Nasional PMTI UNWIKU

Purwokerto (MediaBnR) – Kanaka, burung milik Mutiara team Purwokerto akhirnya menjadi juara sejati si lomba nasional UNWIKU, Minggu (16/8). Dipartai final, burung yang pernah tembus juara di lomba Bangsa ini meninggalkan lawannya, Bomble bee milik Dadit. Dengan tenang Kanaka masuk dengan sempurna.
Kemenangan Kanaka ini membuat posisi burung-burung Mutiara makin didepan. Tiga burung papan atas klasemen dimiliki Mutiara, kini dengan bertambahnya poin Kanaka, posisi Kanaka langsung melejit kepersaingan klasemen sementara. Sehingga dipastikan, dengan raihan 160 poin membuat burung ini tembus diempat besar karena sebelumnya sudah mendapatkan poin.

Bomble bee, merupakan salah satu burung lokal yang stabil. Sejak kick off, burung ini selalu terbang atas. Hingga semi final. Namun sayang di partai final, Bomble bee harus mengakui keunggulan Kanaka. Sejak burung diterbangkan, Bomble bee ketinggalan jauh. Sehingga harus puas di posisi runner up.
Posisi ketiga diraih burung kawakan milik Hoki Bandung. Ya Mega Pusaka, burung yang sudah mengoleksi 120 poin ini, kini mendapatkan tambahan poin 100. Sehingga koleksi poinnya pun bertambah. Kemenangan ini pun menjadi trend postif bagi burung-burung Hoki. Pekan lalu, hoki lewat Parkit juara sejati dilomba Cikurubuk. Kini, dilomba nasional juga Mega Pusaka tembus di 3 besar.

Platinum. Terbilang stabil sejak babak-babak pertama. Karena itu pula burung ini tembus di juara keempat. Apalagi Platinum mendapatkan bye ketika burung tembus ke semi final. Sayangnya dipartai semi final pertama Platinum jeblos. Sehingga mautak mauu dinobatkan sebagai juara keempat.
Dipartai perang bintang, Raden milik Bayu Cahaya yang beberapa lalu menjadi juara lomba lokalan di Aji barang kembali membuktikan sebagai burung jempolan, setelah dipartai perang Bintang PB mengkandaskan dawala. Dengan kemenangan tersebut menambah koleksi juara yang di dapat Raden, burung masa depan milik bayu Cahaya.
Buangan depan lomba akan digelar di lapak Jungle Bogor dengan total hadiah 100 juta. Nugroho, panitia lomba mengundang pada seluruh mania andhokan untuk melebur dilomba garapannya. (saeful milan)




