
Mediabnr – Minggu (5/8). Latpres Spesial Cendet Demak Bersatu feat Koppast BC di lokasi wisata Taman Ria-Demak berlangsung meriah hingga meraih sukses. 5 pilar utama yakni Tata Sahily, Faishal Imamul, Jee Fallin, X-Jaga ID dan Mas Pion Maknyus yang saling bahu membahu berkolaborasi solid beserta seluruh crew pendukungnya berhasil menghimpun kekuatan yang sangat luar biasa untuk menggaet perhatian 1100 kontestan hadir membanjiri lokasi strategis di tengah kota Wali ini sebagai salah satu ajang Kopdar Cendet Nusantara.
“ Alhamdulillah, 23 kelas-1100 kontestan. Wacana kami untuk menggugah semangat teman-teman cendet dapat tercapai dengan baik dan sesuai harapan. Dari kelima kelas cendet semuanya full gantangan, demikian juga dengan kelas lovebird, ditambah lagi kelas-kelas burung lainnya yang juga tak kalah ramai. Semoga di latberan sampai event lomba ke depan bisa seramai ini peserta cendet, karena kami yakin banyak sekali komunitas pecintanya hingga pelosok desa,” papar Tata Sahily mewakili crew.

Kesuksesan event ini juga tak luput dari peran serta Om Jarek Adi Bayu selaku owner MABEZ BAN yang all out mensupport penuh gelaran. Turun langsung ke arena mengikuti detik demi detik gelaran sembari mengenalkan keunggulan produknya. “ Ini kali pertama saya bergelut di dunia kicaumania meskipun sebenarnya sudah punya koleksi 12 ekor burung di rumah. Ya biar lebih dikenal lagi MABEZ BAN oleh masyarakat, dan Insya Allah kalau ada rejeki kita akan buka cabang lagi di kota-kota lain,” ungkap Om Jarek yang sebelumnya sudah fasih mensponsori berbagai event di dunia otomotif ini.

Menjadi bintang lapangan sebagai cendet terbaik setelah sukses melewati partai-partai neraka di event ini adalah Bazooka. Namanya kembali dinobatkan sebagai jawara guna menyempurnakan segudang torehan prestasi yang stabil diraih sampai detik ini. Turun disesi pertama, cendet andalan Mr. Mimpi punggawa Kebo Hitam SF Pati ini langsung ngorbit sebagai pemenang.

Disusul aksi keduanya yang juga tak kalah hebat menggelontorkan materi dahsyat diselingi tembakan pamungkas untuk menutup panggung arena sebagai runner up dengan selisih 1 point bendera B saja. Namun hal ini tidak mematahkan semangatnya untuk kembali tampil all out disesi pamungkas BOB dan usaha tidak mengkhianati hasil, ia kembali diakui sebagai jawara terbaik diantara yang terbaik lainnya.

Bintang lainnya ada Sapu Jagad besutan Ifan dari Bintang Baru SF Ungaran yang juga kembali membuktikan kestabilannya bersanding dengan cendet-cendet ternama berbagai kota yang turun di event special ini. Muntahan roll lagu isian komplit yang dibawakan dengan speed rapat serta volume keras menghantarkan namanya ke podium I & III. Entah berapa banyak prestasi wahid yang telah dikoleksinya seperti pada laga-laga sebelumnya sekitaran Jawa Tengah, dan point ini dijadikan bekal penting sang empunya untuk melawat gelaran kolosal Piala Raja September depan.

Meskipun belum beruntung menggapai podium, penampilan Bad Boy cukup mencuri perhatian di posisi VI, VIII & IX. Bongkaran materinya begitu indah dan memikat untuk disimak pendengaran, hal ini cukup merepotkan rival-rivalnya untuk mengakui kehebatannya. “ Di Boyolali Cup IV kemarin, Bad Boy juga masuk juara VI. Semoga kembali topform dalam waktu dekat ini untuk dapat membanggakan di event-event selanjutnya,” pungkas Bos Gibran Shop punggawa Peyek Racing Team ini. Hal senada juga ditampilkan oleh CK besutan Sanu dari tim SRG Group. Dalam kondisi dorong ekor, namanya masih menghiasi tahta kejuaraan sebagai peraih posisi juara V, VI & VII.
Beberapa nama squad amunisi Pandanaran SF juga berhasil menorehkan prestasi membanggakan di bawah kawalan langsung Arga Motor sang punggawa. Diantaranya adalah Candidat dan Andertaker dikelas cendet. Candidat mempertontonkan aksi memukau saat bertarung disesi A Pantura dan berbuah hasil podium runner up, disusul Andertaker yang cukup menghebohkan di posisi IV & VI.


Ada juga kacer debutannya bernama Ahli Surga yang bersaing ketat memperebutkan puncak podium untuk menempati posisi III. Kemudian disempurnakan kemenangan Gathololo besutan Ocid-Yasin yang mutlak menaklukkan kompetisi disesi cucak hijau Taman Ria. “ Intinya silaturahmi, bisa kumpul bareng sama temen-temen kicaumania lainnya khususnya komunitas cendet yang menjadi burung favorit kami. Semoga terus harmonis untuk kedepannya, Amin,” cetus Arga Motor.

Dikelas murai batu, gaco andalan Wawan dari crew JD 99 SF Jepara sukses mendominasi pertarungan disesi Koppast. Gaya tarung ngeplay happy begitu fasih ditampilkannya saat mengexplor materi variasi lagu isian yang berbalut selaras dengan pukulan senjata pamungkas serta volume tembusnya. Hal ini tak lepas dari efek positif pakan asupan yang konsisten dikonsumsinya, yakni voer rumput laut Maxxx Power. “ Adem kalau pake voer yang satu ini, jadi kinerja Krakatao di lapangan juga stabil,” jelasnya.

Tak kalah tangguh kehebatan aksi No Name besutan Andy Kudus yang siang ini mengusung bendera Dt. Kudus Cup. Perform ciamiknya ini sukses memboyong pulang tropy juara I & III sebagai duta gelaran tahunan kota Kudus yang diwacanakan tayang antara bulan September-Oktober ini.

Sedangkan dikelas lovebird, squad amunisi mumpuni Sean Fumi dari tim Indrayanti Group mampu mendominasi kompetisi dibeberapa kelas yang dilakoninya. Diantaranya adalah Klowor yang tak terbendung total point raihannya saat beraksi disesi 400 Taman Ria, Toreto dan Bagong yang berduet ampuh untuk menaklukkan pertarungan dikelas paud, kemudian disempurnakan oleh aksi hebat Kraton yang tampil terbaik dikelas khusus Tantangan 16 Gantangan. “ Kami tunggu partisipasi dan dukungan rekan-rekan kicaumania Nusantara untuk dapat hadir di gelaran kami Indrayanti Cup tanggal 19 Agustus mendatang di lokasi Taman Ria-Demak ini,” ungkap Sean Fumi dengan penuh rasa hormat menggalang dukungan kicaumania.

Nama Kendil mencuat sebagai pemenang saat jual beli tembakan disesi lovebird A Koppast. Durasi kerjanya begitu stabil saat memuntahkan durasi panjang tembakannya yang sekali pukulan mendapat apresiasi 4 bendera merah dari juri yang bertugas. Tak pelak gaco debutan H. Doel Glugu Indah SF ini seketika mencuri perhatian kicaumania yang memantau. Tak hanya Kendil, gaco cucak hijau andalan rekan sekotanya yakni Maroko RW SF yang bernama Roll Tem juga tampil membanggakan untuk mendominasi posisi juara disesi utama Mabez Ban.

Dipenghujung gelaran segenap panitia menyampaikan terimakasih kepada seluruh kicaumania atas partisipasi serta dukungannya. “ Saya pribadi dan seluruh panitia serta crew yang bertugas memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kekurangan dan kesalahan dalam gelaran siang hari ini sebagai pembelajaran kami untuk dapat lebih baik lagi mengemas gelaran-gelaran selanjutnya,” tutup Faishal Imamul mewakili panitia. (kiky)









