik.



Toper BF Hasilkan Kualitas Top
Sebelum acara peresmian penangkaran Toper BF, pewarta MediaBnR.Com menyempatkan untuk memantau langsung penangkaran yang dimiliki oleh Edi Dermawan ini. Hasilnya sungguh sangat mengagumkan dan menginspirasi. Perumahan Grand Orchid Tanjung Bunga Makassar menjadi salah satu inisiatif bagi Edi Dermawan atau akrab disapa Edi Tanjung untuk membuat penangkaran murai batu Toper BF. Satu unit rumah tipe 36 siap huni dibeli olehnya dan disulap menjadi full penangkaran. Investasi Edi untuk penangkaran burung ini tak tanggung-tanggung dengan harapan Toper BF menjadi salah satu penggiat penangkar burung yang ikut andil dalam memajukan dunia perburungan Indonesia serta menjadi inspirasi buat kicaumania lainnya untuk turut serta menangkarkan burung.


Di penangkaran Toper BF terdiri dari 20 kandang murai dan dihuni oleh 20 pasang murai batu. Indukan murai yang dimiliki oleh Edi ini juga tidak sembarangan. Rata-rata trah indukan diambil dari SKL punya H. Syamsul dan Mulyono Pekapuran BF. Salah satunya adalah murai batu Pangeran, murai bekas punya AKBP Hermawan, yang diambil di Mulyono BF. “Ada juga indukan dari kita yaitu murai batu Hataro dan Boomerang yang lumayan sudah menasional di even kontes burung,” ungkap Edi Dermawan.


Untuk anakan, tak perlu diragukan lagi karena generasinya hasil dari trah-trah jawara. Ini dibuktikan dari hasil anakan Toper BF yang koncer di Manado dan Kota Kotamobagu Sulawesi Utara. “Anakan yang koncer ada di Manado dan Kotamobagu yang sekarang dipegang oleh Om Lutfi Triyanto Henga,” ungkapnya.


Ketika ditanyai tentang harga setiap anakan, ia mengatakan bahwa anakan harganya bervariatif. Jika menilik trah generasi jawara yang ia punya, ia mematok harga dari Rp 5 juta sampai Rp 7,5 juta tiap anakannya. Saat ini sudah ada pemesan dari luar Kota Makassar dan luar Pulau Sulawesi. Seperti pemesan dari Depok dan dari Jakarta.

Selain murai batu yang ditangkarkan oleh pengusaha roti asal Bangka Belitung ini, ia juga menangkarkan love bird eksotik/warna dan kekekan. Bila dijumlah, ada 13 pasang love bird baik itu love bird kekekan dan eksotik/warna. Ada 8 pasang love bird warna dan 5 pasang love bird kekekan. Kesemua kandang lovebird diletakkan di dalam ruangan yang berukuran 3×4 meter. Untuk love bird eksotik/warna, Edi mempunyai love bird biola, parblue dan euwing. Harga love bird warnanya masih dirahasiakan. Untuk informasi lebih lengkap mengenai penangkaran Toper BF, bisa untuk menghubungi langsung Edi Dermawan di nomor ponsel/Whatsapp 081355923338 atau BBM dengan no pin D58FD03B.
Hadirnya Toper BF sebagai penangkar semoga menjadi inspirasi untuk kicaumania Indonesia. Harapan kedepannya kicaumania jangan hanya fokus ke kontes burung saja akan tetapi fokus di penangkaran juga sangat penting. Itu semua demi kemajuan dunia burung dan menyelamatkan populasi burung yang ada di alam ini. Bravo Toper BF!!! (fuad)


