Mediabnr – Setelah sukses meraih juara umum Single Fighter dan Bird Club di gelaran Limpung Cup II, Andre dan Oyong selaku punggawa Pandan Wangi BC berkolaborasi dengan Alas Roban Bird Club komando Hadi menggelar lomba bertema Pandan Wangi Award di pelataran Kantor PTPN IX Plelen, Gringsing-Batang pada hari Minggu (13/1).
Seluruh gelaran dapat berjalan dengan lancar meski cuaca mendung memayungi, bahkan peserta tetap antusias dan enggan beranjak untuk tetap memenuhi sudut-sudut arena guna mengikuti perlombaan hingga usai bersama tim dan squad amunisi kesayangannya masing-masing.
Tim juri Radjawali Indonesia nampak solid mengawal setiap detik jalannya pertandingan hingga melahirkan jawara-jawara sejati disetiap kelas yang tersedia. Diantaranya adalah Sahabat besutan Ainun mewakili crew Irvado BC Kendal yang perolehan total pointnya tak dapat dikejar oleh rival-rival tanggung yang turun dikelas utama lovebird Pandan Wangi. Kemenangannya begitu mulus dengan muntahan-muntahan tembakan panjang berdurasi kerja stabil sejak awal hingga akhir penilaian.
Sedangkan dikelas lovebird Radjawali giliran Srikandi yang beraksi lebih dominan, dimana pukulan-pukulan panjang yang memang fasih melekat pada nama besarnya ini mutlak tak tertandingi. Krebo Kendal yang saat itu mengawal penampilan Srikandi menyatakan siap beraksi kembali di event-event akbar selanjutnya.
Kelas murai batu kembali menjadi perhelatan yang begitu indah untuk disimak, dimana gaco-gaco papan atas ikut andil memeriahkan di gelaran ini. Diantaranya kita dapat menyaksikan langsung aksi Hokky milik Aris Berlian yang namanya stabil menempati tahta juara disetiap aksi tandingnya menjajal gelaran lintas EO diberbagai kota. Kali ini kualitasnya pun kembali diakui untuk nyaris menyabet predikat double winner.
Dikelas cucak hijau terlahir nama Pousterling yang notabene adalah gaco polesan Kijhan mengusung bendera Nawangga BC. Aksi perdananya naik di atas gantangan begitu memukau yang kemudian berlanjut dengan bongkaran variasi lagu isian kasar juga panjang-panjang yang konsisten hingga akhir penjurian. Tak pelak, dengan seksama tim juri pun berargumen sama untuk menunjuknya sebagai yang terbaik disesi utama cucak hijau Pandan Wangi ini. “ Semoga performa Pousterling terus stabil di event-event selanjutnya,” cetus Kijhan.
Kelas kolibri mutlak dirajai oleh gaco-gaco handal dari tim KNI Pekalongan lewat nama Faye, 1200, dan Naymar dimana kedua kelas yang dibuka panitia sukses dibabat habis podium juara terbaiknya. Faye yang merupakan produk andalan dari Lie Dien ini begitu cantik mendominasi pertandingan hingga layak dinobatkan sebagai double winner, disusul 1200 polesan tangan Za’in yang konsisten membayangi untuk menyabet posisi nyeri runner up. “ KNI Pekalongan full tim siap goes to gelaran Anis Purwakarta,” papar Lie Dien mewakili crew.
Lewat kegigihan perjuangan sederet amunisi andalan yang diturunkan oleh tim Nawangga BC komando Mbah Manten dan Adiv untuk sukses menyabet prestasi dimasing-masing kelasnya membuahkan hasil optimal, yakni nama besar Nawangga BC kembali mendapat mandat sebagai The Best Team yang terlahir di event Pandan Wangi Award siang hari ini. Bukan hal yang baru bagi Nawangga BC dimana sudah sering kali kita dengar namanya selalu konsisten menjadi tim terbaik disetiap laga silaturahminya diberbagai gelaran sebelum-sebelumnya. “ Alhamdulillah, terimakasih untuk sedulur-sedulurku semuanya atas support dan dukungannya, semoga Nawangga bisa kembali mempertahankan posisi terbaik ini di event-event selanjutnya,” ungkap Mbah Manten didampingi Adiv.
Dipenghujung acara segenap panitia menyampaikan terimakasih kepada seluruh kicaumania yang telah hadir berpartisipasi dan mensupport gelaran. “ Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam kami menyuguhkan gelaran siang hari ini terdapat kekurangan maupun kesalahan. Sampai jumpa di gelaran selanjutnya,” tutup Hadi ARBC. (aan/kiky)
https://mediabnr.com/2019/01/15/daftar-juara-pandanwangi-award-feat-arbc-13-1-2019/




















