
Pemalang (MediaBnR.Com) – Dalam memperingati hari jadi Perhutani yang ke-54 dengan bekerjasama dengan Pemuda Pemalang Bird Club (PUMA BC) yang saat bersamaan juga berulang tahun ke-1 mempercayakan sepenuhnya kepada Puma BC untuk meyemarakkan acaranya dengan menggelar lomba burung (26/4/2015) dimana di lokasi yang sama juga ada bazar dan bermacam-macam pameran termasuk yang bayak dikunjungi masyarakat pameran batu akik yang sedang trend saat ini.
“Berawal banyaknya karyawan Perhutani menjalankan breeding juga hoby burung yang sering melatih di latber Puma BC akhirnya menawarkan untuk bekerjasama menggelar lomba dengan skala yang cukup besar. Kebetulan hari ultah Perhutani dengan Puma BC ditanggal yang sama Cuma beda 1 bulan,” ungkap Romy sebagai ketua pelaksana gelaran ini.

“Alhamdulillah antusias peserta luar biasa ramai sekali walau kita tidak mentarget harus full. Dalam acara ini yang terpenting lomba berjalan lancar dan peserta puas tidak ada kericuhan bahkan peserta yang datang dari Majalengka, Pati dan Jogja sebagai peserta terjauh,” lanjut Romy.
Ikut hadir meramaikan gelaran ini ketua BnR Pekalongan siapa lagi kalau bukan Mr. Jefri, Membawa 3 amunisinya dan semuanya masuk kejuaraan tanpa ada yang mis satupun. Ada Dewa 19 sebagai juara runner up di Kelas Love bird Perhutani. Diesel sang murai batu di posisi ke 5, dan kenari Madona berhasil memimpin di Kelas Hut Puma BC.

Hadir juga kenari mania asal Comal yakni team Solusindo yang meramaikan 3 kelas kenari yang dipersembahkan oleh panitia. Dengan andalkan Peluru Mas yang berhasil di posisi runner up di kelas kenari kecil jati dan Monaco yang bertahan di posisi ke-3 di Kelas Kenari Bebas HUT Puma BC dan Kelas Kenari Besar Sengon

Di kelas kacer saling berbagi dengan nama yang mirip milik M. Aiman Limos SF Pekalongan andalkan Kembang Kecipir dengan Kembang Lambe milik Andi/Ada dari Abadi Team Comal. Kembang kecipir berhasil melesat dari posisi 4 di Kelas HUT Perhutani menjadi posisi teratas di Kelas Hut Puma.


Terjadi juga peningkatan posisi dikelas cucak hijau. Sebut saja Biang kerok langsung terbesit pasti milik Ghiman asal batang dimana di kelas Perhutani hanya mendapatkan juara ke-4 namun tidak berhenti disitu perjuangannya, dikelas berikutnya HUT Puma BC Biang kerok berhasil rebut koncer A mutlak dari para juri dengan gaya ngentrok full serta suara tembakan-tembakan panjang mampu menutup suara lawan-lawannya. (LamBanK)


