ROAD TO BANDUNG LAUTAN API CUP 2

Mediabnr – Siang ini menyambut senja dengan leluasa, tak lama lagi terang akan berganti gelap malam, menandakan gelaran garapan BnR Karang Setra yang bertemakan, “Road to Bandung Lautan Api” Cup 2 di Lapangan Parkir Karangsetra, Bandung (13/5), akan segera berakhir. Pada penghujung acara, door prize satu unit sepeda motor Honda Revo terbaru dan dua buah sangkar lovebird BnR, menjadi ending yang ditunggu kontestan, Ade Sulistio KKLB, yang mendapatkan doorprize sepeda motor tersebut. Sedangkan amunisi lovebirdnya, Den Bagus rebut juara 1, 1 & 2, Harmony ke 4. Jalak suren, Asterik, gaet jawara satu. Lengkap sudah kemenangan KKLB, berprestasi sekaligus bawa pulang sepeda motor.

Pada kelas murai batu yang mendapatkan sepeda motor, Executor, gebetan Azis/S. Bahar. Juara satu di kelas BnR Klasik, mengganjarnya rebut Honda Revo. Prestasi sebelumnya, tampil curi perhatian jadi jawara di Jokowi Cup, disusul juara kelas utama Murai Batu Bird Champion. Hari ini kembali, Executor, tebar prestasi yang membanggakan. Kemenangan ini membuktikan, Executor, memang bukan jago kandang. Prestasi seabrek yang digondolnya, menyiratkan kehadirannya selalu berbahaya saat berlaga. Hanzo, murai batu Ivan Dylen Van Samurai SF bercokol di posisi dua. Tampil prima sepanjang penilaian, aksinya berhasil membius dan mencuri perhatian. Meski tampil perdana pasca mabung, Hanzo, berhasil tunjukan performa yang menawan. Kedepannya, Hanzo, akan berbicara banyak, mengingat materi yang dimilikinya terbilang mewah.

Irfan Sukahaji SF kembali bersinar lewat dua murai andalannya, Hitler, gaet juara satu kelas ring BnR 36 dan Adipati jawara satu kelas BnR 36. Dua kelas utama direbut keduanya, eksistensi Sukahaji SF ditunjukannya lewat pencapaian yang gemilang. Kemenangan ini menunjukan, Sukahaji SF sebagai gudangnya murai batu papan atas di kota kembang. Carox, murai batu andalan H. Ridwan Mulya Kencana, meski dalam kondisi ada bulu turun, masih bisa sajikan performa menawan. Sodok posisi runner up dan ke-empat menunjukan, Carox, memang mempunyai kelas tersendiri. Ini merupakan aksi terakhirnya menuju masa mabung tahunan. H. Koko masih nangkring di klasemen jawara. Murai batu koleksinya, Batman, curi juara 1 & 3. Kinerja stabil yang dipertontonkan, Batman, masih mampu luncurkan burung jujur ini, untuk tetap kokoh di jalur kemenangan.

Masih di murai batu, Pokemon, gebetan H. Atep Damri dari Deurrr BC Singaparna, bersaing dengan murai terbaik kota kembang. Sodok posisi 2 & 7, menunjukan mental bertandingnya memang hebat. Pagi tiba di lapangan, dan langsung gantang, Pokemon, tetap membara lewat obral muntahan senjatanya yang bertipikal roll nembak.

Di lovebird, Bima Sakti, ternakan HYS BF Bandung, bercokol di peringkat 1 & 3. Meski baru menginjak usia 4 bulan, Bima Sakti, terbilang sakti saat berlaga. Janeta, Paud gebetan Dadan Dean, curi kemenangan sekali jawara satu. Ubay Gersoen SF, juga berkibar di kelas Puad lewat, Nona. Restu, Paud Kang Icank dari Citiru SF rebut double winner. Sedangkan kelas dewasa, Godzilla, milik H. Emang Cur Cor BC, hattrick jawara 1 dan sekali gaet runner up. Pada penghujung acara, H. Mungin selaku ketua penyelenggara mengucapkan, “Terima kasih atas partisipasi peserta dalam menghadiri hajatan kami. Tak lupa dengan kerendahan hati, memohon maaf bilamana pelayanan kami ada yang tidak berkenan, dengan kerendahan hati kami haturkan beribu maaf.” (Ricky)
Baca Juga :Daftar Juara Road To Bandung Lautan Api Cup (13/5/2018)









