Klaten Vaganza

MediaBnR-Klaten, Minggu (19/7), Gantangan Pradana BC dibilangan wilayah Bolali, Wonosari-Klaten menjadi saksi gelaran akbar perdana RGN pasca libur panjang pandemi covid19 dengan tajuk Klaten Vaganza yang sukses menghadirkan ribuan kicaumania dari berbagai penjuru kota lintas Blok.
Seolah memendam dendam kesumat para gacoan tampil membabi buta untuk memperebutkan podium terbaik di ajang yang dikomando langsung oleh Mas bintang Pradana ini. Seperti halnya Empu Gandring milik Gus Mad Malwopati-MMS Bojonegoro yang begitu hiper mempertontonkan aksi terbaiknya untuk mampu merajai pertarungan dikelas utama murai batu BOB. “ Ini periode ketiga turun laganya pasca libur panjang, pertama lalu hattrick di Cepu kemudian hattrick lagi di Bupati Cup Tuban,” ungkapnya.

Sedangkan dikelas murai batu Vaganza giliran Raja Petir polesan Angga Cilacap-New OD BC Bojonegoro yang tampil maksimal untuk mendominasi tahta juara mengandalkan vocal tembus dan pembawaan variasi lagu komplitnya yang panjang-panjang. “ Menurunkan dua amunisi hari ini murai Raja Petir dan kacer Raja Seberang. Untuk RS masih baru sih tapi untuk RP udah sekitar 4 tahunan ditangan kami, track record prestasinya juga udah sering juara di Blok Tengah dan Blok Barat seperti di Prescup V lalu masuk juara 4,” ujar Angga yang sebelumnya juga telah mewisudakan kacer Sakral, Royal, Papua dan Raja Gosip ke kancah nasional.

Hasil berbagi bendera koncer dikelas murai batu Vaganza dengan tiket 500 ribu ini terlahir nama pendatang baru yang aksinya langsung mencuri perhatian untuk menduduki podium juara 3, yakni ekor panjang calon pejantan baru dari Mr. D 024 BF Semarang-Marina Team bernama Garuda Jaya. “ Kualitas materinya mumpuni meskipun bersaing dengan nama-nama besar lintas Blok, hanya kurang hoky saja tadi kalah tos nomor gantangan terkecil masuk podium 5 disesi Pradana dan podium 3 disesi Vaganza,” pungkas Leo B2 sang mekanik.

Kelas utama cucak hijau Pradana menjadi pembuktian jati diri X-Pander milik Onie PG Pekalongan sebagai salah satu kuda hitam yang kualitasnya patut diperhitungkan dikancah nasional. Setelah kembali sukses meniti karier barunya di era now normal ini lewat banyaknya kemenangan diberbagai gelaran lintas EO sebelum-sebelumnya, sang empunya menyatakan bakal siap melawat Pekalongan Vaganza pekan depan kemudian berlanjut puncaknya pada laga prestisius Radja Cup dan Piala Pasundan IV. “ Alhamdulillah X-Pander selalu stabil membanggakan dimanapun tempat dia berlaga setiap pekannya tak pernah luput dari podium,” papar M. Naseh sang mekanik.

Setelah berhasil menaklukkan beberapa event lintas EO pasca libur panjang seperti RI-Dniten, KHI Klaten, Independen Sragen dan Independen HQ Brother, kacer Pangeran milik P. Gino Jogja kembali membuktikan kualitasnya di laga ini untuk nyaris menyabet double winner. “ Pekan lalu juga nyaris menang nyeri di Madiun,” cetusnya.

Sementara dikelas cendet Sandiyudha dinobatkan sebagai gaco terbaik lewat raihan double winner. Tontonan sempurna di atas arena dengan gaya nagen satu titik full bongkar materi isian, volume keras serta tonjolan variasi senjata pamungkas yang panjang-panjang tak mampu ditepis oleh rival-rival full gantangan lainnya. “ Saya cukup puas melihat performa Sandiyudha hari ini, semoga terus stabil dikemudian hari,” ucap M. Iqbal Majid Banyuwangi sang empunya.

Dua gacoan yang diusung crew Robert Pantau juga cukup sukses mendominasi dikelasnya masing-masing sebagai Dt. Robert Pantau Peduli Covid 19 feat BnR, yakni hwamei Ra Ngenyang yang begitu all out mengeksplore kemampuannya untuk merajai podium juara 1 sesi Klaten dan masih bertahan di peringkat 5 disesi vaganza, sementara anis merah Ra Umum mengiringi kemenangannya di podium runner up saat berlaga disesi vaganza. “ Silaturahmi sekaligus mensosialisasikan gelaran tanggal 9 Agustus 2020 di Gantang Arena, Sidotopo-Magelang dimana hasil penjualan tiketnya nanti akan kita sumbangkan bagi yang membutuhkan dan terkena dampak covid 19, kami tunggu kehadiran teman-teman kicaumania semua, tetap memakai masker dan jaga jarak,” ungkap Robert Pantau dihubungi mediabnr.

Dikelas hwamei Vaganza giliran gaco milik Indra Malang yang tampil merajai sebagai pemenang, yakni Tyson yang begitu elegan mempertontonkan gaya serta materi lagu andalannya. “ Tak sia-sia perjalanan jauh dari Malang, Tyson berhasil menghipnotis perhatian juri dan penonton,” paparnya.

Anis merah juga tak kalah seru persaingannya dimana gaco-gaco papan atas juga ikut memeriahkan laga ini. Diantaranya adalah Coboy besutan Suryo Kuncung-Aniser Jogja yang nyaris sukses dua kali menempati podium runner up, disusul Mike Tyson polesan Priyanto yang juga turut mengharumkan bendera Aniser Jogja bersaing di podium 5 besar, kemudian nama Starling lulusan markas Royal Merapi yang juga stabil menorehkan tinta kemenangan disetiap laganya.



Adam punggawa Jamkid SF Magelang sengaja menyempatkan waktu khusus ditengah kesibukannya untuk mengikuti gelaran akbar ini membawa duet amunisi andalannya, Ojezz dan Wisanggeni. Hasil cukup memuaskan ditorehkan keduanya meskipun rival-rival yang turun merupakan amunisi bernama besar dengan track record prestasi luar biasa. Wisanggeni membuktikan kualitas bukan kaleng-kalengnya untuk memimpin podium juara 1 disesi lovebird umum Radja, ditemani Ojezz yang dua kali pula finish runner up dikelas lovebird fighter Radja dan Klaten.

Sedangkan Sherco besutan Mr. Kenz-Texas Sukorejo, aksi istimewanya tak terbendung untuk merajai partai neraka lovebird umum Pradana. “ Yang ikut lovebird-lovebird konslet papan atas semua tumplek blek jadi satu gantangan di sini, istimewa pokoknya ngeriii persaingannya, semoga Sherco kembali mengulang kemenangan seperti ini di event-event akbar selanjutnya,” ujar Mbah Ompong sang arsitek.

Dipenghujung gelaran, panitia mengumumkan kandidat peserta yang sukses merajai podium juara umum dimana tahta Single Fighter terbaik ditempati oleh M. Ibad-Baitul Mukhlasin 4061 SF Malang yang banyak sekali mengumpulkan pundi-pundi point kemenangan lewat aksi sederet amunisi andalannya. Dan untuk podium juara umum Bird Club sukses dipimpin oleh Duta PBI Bersatu komando H. Samsul yang total point kemenangannya juga menggunung. (team)






