SEMARANG VAGANZA
Mediabnr – Beberapa saat sempat menepi dari hingar-bingar sengitnya persaingan lovebird nasional yang semakin memanas, Sadewo kembali turun gunung untuk tampil lebih menggairahkan. Hal ini tak lain dikarenakan Galuh 33 sang empunya memandatnya untuk tegar mengibarkan bendera Duta Nabil Cup I garapannya yang akan dihelat 17 Februari 2019 mendatang di lokasi Asrama Arhanud 15 Jangli Perbalan-Semarang. “ Alhamdulillah, Sadewo point 1,1,3. Kami tunggu support dan partisipasi teman-teman kicaumania Nusantara di gelaran Nabil Cup I yang semua kelas berhadiah full TANPA POTONGAN,” ungkap punggawa Semarang 33 ini.
Ken-Ken besutan Sahara BF-Indra HBB Griya Cipta Bogor mencuri perhatian khalayak pada laga main jauh perdananya kali ini. Bergelut aktif dengan para seniornya yang telah mengantongi predikat juara nasional, Ken-Ken malah semakin menjadi. Durasi tembakannya semakin menggila dengan muntahan aktif yang alhasil mampu menaklukkan mutlak dikelas utama lovebird Semarang Vaganza. “ Satu arena dengan nama-nama besar tersebut menjadi sebuah kebanggan tersendiri, apalagi hasilnya melebihi prediksi saya, bisa juara 1 bagi new comer seperti Ken-Ken itu sangat luar biasa,” papar Om Bejo sang pengorbit.
Demikian juga dengan Grande, kenari polesan teranyar Bewe Cirebon yang baru sepekan lalu ditake over. Meski belum menggapai puncak podium juara 1, posisi runner up merupakan awal yang baik untuk mengawali kariernya di kancah nasional seperti laga siang hari ini menaklukkan panjangnya jalan bebas hambatan Cirebon-Semarang. Nama besar Andi J&J SF pun sukses dikibarkan oleh kenari berkarakter fighter sejati dengan tarikan lagu panjang nan aduhai diimbangi volume pedas dan gaya happy ini sebagai duta yang dalam waktu dekat mempersiapkan gelaran akbar BnR di kota Cirebon. Kelas ini juga mampu didominasi oleh Shankara Temanggung dimana semua kelas berhasil disabetnya baik kelas kenari std bebas & kenari std kecil diantaranya Awrina, Sengkuni, Paparazi,dan Kuring. “Hujan dieven Semarang vaganza ini merupakan berkah bagi kita, dimana burung lainnya pada tidak kondisi sedangkan jago kita sudah terbiasa dengan cuaca seperti ini,”ucap Kesit pemoles handal jago milik Shankara SF Temanggung.
Hadir dari Ponorogo ada Mr. Dadu Coffe sikat habis kelas cucak hijau dengan andalkan Serdadu, terbukti dikelas utama serdadu berhasil menguasai lawannya hingga ternobatkan menjadi yang terbaik beberapa koncer A dari para juri jatuh di nomer gantangannya. “Serdadu saya mainkan 4 kelas dengan penuh keyakinan karena sebelumnya sudah beberapa kali menyabet juara dibeberapa kota selalu membanggakan saya sebagai pemiliknya,”ungkap Mr Dadu Coffe dengan wajah berbinar. Meski dating terlambat dan hanya memperoleh tiket yang maen terakhir ternyata tidak sia-sia jagoannya masuk juara 3besar yakni Suryo Kusumo Bird club Kudus dengan jago anyarnya New Bledek milik Haji jalil.
Sensitif, namanya semakin bersinar seiring raihan prestasi wahid yang ditorehkan di event-event akbar. Setelah menaklukkan sengitnya kompetisi di event Kapolda Jateng, siang ini nama gacoan stabil milik Dewo Mahesa SF ini kembali mencuri perhatian Bos-Bos besar untuk meminang dimana aksinya nyaris saja tak terbendung oleh rival-rival beken lainnya yang berjubel full gantangan. Berperforma aktif dengan muntahan roll tembak disela-sela gaya nagen geser kanan-kirinya, Sensitif semakin matang mengatur ritme pertarungan hingga hasil akhir menobatkan namanya untuk finish nyaris nyeri runner up dikelas pamungkas murai batu Radja dan Ohara.
Dikelas ekor panjang nan sarat akan jual beli materi unggulan diantara nama-nama besar yang turun ini, jagoan akar rumput kota Semarang juga mampu bertaji untuk ikut unjuk gigi di podium terbaik 3 besar yakni Aithor besutan tangan dingin Faiz KMC BC Gunungpati. Gelontoran variasi lagu yang aktif diiringi cacahan isian kasar serta tembakan pamungkas menjadi andalannya untuk dapat mencuri satu point bergengsi sebagai juara 3 disesi murai batu Ohara. “ Cuma kebagian 1 tiket ini saja, Alhamdulillah Aithor tidak mensia-siakan kesempatan emas ini,” jelas punggawa KMC BC Gunungpati-Semarang ini.
Music Man milik Andromeda Rembang selaku salah satu Duta Jogja Istimewa sukses tampil membanggakan. Lewat tampilan gaya eksotic yang disempurnakan dengan muntahan lagu isian tandes yang bervariasi disetiap geliat nafasnya, Music Man mampu mengungguli lawan-lawan tangguh lainnya yang turun dikelas kacer Semarang Vaganza. Bukti kualitas wahidnya kembali diakui dimana sebelum-sebelumnya juga telah kekeh stabil di podium terbaik ini. Sedangkan dikelas anis kembang ternyata masih banyak peminatnya terbukti digelaran ini masih bertaji milik Komunitas Anis Kembang Semarang (KAKS) berpijak sebagai jawara runner up dengan gaco lawasnya Jarong yang sudah sering menjuarai even akbar di Ibukota.
Diakhir gelaran melalui Quick Point yang diterapkan panitia Semarang Vaganza oleh Dwi MJ menobatkan Saddam-Lurik Pedan SF Klaten sebagai juara umum Single Fighter lewat menggunungnya perolehan point kejuaraan yang telah diraih sederet squad amunisi andalan yang full team diturunkan satu titik di lokasi ini, kemudian disusul penobatan BFT Semarang sebagai juara umum Bird Clubnya. *team






















