Lindu Aji BC Semarang
Kacer Mania Lintas Kota Berjubel Di Pesta Anniversary KMS Yes You

Media BnR – Panitia Lindu Aji BC yang dikomando Andi LA dan Yoyok LA berkolaborasi dengan crew KMS Yes You menggelar sebuah event special bertajuk Anniversary KMS di lokasi Jl. Pusponjolo-Semarang pada Jumat (01/10/2021). Tidak main-main, sesuai tajuk yang diangkat di gelaran ini dibuka kelas kacer sebanyak 6 sesi dengan kriteria 5 sesi untuk kelas umum ditambah 1 sesi lagi untuk special BOB yang diikuti para jawara 3 besar dari kelima sesi umum tersebut. Dari tim KMS sendiri juga sangat royal dalam hal hadiah, banjir doorprize, juga tambahan lain yang langsung diberikan di lapangan.

Meriah tentunya dimana nyaris semua sesi yang ada dipenuhi kacer mania yang sengaja hadir dari berbagai kota sekitar meluangkan waktu di helatan ini. Sehingga tidak dapat dipungkiri apabila ketatnya persaingan para gacoan untuk meraih predikat juara begitu kental terlihat di dalam arena, sementara masing-masing sang empunya tetap solid menjalin tali silaturahmi di lapangan.

Beberapa nama amunisi yang moncer terbaik di gelaran ini diantaranya adalah Brutal besutan Bambang Marina Team Semarang. Meskipun ini merupakan laga perdananya pasca mabung, Brutal yang sebelumnya memakai charger burung lovebird saat digantang dan sekarang telah berganti charger burung jalak uren langsung tampil konslet untuk dapat meraih podium double winner. Kemudian saat mengikuti laga final di sesi BOB, lewat kestabilan aksinya tersebut Brutal kembali sukses dinobatkan sebagai yang terbaik diantara yang terbaik.

Podium runner up di sesi BOB ini berhasil ditempati oleh Srempet Gudal, gaco andalan besutan Cibul mewakili Dt. KMJ Jepara yang pada aksi sebelumnya disesi kacer Bintang juga telah sukses bertengger di podium runner up. Kestabilannya juga patut diakui, dimana saat mengikuti semua sesi penentuan tersebut, Srempet Gudal selalu aktif diposisikan sebagai salah satu nominator terbaik oleh tim juri yang bertugas.

Cerita senada juga ditorehkan oleh Megaloman, salah satu koleksi kacer jawara polesan Han Semarang mengusung bendera Havindo. Royal buka ekor dan menggetarkan sayap dengan muntahan roll lagu kasar serta pembawaan volume keras, Megaloman berhasil mencuri satu point membanggakan sebagai runner up di sesi utama kacer VIP membayangi ketat prestasi Brutal. Tak cukup di situ saja, sosok kicaumania Semarang yang dikenal low profile dan rendah hati ini juga sukses menghantarkan amunisi murai batu debutan anyarnya ke puncak tahta juara dikelas utama VIP lewat nama Sadis. “ Sadis bahaya,” cetus Koax sang mekanik.

Barakuda, kacer lawas sarat prestasi milik Annas punggawa Anny Cell SF Boja yang memang sudah tak asing lagi namanya ditelinga kacer mania Blok Tengah ini juga ikut andil memanaskan kompetisi. Turun disesi kacer Bintang, amunisi yang mengandalkan kualitas materi volume tembus, cacahan irama lagu kasar, gaya tarung teller bak anis merah, serta durasi kerja full ngedur ini mutlak mengunci kemenangan di puncak podium. “ Alhamdulillah Barakuda selalu tampil stabil pasca mabung, sebelumnhya di kelas tantangan kacer Radja Ungaran dapet juara 1 dan hari Minggu kemarin di special BOB kacer KMC BC juga finish sebagai yang terbaik,” papar Anas kepada mediabnr.com.

Don King, kacer jawara besutan Rangga dari tim Notha SF Reban Raya yang namanya sudah malang melintang dibilangan wilayah Pantura ini juga tak mau ketinggalan mendulang prestasi di laga special kacer ini. Meskipun menurut sang empunya Don King dalam kondisi kurang cukup istirahatnya karena selalu track ngedur tanpa libur setiap pekan menghadiri pertarungan akbar, ia masih terlihat ngotot untuk dapat mencuri satu point kemenangan di sesi kacer Favorite. “ Sudah terlanjur janji hadir memenuhi undangan keluarga besar Kacer Mania Semarang, jadi ya tetep harus hadir apapun kondisinya. Alhamdulillah masih mampu bersaing,” tandas Rangga yang juga bakal memboyong Don King ke gelaran X-Kutho garapan BnR Weleri pekan depan ini.

Walaupun event kali ini dispesialkan untuk jenis burung kacer, tapi dikelas-kelas burung lainnya juga tak kalah ramai antusias pesertanya. Seperti halnya dikelas murai batu, dikedua sesi yang dibuka selalu nyaris full dipenuhi gaco-gaco andalan murai mania sekitar. Seperti halnya Fatoni 030 SF yang sengaja hadir bersilaturahmi. Meskipun tanpa pengawalan dari salah satu koleksi murai batu jawaranya, sosok pemilik penangkaran murai batu Fursal BF dibilangan wilayah Bawen ini ternyata memilik misi tersendiri untuk mencari target-target murai batu yang sekiranya nyantol dihati bakal dipinangnya sebagai calon indukan. “ Untuk saya pribadi memang harus seperti ini prosesnya, wajib teliti dalam memilah kualitas yang bakal jadi indukan di penangkaran kami. Semua materi harus terpenuhi untuk tetap menjaga kualitas produk anakannya, salah satu persyaratannya ya harus pantau langsung di lapangan gini,” jelasnya.

Dipenghujung gelaran, segenap jajaran panitia menyampaikan terimakasih kepada seluruh kicaumania yang telah hadir. “ Tak lupa kami memohon maaf atas segala kekurangan, sampai jumpa di gelaran selanjutnya,” tutup Yoyok LA didampingi Andi LA dan seluruh panitia. (kiky)





