
Purwakarta (MediaBnR.Com) – Kurang lebih 1.300 peserta melebur di lomba dalam rangka memperingati hari jadi komunitas Jalak Suren Purwakarta (JSP), Minggu (19/03), di lapangan Wawa BC Purwakarta. Meski kicaumania harus berjibaku dengan kondisi cuaca (hujan dan angin) namun mereka tetap berada di lokasi hingga gelaran usai.
H. Agung, ketua JS Purwakarta, mengucapkan terima kasih kepada semua entitas kicaumania terutama komintas Jalak Suren yang telah datang ke ulang tahun JSP. “Dengan adanya lomba ini saya berharap komunitas Jalak Suren makin berkembang, khususnya di Purwakarta dan umumnya di Indonesia,” uja H. Agung kepada Media BnR.


Getek, jalak suren milik Aboedz/Baya Pringga Baya SF ini dinobatkans sebagai jalak suren terbaik. Dua kali naik podium. Variasi isian plus duarasi kerja sejak kick off, menjadikan burung ini layak dapat enam koncer di dua kelas. Kalaupun kelas ketiga diturunkan, dipastikan Getek kembali naik podium. Sayang Getek tak turun lagi untuk memberi kesempatan kepada JS lainnya.


Jenggot Karin milik Mr. Martin Rosa SF Jatibarang, kembali mengukuhkan sebagai jenggot mumpuni. Usai menaklukan beberapa lomba sebelumnya. Aksi Karin makin memukau. Durasi kerja maksi ngegedur abis, Karin tak terkalahkan. Karin merupakan salah satu jenggot Kaliber nasional. Kaisar, ijo milik Mr. Martin juga manggung di Kelas Anniversary. Ngetrok abis di tangkringan dengan suara menekan dan tajam, menjadikan Kaisar memboyong piala Anniversary JSP. Kedua burung ini menjadi ancaman di lomba besar mendatang.

Predator menang nyeri. Kacer milik Isan H/Kacer Mania Bandung, ini tak terbendung dengan dua kali naik podium. Fighter dengan bongkaran lagu-lagu kecil besar menekan adalah karakternya. Tak heran kalau Predator yang saat itu membaur dengan Komunitas Kacer Purwakarta menjadi pembunuh bagi rivalnya. Predator dipersiapkan untuk lomba besar mendatang.

Sementara itu, kacer Jokowi milik H. Sajolna, membuat kejutan dengan mengantongi runner up di Kelas Anniversary JSP. Baru turun, Jokowi langsung juara. Karenanya, burung ini akan menjadi pesaing ebrat di kemudian hari. Lewat pengawalwan H. Sajolna Jokowi tampil Apik. Sudah seabreg prestasi dihamparkan Jokowi di belantika kacer, terutama lomba-lomba besar. Sinyorita, jenggot milik Adji K KMP yang saat itu tergabung dengan Sajolna, mengantongi juara pertama di Kelas BJ Krodong.

Lagi di kelas Ijo, Jordan milik Muttaqien dari Duta IMP, hampir nyeri. Di kelas perdana, Jordan tampil maksi dengan mengalahkan rivalnya. Namun sayangnya di Kelas Anniversary, Jordan harus puas berada di urutan kedua. Kualitas serta mental tempur yang mewah pastas dialamatkan pada burung yang satu ini. Sementara itu di kelas murai batu, Spartan milik Andri/Arie dari Aneuk Nangroe SF, menjadi yang terbaik di Kelas Anniversary. Ngerol nembak dengan gaya eksotis sesekali mengelaurkan tembakan tajam menjadi perhatian juri. Di kelas perdana, ia layak mendapatkan enam bendera koncer merah.

H. Agung bersama Dedy Variant memberikan aplouse positif bagi kicaumania Purwakarta dan sekitarnya yang telah rela melebur ke lomba ulang tahun JSP yang kedua. “Kami mohon maaf kalau lomba ini ada kekurangan. Ini akan menjadi perhatian kami di lomba yang akan datang,” ujar H. Agung yang diamini Dedy Variant. (sae milan)


