
Yogyakarta (MediaBnR.Com) – Kenari Komatsu milik Fitri BKS Samarinda akhirnya menandai come backnya dengan mencetak double winner di Koboi Cup I pada hari Minggu (30/8) di Pasar Seni Taman Gabusan, Bantul, Yogyakarta. Meski masih bulu baru, gaco yang sehari-hari dalam rawatan Teddy Jogja ini benar-benar tampil maksi. Gela-gelo nyaris tanpa spasi. “Prepare sebelum full team ke Piala Raja,” ungkap Teddy yang bersama Diko juga sukses mengantarkan Putra Mandala dan Sarno juara 1 di kelasnya masing-masing sekaligus mengantarkan Fitri BKS raih poin tertinggi sebagai juara SF.

Bintang lain di kelas kenari adalah Pinokio milik Anto AB-K dari XL Team yang kali ini juga mampu raih kemenangan ganda bersaing dengan Astro Boy, langganan juara kenari yang pada gelaran ini memperkuat Jogja Allstar yang digawangi Teguh Argomulyo dan didukung oleh Albert RJM. “Jogja Allstar siap menuju Prambanan, 6 September mendatang,” cetus Anton dan Riyanto disela-sela penerimaan trophy juara BC dari Mr Ipul Koboi BC.
Berbeda dengan kelas kenari yang berhasil memunculkan jawara nyeri, di kelas love bird yang dibuka 4 sesi, juara diraih oleh 4 burung masing-masing oleh Marlena milik Antok di kelas Love Bird Koboi, Dj Davina milik San San BJG Klaten di kelas Love Bird A Brotherhood, Jibaku milik Ferry Young dari Kurnia BF Banjarnegara di kelas Love Bird B Brotherhood dan Ditasya orbitan Walet SF di kelas Love Bird Brimob. Sniper milik Putri Wijayanti kali ini puas di posisi ketiga di kelas Love Bird B Brotherhood. “Pemanasan sebelum Piala Raja,” ucap sang pemilik.
Arsi 88 Team Klaten yang dikawal sendiri oleh Mbak Arsi sukses mencuatkan nama Koboy dan Kalimaya di kelas kenari. Ini membuktikan orbitan Arsi 88 yang kesohor dengan breeding kenarinya sebagai gudangnya kenari lomba. Di kelas cendet nama Darah milik Gunawan Mr Loper dan Dokter Firman Sulursari tampil ciamik dengan tembakan panjang lagu tengkek disertai beberapa variasi lagu yang dibawakan dengan volume tembus dan speed rapat. Tak pelak koncer A di kelas Cendet Brimob jadi miliknya.
Di kelas cucak hijau, Raja Goki milik Gicell Team tampil perkasa. Dari dua sesi kelas cucak hijau, Raja Goki tampil sebagai kampium utama. Tak pelak Mr Teguh Walet SF Tangerang yang sudah lama memantau sepak terjang Raja Goki pun langsung meminangnya dengan harga fantastis. “Deal 70 jeti,” ungkap Arifin Botak via telpon selular. “Buat menambah amunisi Walet SF ke Piala Raja nanti,” jelas Hengky saat mewakili Mr Teguh Walet SF menerima Raja Goki dari tangan Gicell Team.
Babahe Ciky Solo kembali memberikan sinyal sebagai pemilik muray batu dasyat di Blok Tengah. Setelah beberapa waktu lalu menang di even Gubernur Jateng, Babahe Ciky kembali raih kemenangan lewat penampilan istimewa Sultan Thaha yang nyaris mencetak kemenangan ganda. Tidak hanya diakui oleh para juri, para peserta yang menyaksikan penampilan Sultan Thaha pun ikut memberikan aplaus tanda hormat atas penampilannya.
Selain Sultan Thaha, Raja Tega milik Agung Anugrah SF juga berhasil mencuri perhatian muray mania dengan nangkring di posisi 3 kelas Muray Batu Koboi bersanding dengan Sarno milik Fitri BKS yang berada di posisi runner up. Totok Parikesit sukses membawa Fiker Gun, juara 1 BnR Award, raih juara 2 di kelas Campuran Import.
Aris Excellent berhasil mengantarkan Black Lady dan Yellow Lady stabil di tangga juara love bird. “Pemanasan Piala Raja,” ucapnya.
Di kelas kacer juara diborong oleh Indang Mupet milik Yudhistira Banjarnegara. H Sigit WMP juga sukses memanaskan kenari Freed dan muray Kaila sebelum ke Prambanan pekan depan. “Alhamdulilah, bisa silaturahmi dengan teman-teman di sini,” jelas H Sigit WMP disela-sela keasyikan berbicang-bincang dengan Bang Boy yang kebetulan hadir di lapangan memberikan support kepada panitia Koboi Cup I Yogyakarta.

“Terima kasih kepada rekan-rekan Koboi BC dan semua kicaumania yang turut mendukung suksesnya gelaran perdana ini. Mohon maaf bila ada salah-salah selama gelaran ini berlangsung. Termasuk adanya situasi pindah lapangan dari Mako Brimob ke Gabusan secara dadakan. Kami segenap panitia memohon maaf karena situasi tersebut benar-benar tidak bisa diprediksi karena berhubungan dengan tamu kenegaraan. Insya Allah, pada gelaran selanjutnya lebih baik lagi,” jelas Mr Ipul Koboi mewakili segenap panitia disela-sela pemberian juara umum SF kepada Fitri BKS yang diwakili Tedy Jogja dan juara umum BC kepada Jogja All Stars. (Team.Jtyk)
Para Jawara:

















