
Mediabnr – GnE Enterprise komando Gugum Gumilar yang notabene adalah salah satu lokasi gantangan Rajawali Indonesia di kota Semarang menggelar latpres burung berkicau pada Sabtu (17/02/2018) untuk merayakan hari ulang tahun ke-2 sang putra Rafael Putra Gumilar sebagai tema special kali ini. Jl. Kedondong, tepatnya Perumahan Bukit Silayur, Ngaliyan-Semarang menjadi saksi burung-burung jagoan kicaumania sekitar bahkan yang juga hadir dari luar kota untuk bersaing meraih prestasi dan yang pasti menyampaikan ucapan selamat serta doa untuk Rafael.

Diantaranya adalah Krebo Kendal team komando Krebo yang hadir full team mengusung sederet amunisi andalannya dikelas lovebird. Seperti halnya yang telah santer terdengar bahwasanya club asal kota Kendal ini merupakan pencetak lovebird-lovebird jawara, ternyata rumor tersebut benar adanya. Terbukti sederet nama-nama pendatang baru yang masih hangat diorbitkan mampu bersaing dan bahkan diantaranya sukses menempati podium juara baik dikelas balibu maupun dewasa.


Lovebird muda prospek seperti Somad besutan Fajar yang sukses tampil dominan disesi balibu Rajawali, Juk’li dan Otok-Otok polesan Krebo, James Bond dan Wayang garapan Koh Zien serta Inem kawalan Anggi-Adhi yang juga berhasil finish diposisi ketiga. “ Meraih prestasi itu lebih mudah ketimbang mempertahankannya, untuk itu kita semua masih sama-sama belajar dan terus belajar guna lebih mendalami masing-masing karakter lovebird yang pasti memiliki perbedaan supaya kedepannya bisa lebih baik lagi,” pungkas Krebo mewakili crew.

Ditengah persaingan sengit untuk menjadi yang terbaik, lovebird fenomenal Robot Gedek hadir bersama Mr. Ari Banjarnegara sang empunya yang juga turut andil menghiasi tahta kejuaraan. “ Alhamdulillah bisa silaturahmi lagi ke Semarang untuk melanjutkan road show Robot Gedek di Pantura, dan besok Minggu kita langsung bertolak ke kota Pati untuk menghadiri gelaran All’In Cup,” jelasnya.


Tak kalah seru persaingan dikelas kenari, dimana duet gaco andalan Thito punggawa Zaura SF nyaris menguasai jalannya kompetisi dikedua kelas yang ada. Giant dan Distroyer adalah nama duet tersebut, Giant sukses finish terbaik untuk mengangkat tropy juara pertama dan kemudian disusul Distroyer yang nyaris meraih nyeri runner up. “ Semoga kedepan dua nama ini bisa terus stabil performanya untuk kembali menorehkan prestasi-prestasi membanggakan di kancah yang lebih bergengsi lagi, disusul squad amunisi Zaura SF lainnya,” ungkap Thito yang berdomisili di wilayah Kedungpane-Ngaliyan ini.

Kemeriahan gelaran nampak sejak awal hingga akhir yang selalu dihiasi pengundian hadiah doorprize melimpah nan mewah disetiap sesinya. “ Terimakasih atas partisipasi dan dukungan sedulur kicaumania yang telah hadir di gelaran siang hari ini, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kesalahan juga kekurangannya,” tutup Gugum GnE mewakili seluruh jajaran panitia yang bertugas dipenghujung gelaran. (kiky)
Baca Juga : Daftar Juara Latpres GNE Enteprise (17/2/2018)





