Kuningan Bersatu Peduli Bencana

Mediabnr – Geliat lomba burung berkicau cukup luar biasa, mulai dari latberan. Lokalan sampai lomba besar. Seiring dengan semakin banyaknya peserta diiringi banyak even organiser bermunculan, masing-masing mengadakan lomba tersendiri. Namun kali ini mereka semua berbaur dan meleburkan diri menjadi satu. H. Arya Lukman yang dikenal aktif dikepengurusan BnR Kuningan terketuk untuk menjadikan semua even organiser yang ada di Kuningan bergabung dengan tujuan untuk bersosialilsasi di masyarakat.


BHABINKAMTIBMAS Kasturi Polsek Kuningan bersama Komunitas Kicaumania Kuningan Bersatu mengadaan lomba burung berkicau dalam rangka penggalangan dana untuk korban bencana alam di wilayah kabupaten Kuningan, minggu 1 April 2018 di lapangan BnR Kuningan.


Pelaksanaan lomba burung berkicau Kuningan Bersatu Peduli Bencana ini mendapat sambutan positif dari kicaumania dan peserta tumplek ke lapangan BnR Kuningan dengan membawa beberapa jagoan yang dibawanya. Peserta tidak hanya datang dari Kuninga melainkan dai luar seperti Cirebon, Majalengka, Indramayu, Sumedang. Mereka ta hanya bertanding untuk memperebutkan yang terbaik, akan tetapi juga ikut menyumbangkan uang untuk membantu korban bencana alam dan terkadang beberapa peserta menyumbangkan seluruh uang hadiah juaranya.

Jalannya lomba berlangsung seru dan menarik hampir di semua kelas persaingan cukup ketat dan menarik. Murai batu menjadi ajang pertarungan paling tersengit dan menarik dan gantangan hampir penuh semua. H. Kamto dari APB SF Cirebon kembali menjadi bintangnya dilomba, turun 2 kali Konslet murai bau yang dibawanya berhasil mencetak double winner d 2 kelas paling bergengsi. Pindah ke kelas love bird nama Onah milik Gugun yang kini sedang naik diberbagai lomba yang diikutinya, kembali menunjukan kepiawaiannya dengan menjadi bintangnya dilomba dengan cetak nyeri 2 kali kesatu. Kelas love bird Balibu menjadi panggung milik Bakul milik Inal dari Puri SF.

Kelas anis merah menjadi salah satu kelas paling bergengsi dan juga cukup menarik dimana gantangan juga rata-rata penuh. Aksi Golden Boy milik Anjar dari Kataji SF menjadi bintangnya dengan raihan 2 kali juara kesatu serta menyingkirkan jagoan-jagoan lainnya.
Pertarungan kelas lainnya juga alot dan menarik dan perebutan terbaik sangat ketat, kenari menjadi milik Kenzo gacoan H. Poker di 2 kelas yang dimainkan berhasil menjaddi bintangnya dilomba. Hadiah yang diterima Poker ahirnya disumbangkan sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana alam.

Keluar menjadi yang terbaik di single fighter jatuh ketangan Puri SF dari Cirebon dengan perolehan yang tak terbendung ari lawan-lawannya, sedangkan di bird club jatuh ketangan Hunter BC dari Kuningan.
Bergabungnya seluruh even organiser menjadi Kuningan Bersatu, menjadi suatu langkah positi, dimana semua sepakat akan saling mendukung lomba dan tidak berbenturan satu sama lainnya. Inilah menjadi harapan semua even organiser yang ada di Kuningan dan menjadi suata perconyohan di luar dan Kuningan mampu membukikan sebagai komunitas yang bisa menyatu dan saling mendukung. H. Arya Lukman, Joseph menjadi salah satu pilar yang menjadikan Kuningan menjadi patut dicontoh yang lainnya. (yudi)


