Kicaumania Satu Titik Buktikan Taat Prokes Di Road Show WIN BC Feat RGN Kudus

Lovebird Begal milik Neyra 0721 sabet podium juara 1 1 3

Road Show WIN BC Feat RGN Kudus

Duet Sujud Syukur & Pacul Sakti banggakan NRD SF

MediaBnR-Kudus, Gelaran lomba burung berkicau Road Show WIN BC Feat RGN Kudus yang awalnya terjadwal pada tanggal 7 Maret lalu ternyata harus mundur 2 pekan dari jadwal yang telah diagendakan, yakni hari ini Minggu (21/03/21). Meski demikian, antusias kicaumania tetap tinggi terlihat dari keseluruhan kelas yang ada pesertanya selalu nyaris full gantangan di arena Markas RGN Kudus ini.

Tak hanya ingin berlomba untuk meraih prestasi seperti biasanya, tetapi dari pihak panitia dan tentunya seluruh kicaumania yang hadir juga ingin membuktikan bahwa mereka dapat saling mendukung untuk mewujudkan lomba burung berkicau sebagai salah satu akses pendongkrak perekonomian rakyat yang tetap taat akan prokes ditengah pandemi virus corona covid 19 saat ini, dimana aturan wajib masker, cuci tangan, dan jaga jarak benar-benar ketat diterapkan di arena.

Beberapa jawara yang terlahir diantaranya adalah duet murai batu Pacul Sakti dan Sujud Syukur besutan Naufal NRD SF Pati yang pada aksinya hari ini sukses menorehkan prestasi membanggakan, terutama saat mengikuti laga dikelas utama murai batu Tantangan 36 G dimana kualitas keduanya nyaris tak terbendung. Sujud Syukur yang dominan dengan gaya tarung sujud sembari aktif ngeroll bongkar materi isian tembakan panjang sukses merajai kelas sebagai yang terbaik disusul Pacul Sakti yang juga  aktif bergaya tarung happy memuntahkan variasi pukulannya untuk menyanding kemenangan di podium juara 3.

Njak Su-Nuvus SF, Putra Dewa murai muda berprestasi

Sementara dikelas murai batu WIN BC berganti nama Putra Dewa yang kualitasnya tak mampu terbendung oleh lawan. Aksi dahsyat dengan mengandalkan volume tembus dan cacahan variasi lagu rollnya yang fasih berbalut tembakan-tembakan kasar membawa gaco anyar besutan Njak Su dari crew Nuvus SF ini ke puncak podium, disusul satu lagi amunisinya dikelas cucak hijau yang juga sukses menyempurnakan kemenangan di podium runner up kelas utama Tantangan 36 G.

Agus S-NTD Juwana Team orbitkan kualitas Raja Utik

Menyeruak diantara nama-nama besar kacer papan atas yang hadir, RU alias Raja Utik polesan Agus S dari NTD Juwana Team sukses membuktikan kualitas sebagai salah satu kacer pendatang baru yang patut diperhitungkan, bahkan ditakuti. Bukan tanpa alasan, tapi memang fakta lapangan yang berbicara dimana balutan kualitas materinya dari segi volume, irama lagu, gaya, dan durasinya benar-benar di atas rata-rata dan diakui oleh tim juri untuk menobatkannya sebagai yang terbaik di kelas utama kacer ini.

Sumber Raya Team Weleri andalkan kualitas Mahadewa & New Tusuk Jarum

Kembali mencoba settingan main jauh, Mahadewa milik Dian SRG punggawa Sumber Raya Team Weleri yang memang lama tidak menjalin silaturahmi ke luar kota sejak masa pandemi ini membuka perform perdananya dengan cukup membanggakan. Turun disesi utama, meskipun sedikit harus menyesuaikan kondisi Mahadewa masih ketat memberi perlawanan untuk finish di podium juara 3. Kemudian disesi selanjutnya kacer Markas, Mahadewa terlihat begitu enjoy mengeksplore kualitasnya untuk mutlak merajai sebagai juara 1. Tak hanya Mahadewa, kali ini sang punggawa juga menurunkan gaco anyarnya dikelas cendet yakni New Tusuk Jarum yang juga mengukir prestasi di podium runner up.

Bius feat Hitokiri besutan Angga-Gemilang SF buktikan kualitas

Satu sesi kacer lagi dimainkan, yakni kelas kacer WIN BC dimana kali ini berganti nama Bius debutan Angga selaku pengomando Gemilang SF yang aksinya menjadi buah bibir tim juri dan penonton lewat tontonan kualitas wahidnya di atas gantangan. Ngeroll lagu isian kasar-kasar didukung volume keras dan gaya tarung ekstrem kejer buka ekornya sukses menuliskan tinta emas sebagai yang terbaik dikelas tersebut. Demikian juga dengan salah satu amunisi andalannya dikelas cucak hijau, setelah beberapa pekan lalu sukses menyabet predikat double winner di gelaran Galatama PPBA Ambarawa, siang ini ketika bersaing dengan jawara-jawara Pantura kualitasnya tetap diakui untuk menempati podium runner up.

Yudi-RPM SF usung kestabilan Black Cooper, JJ, & Brutal

Meski kurang diunggulkan karena sebenarnya sang empunya Yudi RPM SF terfokus dikelas lovebird, Black Cooper yang belum lama ini ditake over berhasil memberi kejutan lewat tampilannya yang mempesona untuk mempersembahkan kemenangan mutlaknya dikelas utama cucak hijau Tantangan 36 G, sementara lovebird JJ dan Brutal harus rela bergeser ke podium juara 2 dan 3.

Lovebird Begal milik Neyra 0721 sabet podium juara 1 1 3

Pemenang dikelas lovebird yang dihadiri amunisi-amunisi konslet berbagai kota ini adalah Begal milik Neyra 0721 Semarang. Saat ini namanya memang sedang naik daun, meskipun sebelumnya dianggap sang empunya hanya sebagai jawara antar RT, Begal mampu membuktikan kualitasnya hingga level Regional. Seperti halnya pecan lalu saat mengikuti laga akbar Road To Piala Presiden VI Magelang ia memberi surprise kemenangan untuk berhasil finish di podium juara 1,1,3. Dan siang ini akualitas dahsyatnya pun kembali dipercaya untuk menyabet podium juara 1,1,3 lagi.

Janji Jiwa milik Akhlis-AMJBK sabet podium terbaik di anis merah

Janji Jiwa sebagai salah satu bintang anis merah yang prestasinya begitu bersinar jebolan kota Ukir Jepara ini lagi-lagi sukses menambah pundi-pundi prestasi kemenangannya. Berlaga dengan settingan seadanya, bahkan hadir juga cukup mepet karena kurang persiapan Janji Jiwa tetap tampil sangar untuk mampu menaklukkan kompetisi dikelas RGN. (kiky)