Kicau mania Menjadi Tokoh Sekaligus Saksi Di Helatan Kolosal Valentine Istimewa 2021 Yang Taat Prokes

Pelepasan burung ke alam bebas

Valentine Istimewa 2021

Pelepasan burung ke alam bebas

MediaBnR-Klaten, Sudah tidak asing lagi dimana helatan bergengsi Valentine Istimewa merupakan salah satu ajang tahunan kemasan PBI yang selalu dinanti oleh kicaumania Se-Nusantara. Meskipun sempat tertunda beberapa saat, dengan penuh pertimbangan dan berbagai alasan yang pastinya lebih diprioritaskan, gelaran kolosan Valentine Istimewa 2021 yang seharusnya teragenda di bulan Februari ini harus bergeser ke bulan Maret tepatnya hari Minggu (14/03).

Sambutan Bintang Pradana

Memang diakui lebih berat segala sesuatunya saat menyelenggarakan sebuah gelaran akbar ditengah kondisi seperti saat ini, tetapi itu semua dapat terwujud apabila semua pihak-pihak terkait di dalamnya dapat saling mensupport dengan penuh kesadaran masing-masing untuk selalu memprioritaskan protokol kesehatan.

Sambutan Tokoh PBI

Selain panitia tentunya kicaumania sangat berperan penting dalam hal ini untuk tetap menjalankan setiap tahapan prokes yang ada, dari ritual cuci tangan di tempat yang telah disediakan panitia, selalu menggunakan masker, menjaga jarak satu sama lain untuk menghindari kerumunan, dan selalu mematuhi aturan main dari panitia yang pastinya itu semua sesuai dengan standart prokes yang dianjurkan demi kenyamanan bersama.

KAW Team

Dan di gelaran lomba burung berkicau hari ini kicaumania kembali dapat membuktikan bahwa selain mampu berperan sebagai tokoh mereka juga bersaksi bahwasanya kicaumania tetap taat prokes dalam mengikuti kegiatan lomba di Valentine Istimewa 2021 ini.

Bintang Pradana

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pembukaan lomba burung berkicau diawali dengan penyampaian sepatah dua patah kata dari Tokoh-Tokoh PBI yang hadir kemudian dilanjut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne PBI, penyerahan penghargaan maupun sertifikat penangkaran burung murai batu Ring PBI, lalu pelepasan burung ke alam liar sebagai salah satu bentuk konservasi.

Adam Jamkid Official, Wisanggeni stabil koleksi podium

Lomba berjalan lancar, aman, dan terkendali sejak awal hingga akhir gelaran sesuai standart protokoler kesehatan yang ada. Beberapa jawara yang menjadi saksi suksesnya gelaran tersebut diantaranya adalah Wisanggeni besutan Adam-Jamkid Official Magelang yang merepotkan di kancah persaingan lovebird papan atas dimana namanya beberapa kali sukses bertengger di podium 3 besar.

Robert Pantau, Ra Umum & Ra Ngenyang tetap eksis di tahta juara

Anis Merah Ra Umum dan Hwa Mei Ra Ngenyang milik Robert Pantau Jogja yang keduanya memberikan tontonan menarik di dalam arena untuk dapat mencuri perhatian tim juri PBI yang bertugas. Ra Umum meskipun setiap pekan di track ngedur turun lomba tetap stabil menorehkan prestasi untuk finish di podium runner up sesi Golong Gilig B, diikuti Ra Ngenyang yang dalam dua kali laganya siang hari ini disesi Gedong Jene dan Golong Gilig juga sukses mengukir prestasi untuk nyeri di podium juara 3.

H. Wawan Passhop & Bambang AB Galeh BF Pekalongan
Crew Passhop Pekalongan rayakan kemenangan Ijo Royo-Royo

Mouzer Jr sebagai generasi penerus amunisi AB Galeh BF Pekalongan komando Bambang Galeh dengan kode ring 07-PBI Silver sukses tampil membanggakan sang empunya, dimana pada laga perdanya mengikuti lomba kolosal sebesar ini langsung mengukir kemenangan sebagai juara 3 disesi murai batu Ring PBI Silver Gedong Jene A. Disusul H. Wawan Passhop rekan sekotanya yang kali ini menurunkan salah satu amunisi andalannya dikelas cucak hijau, yakni Ijo Royo-Royo yang dalam dua kali pertarungannya juga tak luput dari eksekusi koncer tim juri untuk menobatkannya sebagai juara 3 disesi Dewi Amor A dan juara 4 disesi Bintang Asmara.

Andre sukses kawal Paku Mas Naik Podium

Sedikit bergeser ke kota Batang yang jaraknya tidak terlalu jauh dari kota Pekalongan hadir salah satu jawara papan atas Blok Tengah, yakni Paku Mas milik H. Oyong-Pandanwangi SF yang pada masa mendekati mabungnya masih terlihat perkasa untuk sukses merangsek ke podium juara 3 sesi utama kacer Valentine.

Samurai Twister besutan Om Han goes to KHI Jogja 28 Maret

Om Han pengusung bendera Havindo Semarang juga tak mau ketinggalan menorehkan prestasi di event kolosal Valentine Istimewa hari ini. Lewat tangan dinginnya yang handal dalam hal memoles amunisi dikelas murai batu, Samurai Twister tampil begitu elegan untuk mengukir kemenangan disesi utama Ring Jogja Istimewa sebagai juara 3 dan disesi Ring Valentine masih bertahan di peringkat 6. “ Kita geber lagi selanjutnya melawat event KHI dua pekan mendatang,” ujarnya. (kiky)

Heri Mahesa BF Ungaran
Sigit Kedung Mulyo SF