Kemenangan Proklamator Kado Terindah Untuk Cahyo Matrix

Cahyo Matrix
Cahyo Matrix
Cahyo Matrix

MediaBnR – Bermodalkan kualitas serta kinerja burung yang mumpuni ditambah kinerja juri yang fair play, tanpa adanya tekanan, berangkat hanya dikawal perawatnya, tanpa kenal siapa-siapa. Proklamator, buktikan bahwa gak harus punya boss, bisa juga juara. Santernya anggapan kicaumania bahwa main burung harus main juri. Ada yg lepas hadiah, ada yg hadiah dibagi dua atau apalah istilah kecurangan yg lain. Dilomba KLI PVJ CUP II, Proklamator, menjawab fenomena yg sudah menjadi rahasia umum itu hanya fiktif belaka. Ternyata main burung tanpa lobi juri bisa juara. Pada ajang nasional KLI Paris Van Java di Bandung (28/2), Proklamator, anis merah debutan milik Cahyo Matrix, merajai kelas utama sebagai juara satu. Bandung yang terkenal sebagai gudangnya anis merah, dihentakan oleh aksi memukau dari, Proklamator. Padahal ini merupakan main tandang pertamanya di luar kota.

Kenapa dinamakan, Proklamator, sang pemilik pun memberikan alasannya, “Sebagai burung asli Indonesia, melestarikan serta menjaga keberadaannya, menjadi kewajiban kita bersama. Maka nama, Proklamator, saya berikan sekaligus sebagai kebangkitan pamor anis merah di seluruh nusantara.” Ujar Cahyo Matrix, yang kerap juga dipanggil, Abah Singo. “Kembalinyatokoh-tokoh lama turun kembali. Menambah semarak dunia kicauan tanah air. Semoga kicaumania semakin menyatudalam hobi yang sama, tanpa ada permusuhan, persaingan tidak sehat dan yang utama fair play dalam berlomba. Mari kita kembalikan semangat persaudaraan diperburungan seperti dahulu. Rukun, damai,tentram, jangan dibutakan dengan uang, karena itu akan menimbulkan perpecahan.” Lanjutnya.

Piagam & Thropy Juara Satu Kelas Utama
Piagam & Thropy Juara Satu Kelas Utama
Proklamator
Proklamator

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hadirnya, Proklamator, di pentas nasional, menjadi gerbang pembuka merahmania Malang untuk bangkit kembali meraih kejayaan seperti dahulu. Kota Malang banyak lahirkan jago-jago merah legenda Indonesia seperti, Juventus (Yang sebelum dibeli Om Thay dari Lumajang merupakan produk Malang), Maharaja, Singo Edan, Dewa Ndaru, Mantili, Raja Angin, Raja Timur dll. “Semoga munculnya, Proklamator, dapat membangkitkan kembali animo anis merah di Malang khususnya dan nusantara pada umumnya,” ucap Cahyo Matrix.

Kemenangan,Proklamator, menjadi kado terindah, pasalnya tanggal 29 Februari, merupakan hari kelahiran atau ulang tahun Cahyo Matrix alias Abah Singo. Sukses, Proklamator, sukses Abah Singo Arema. (Ricky)

TAGGED: