Piala Pangsar Jendral Soedirman(29/05/2022)
Kicaumania Lintas Pulau Hadir Jadi Saksi Aksi Borong Juara Sejumlah Amunisi, Kolaborasi 95 SF & 788 BC Makasar Boyong Tropy Juara Umum

-Media BnR- Dihadiri langsung oleh Bp. Ganang Priambodo Soedirman mewakili kerabat keluarga, gelaran lomba burung berkicau dengan tajuk Piala Panglima Besar Jendral Soedirman yang terselenggara pada hari Minggu (29/05/2022) di Lapangan Ngablak, Kalilondo, Pulerejo, Bokoharjo, Prambanan-Sleman atau yang banyak dikenal sebagai lokasi arena gantangan Prambanan BC semakin terasa kemeriahannya. Tak hanya itu, hadirnya kicaumania lintas kota, lintas blok, bahkan sampai lintas pulau menjadikan event yang dikemas langsung oleh Bp. Andhika (Penasehat OBI Pusat) beserta jajaran kepanitiaannya ini lebih berkesan.



Sejumlah peserta yang hadir dari lintas pulau diantaranya adalah crew H. Rustan 95 SF dan Adhie 788 BC Makasar-Sulawesi, dimana kedua tim tersebut sukses berkolaborasi solid untuk menorehkan tinta kemenangan. 95 SF pimpinan H. Rustan mengandalkan sederet amunisi andalannya berhasil finish terbaik untuk memboyong pulang tropy bergengsi sebagai juara umum Single Fighter yang diintil ketat oleh raihan point H. Finot – Loka Jaya SF sebagai runner up. Sementara squad amunisi 788 BC komando Adhie juga cukup mendominasi persaingan diperebutan podium terhormat juara umum Bird Club untuk dapat bertengger di posisi runner up membayangi ketat perolehan point Dt. Pakualam yang menjadi juaranya.

Aksi borong juara sukses disemat oleh sejumlah gacoan, diantaranya adalah squad amunisi Robert Pantau – Robert Pantau SF Yogyakarta lewat raihan prestasi hattrick anis merah Ra Umum yang 3 kali finish terbaik di sesi utama BnR DIY, Perjuangan A, dan Perjuangan B. Eksistensi juaranya semakin tak terbantahkan setiap turun berlaga, seperti halnya pada helatan pekan lalu di event Malang Gemuruh aksi Ra Umum sukses menyapu bersih puncak podium sebanyak 6 kali juara 1. Disusul aksi memukau Ra Pedot yang sukses mencuri satu point mutlak di sesi cendet Perjuangan B, dan kemudian Ra Kalap tampil menyempurnakan kemenangan untuk finish di podium juara 2 sesi murai batu Perjuangan B, juara 3 sesi BnR DIY A, dan juara 4 sesi BnR DIY B.

Perlawanan sengit di atas arena untuk saling berjibaku memperebutkan podium terhormat di kelas anis merah ini ditunjukkan oleh Subali yang notabene adalah amunisi koleksi dari Priyanto – Aniser Jogja yang juga tampil dahsyat dalam mengeksplore kualitas andalannya. Dengan muntahan materi irama lagu kasar, volume keras, serta pembawaan gaya tarung teler geser-geser tangkringan menjadi senjata pamungkas Subali untuk sukses mendulang prestasi sebagai juara 1 sesi anis merah Merdeka, juara 2 sesi utama BnR DIY, dan juara 2 sesi Perjuangan A.

Rekan sepulau Sulawesi yang hadir dari kota Kendari dimeriahkan oleh kicaumania bernama Andika lewat amunisi andalannya murai batu Aswat. Turun di sesi utama murai batu Sobat DF dengan tiket termahal 2200K, Aswat yang tampil all out dengan bongkaran materi lagu serta muntahan variasi isian panjang-panjang, volume keras, ditopang pembawaan karakter gaya tarung ngeplay happy ini sukses merajai penampilan sejumlah jawara handal lainnya untuk mutlak dinobatkan sebagai yang terbaik. Belanjut ke sesi murai batu Perjuangan B, aksi Aswat kembali mengundang decak kagum untuk kembali menempati podium puncak. Hasil akhir double winner menjadi pencapaian prestasinya hari ini.

Mewakili kota Palangkaraya-Kalimantan hadir crew H. Wahid Yusuf mengusung amunisi andalannya cucak hijau Ketuyung yang nyaris sukses merajai disemua kelas yang ada. Gaco sarat prestasi nasional yang banyak kicaumania menganggapnya sebagai cucak hijau robot (konsisten dengan kualitasnya yang tetap stabil berapa kalipun dimainkan) ini berhasil tampil terbaik di sesi utama cucak hijau BnR Indonesia, sesi BnR Jateng, dan sesi Perjuangan A, kemudian menjadi juara 3 di sesi Merdeka B untuk nyaris menorehkan prestasi quattrick.

Duet amunisi murai batu Yudhistira – Delta Pandawa yang diusung oleh Agus Nasa-Salatiga juga turut mewarnai kompetisi, dimana keduanya sukses menorehkan prestasi membanggakan, yakni Rudal dan Bintang Pandawa. Rudal yang turun di sesi murai batu BnR Indonesia A lewat tontonan aksi dahsyatnya berhasil mutlak mengungguli lawan-lawannya untuk meraih podium terbaik dan juga menyisir predikat juara 3 di sesi utama Sobat DF. Sementara Bintang Pandawa yang turun di sesi murai batu BnR Indonesia B, BnR DIY A, dan sesi BnR Jateng sukses mengantongi podium juara 2,2,3.


Dipenghujung gelaran segenap jajaran pelaksana lomba burung berkicau Piala Panglima Besar Jendral Soedirman, tim Juri BnR Indonesia yang bertugas, beserta crew panitia menyampaikan terimakasih kepada seluruh kicaumania dan juga semua pihak yang telah mendukung gelaran hari ini, sekaligus memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kekurangan ataupun kesalahan. Salam satu hati satu hobi. (kiky-tobil-aben)




