BnR Semarang Cup 3
Jadi Barometer Kicaumania, Arena BnR Semarang Selalu Full Peserta – Raja Tega, Deposito & Samurai Lolos Uji

Media BnR – Minggu (06/08/2023). Di seputar Semarang, bahkan secara umum di Jawa Tengah, Arena BnR Semarang memang sudah memiliki nama besar. Markas BnR Semarang ini dikenal khalayak kicaumania sebagai salah satu gantangan yang cukup megah dengan segenap fasilitas lengkap pendukungnya yang sangat diprioritaskan untuk kenyamanan peserta, dan juga silent (non teriak).

Selain itu, arena ini juga menjadi salah satu yang sejak awal menerapkan konsep ajuan terbuka. Sistem penilaian yang transparan namun tetap berbasis pada pakem BnR yang lebih dioptimalkan untuk dapat mewujudkan nilai-nilai sportifitas, fairplay dan amanah. Garis besarnya, setelah dikombinasikan, konsep penilaian yang diterapkan di sini, kini sedang diidolakan para kicaumania.

Apa yang dirintis di Arena BnR Semarang beberapa tahun lalu ini begitu cepat viral dan segera menjadi trend setter atau semacam barometer khususnya bagi kicaumania. Pengakuan dan kepercayaan kilat menyebar bak virus, setiap kali menggelar event mulai latber rutin, latpres spesial bulanan, lomba regional hingga nasional dengan kemasan prestige selalu saja dibanjiri kicaumania.

“ Tentunya kami sangat berterimakasih kepada seluruh kicaumania nusantara, baik yang belum ataupun yang sudah pernah hadir langsung menjajal adrenalin di Arena BnR Semarang, atas kepercayaan, doa, dukungan serta partisipasinya. Arena ini bisa seperti ini pastinya juga berkat restu dari penjenengan semua, Insya Allah untuk seterusnya kami akan selalu menjaga amanah besar ini. Salam satu hati satu hobi,” ungkap Rico Korlap JBI selaku inisiator sekaligus penanggung jawab Arena BnR Semarang.

Seperti halnya gelaran hari ini, spesial 16G dan 24G murai batu, murai batu muda dan cucak hijau mengusung tajuk BnR Semarang Cup 3 yang tidak membutuhkan waktu lama sejak brosur dipublish, tiketnya dengan cepat terserap habis. Tak hanya akar rumput Semarang tetapi juga dimeriahkan kicaumania dari berbagai lintas kota di Jawa Tengah. Bahkan lebih menariknya lagi di event yang total hanya dibuka 11 sesi kelas ini, tidak sedikit dari mereka juga diwarnai oleh kicaumania lintas blok, seperti dari ibu kota Jakarta, Cirebon, Tangerang, Cileungsi, Ngawi, Bojonegoro dan Surabaya.

“ Sebelumnya, kami memohon maaf kepada teman-teman yang cukup panjang waiting list di pesanan tiket, kuota sudah full semua dan sudah terlunasi. Kami juga tidak bisa memenuhi banyaknya permintaan untuk membuka kelas lagi, karena tentunya kami ingin lebih fokus dan memaksimalkan penilaian dikelas-kelas yang sudah ada, jauh dari kesan kuantitas tetapi lebih kepada kualitas. Mohon dijadikan maklum adanya, mungkin di event berikutnya bisa kami kondisikan lebih dini,” papar Sukma Titut selaku Ketua BnR Semarang yang terjun langsung di reservasi tiket.


Alasan di atas yang kemungkinan besar menjadi dasar bagi banyak pihak sponsorship untuk menjadikan Arena BnR Semarang sebagai lahan promosi produknya, tidak hanya yang berhubungan dengan hobi ini saja tetapi banyak juga kategori umum yang mengapresiasi. Seperti halnya untuk event hari ini, ada dari Sindikat Team, Adimas Kontraktor, kemudian juga Terang Motor 92 dengan produk automotif ternama Fuboru yang membagikan bingkisan spare part.

Dari penangkaran juga aktif berperan, diantaranya Neyra 0721 Bird Farm sebagai salah satu breeder murai batu cukup besar di wilayah Srikaton-Semarang. Serta Dirga Poultry & Pet Shop sebagai agen grosir besar pakan ternak (unggas, kucing & ikan) di Jl. Pondok Majapahit 1 Blok A -Mranggen (089698008200), dan juga Alita Sembako penyuplai agen/grosir bahan-bahan pokok sembako dan masih banyak produk lainnya lagi di Jl. Gemah Selatan 1 No. 11, Pedurungan-Semarang.

Lolos uji dari ketatnya penilaian dan juga sengitnya persaingan pada kompetisi hari ini berhasil dilalui oleh Raja Tega, salah satu koleksi amunisi dari markas AB Galeh BF Pekalongan. Turun di dua kelas pamungkas sesi murai batu utama Tantangan 2,2 juta dan Adimas 1,1 juta, power dahsyat yang mensupport bongkaran roll irama lagu serta variasi tembakannya dengan pembawaan gaya tarung khas yang rapi, Raja Tega sukses mengoleksi podium juara 1 dan 3.

Deposito, amunisi koleksi Yono Pos dari 37 Team Blora yang sengaja dimatangkan perform hari ini untuk kesiapan laga puncaknya ke SMM Ngawi pekan depan. Aksi ngecun dengan balutan materi di atas rata-ratanya sukses mengawali kemenangan telak dikelas pembuka, sesi murai batu Sindikat Team A 550K. Dan kembali nyaris mutlak diganjar bendera koncer A pada laga keduanya saat beraksi di sesi murai batu Adimas 1,1 juta, dengan hasil akhir double winner.

Demikian halnya dengan Samurai, amunisi koleksi Kamto Boja Mandiri SF yang beberapa waktu lalu tampil menjadi bintang lapangan di gelaran akbar Piala Ikhwan Ubaidillah kemasan panitia Lindu Aji BC, di event ini juga kembali teruji kualitas terbaiknya. Khususnya saat berlaga dikelas murai batu Dirga Poultry 330K, tampilan eksoticnya tak mampu dihadang oleh rival hingga mulus melesat ke puncak tahta juara. Prestasi ini pun semakin membuktikan kualitas Samurai memang diakui di lintas EO.

Hasil silaturahmi Makako, salah satu icon amunisi sarat prestasi asal kota Klaten koleksi Sigit Kapal ini juga berbuah manis. Meskipun belum maksimal menduduki puncak podium, kualitas aksinya yang baru perdana turun pasca mabung ini sudah cukup merepotkan lawan-lawan tangguh lainnya. Turun dikelas murai batu Adimas 1,1 juta, perform ngeyel Makako dihadiahi 1 bendera koncer A dan 3 bendera B untuk finish juara 2 dan juga kembali menduduki podium juara 3 saat berlaga disesi Dirga Poultry 330K. “ Hari ini tampil perdana langsung kita boyong ke luar kota, Alhamdulillah sudah cukup bagus performnya, semoga di event berikutnya bisa kembali onfire seperti sediakala,” jelas Pondra sang mekanik.

Sementara dikelas murai muda, nama yang sudah tidak asing lagi lewat kualitas wahid aksinya dan juga segudang track record raihan prestasinya yang stabil, KJR besutan Paimin dari Jrobang Single Fighter kembali garang menunjukkan taringnya. Turun dikelas murai batu muda Terang Motor A 220K, KJR langsung tampil menggila dan diprediksi mampu memuncaki podium. Nyaris tepat, namun sayangnya harus legowo menduduki posisi runner up lewat selisih point bendera sangat tipis.

Dikelas cucak hijau juga sangat ketat, dimana juara yang terlahir ditempati oleh nama-nama yang berbeda, ini bukti meratanya kualitas jago-jago yang turun. Diakhir gelaran segenap jajaran panitia kembali menyampaikan terimakasih dan memohon maaf apabila terdapat kekurangan ataupun kesalahan. “ Sampai jumpa di event BnR Semarang selanjutnya,” tutup Rico didampingi Sukma Titut, JBI yang bertugas & crew. (kiky)


