Jerolin Naik Tahta, Pegasus & Buldoser Sapu Kelas Utama Piala Kang Mus Kudus

Panitia Piala Kang Mus-Kudus 21 Mei 2017
Murai batu full peserta di Piala Kang Mus-Kudus
Murai batu full peserta di Piala Kang Mus-Kudus

Mediabnr – Lomba burung berkicau tingkat nasional yang dikemas mewah oleh BnR Kudus kawalan Mr. Andi, Mr. Satria dan Mr. Heri dengan tajuk Piala Kang Mus pada hari Minggu (21/5) di lokasi wisata Museum Kretek-Kudus ini sangat berkesan bagi seluruh kicaumania yang hadir. Bagaimana tidak, setiap detik pertandingan yang berlangsung disetiap kelas yang ada selalu menyuguhkan sengitnya persaingan antar gacoan yang memang telah memiliki jam terbang tinggi dengan balutan kualitas andalannya masing-masing.

Menjadi saksi dalam perebutan tahta terbaik di event bergengsi ini merupakan pengalaman tersendiri bagi kicaumania dan sangatlah beruntung dengan rasa puas tak terhingga bagi yang berhasil keluar sebagai pemenang yang langsung mendapatkan hadiah trophy sosok Kang Mus atau resminya Bupati Kudus Bp. H. Musthofa, SE. MM

Agung SQ-23 SF andalkan kestabilan cendet Pegasus
Agung SQ-23 SF andalkan kestabilan cendet Pegasus
Dimas Anto DMA Kudus, murai batu Pegasus nyaris double winner
Dimas Anto DMA Kudus, murai batu Pegasus nyaris double winner

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Diantara para pemenang tersebut adalah Dimas Anto DMA Kudus yang menyematkan nama gaco andalannya yakni Pegasus di tahta teratas kelas utama murai batu Jateng dan kemudian hampir mengulang kemenangan keduanya dikelas murai batu ring 36 G dengan menempati posisi runner up. “ Nyaris saja double winner,” cetus pemilik penangkaran ternama burung murai batu di kota Kudus dengan ring DMA ini.

Posisi kedua ditempati oleh M-16, gaco murai batu milik Antok NT. BF yang memang terbukti stabil performanya dengan balutan kualitas mumpuni mampu selalu bertengger diposisi terbaik setiap terjun gantangan meskipun harus ngedur setiap pekannya demi mengibarkan bendera Duta Piala Nahkoda. “ Performanya tetap bagus. Volume, bongkaran variasi lagu, tembakan senjata andalan juga karakter tarungnya tidak menurun walaupun tiap minggu fight,” paparnya.

Mistery milik Wawan Shaam Son kembali finish terbaik
Mistery milik Wawan Shaam Son kembali finish terbaik

Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh Mistery besutan Wawan Sham Son yang juga tak kalah hebat juga stabil penampilannya. Gaya burung fighter sejati selalu apik dipertontonkan dengan balutan volume dahsyat serta lagu isiannya yang komplit. Tak pelak, setiap kali Mistery berlaga selalu membawa pulang hasil prestasi yang membanggakan meskipun menghadapi rival-rival berat dengan nama besar pemiliknya.

Hepy Kudus sukses raih prestasi andalkan performa ciamik Jerolin
Hepy Kudus sukses raih prestasi andalkan performa ciamik Jerolin

Sedangkan dikelas lain yakni murai batu Sejahtera, posisi tahta juara disabet oleh Djalidu dengan perolehan point mutlak bendera A ngumpul dibawah nomor gantangannya. Bergaya ngeplay happy memainkan roll lagu isian burung kecil-kecil dengan durasi stabil sejak start digantang hingga akhir penjurian selalu reload tembakan senjata andalan yang berganti-ganti seperti cililin,kapas tembak,cucak jenggot,greja tarung,srinditan juga lovebird, membawa nama gaco besutan Wawan Reza dan Kate Mahesa Jenar ini kembali ke puncak. “ Puji syukur, prestasi Djalidu terus stabil dengan selalu finish terbaik, main di event EO apapun,” jelas Wawan Reza salah satu tokoh kicaumania senior asal kota Semarang ini.

Melon milik Anton Tepos BC nyaris double winner
Melon milik Anton Tepos BC nyaris double winner
Buldoser nyaris hattrick kibarkan bendera Dt. Malang Tempoe Doeloe
Buldoser nyaris hattrick kibarkan bendera Dt. Malang Tempoe Doeloe

Tak kalah serunya persaingan dikelas cucak hijau yang melahirkan dua nama besar menempati posisi juara bergantian, yakni Buldoser dan Melon. Buldoser milik Yudi Hos Bentow BC Rembang turun penuh tiga kali laga dengan hasil akhir 1, 1, & 2 alias nyaris hattrick yang diantaranya menjadi raja dikelas utama cucak hijau Jateng. “ Persiapan dengan istirahat gantang selama 3 pekan ini membuahkan hasil maksimal, Buldoser tampil garang dan nyaris menang hattrick disusul kemenangan cendet mbah Rono milik rekan kami GT Kanigoro BC, melengkapi prestasi Duta Malang Tempoe Doeloe siang hari ini,” pungkas Yudi Hos sekaligus mempromosikan gelaran akbar Malang Tempoe Doeloe 16 Juli 2017 mendatang.

ABF Team, Eliza & John Legend kian stabil di tahta juara
ABF Team, Eliza & John Legend kian stabil di tahta juara

Rival terkuat Buldoser adalah Molen milik Anton Tepos BC Jepara yang dua kali laganya nyaris meraih double winner, diantaranya membayangi dengan perolehan point ketat sebagai runner up dikelas utama cucak hijau Jateng. “ Meskipun debutan baru, Molen sudah memperlihatkan kualitas sejatinya sebagai amunisi andalan Tepos BC Jepara yang haus prestasi,” ujar salah satu crew asal kota Ukir ini.

Sedangkan dikelas lovebird, Wawan ABF Team dengan jago andalannya Eliza sukses finish di posisi 1,2 & 5. Prestasi memukau Eliza kali ini menyempurnakan kemenangan di event sebelumnya yakni lomba bergengsi Bentow Cup Rembang. “ Semoga kedepan Eliza selalu stabil menampilkan aksi terbaiknya, melihat jadwal lomba berikutnya sangat padat,” papar punggawa ABF Team Pati yang juga finish runner up dikelas cendet lewat amunisi  andalannya bernama John Legend.

Antok NT. BF, M-16 stabil & membanggakan Dt. Piala Nahkoda
Antok NT. BF, M-16 stabil & membanggakan Dt. Piala Nahkoda

Demikian pula dengan Jerolin, lovebird besutan Hepy Kudus yang juga menuai hasil membanggakan sebagai runner up dan dua kali menjadi juara ketiga. Kualitas tembakan panjang dengan durasi stabil terus dimuntahkan Jerolin saat berlaga digantangan hingga sukses membawanya naik tahta. “ Burung desa nyeberang kota Comal ke kota Kudus, Alhamdulillah masih bisa juara juga,” canda salah satu mekanik pemoles Jerolin asal Pemalang ini.

Duta Purwodadi Award gelar lomba spektakuler 23 Juli 2017
Duta Purwodadi Award gelar lomba spektakuler 23 Juli 2017

Crew kawalan Gus Sholah dan Octha Rasta mengusung bendera Duta Purwodadi Award juga turut berpartisipasi mengusung sederet amunisi gacoan sekaligus bersilaturahmi dan mempromosikan gelaran spektakuler BnR Purwodadi dengan kemasan hadiah full tanpa potongan semua kelas yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2017 mendatang di SMP N 1 Purwodadi.

Panitia Piala Kang Mus-Kudus 21 Mei 2017
Panitia Piala Kang Mus-Kudus 21 Mei 2017
Satria & Heri, jajaran Pengurus OBI Kudus
Satria & Heri, jajaran Pengurus OBI Kudus

“Terimakasih atas partisipasi serta dukungan seluruh rekan-rekan kicaumania yang telah turut serta memeriahkan dan mensukseskan gelaran lomba Piala Kang Mus siang hari ini, kami mewakili seluruh jajaran panitia yang bertugas memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kekurangan. Salam hangat dari kami Organisasi BnR Indonesia-Kudus, satu hati satu hobbi,” tutup Mr. Satria dipenghujung acara. (kiky)

Baca Juga : Daftar Juara Piala Kang Mus Kudus (21/5/2017)

Wawan Reza Mahesa Jenar & Kate sukses kawal Djalidu naik podium
Wawan Reza Mahesa Jenar & Kate sukses kawal Djalidu naik podium
KTM selalu kompak & solid angkat derajat burung Tledekan
KTM selalu kompak & solid angkat derajat burung Tledekan
JBI sukses kawal gelaran tanpa protes
JBI sukses kawal gelaran tanpa protes