Kualitas Anakan Jadi Prioritas

Pepeng dan Perawatnya di depan anakan ternak 63 siap orbit

63 BF Cirebon Paling Komplit

Pepeng dan Perawatnya di depan anakan ternak 63 siap orbit
Pepeng dan Perawatnya di depan anakan ternak 63 siap orbit

PLERED, MediaBnR,- Naiknya pamor burung fighter Muraybatu belakangan dipentas kicauan nusantara,  menjadi salah satu faktor beberapa kicaumania untuk terjun kedunia breeding. Demikian pula dengan Pepeng, pemilik 63 Bird Farm Cirebon, bergelut di dunia kicauan sejak tahun 1992, baru empat tahun Ia terjun ke dunia breeding. Pepeng sangat berhasil dalam menernakan pelbagai burung. Ia sukses breeding Love bird, Kenari, Muraybatu, ternak Merpati, Perkutut bahkan ia sukses menetaskan burung kacer dari indukannya. Sehingga boleh dibilang ternakan  63 Team merupakan ternakan yang paling di kota Cirebon.

Langsung mendapat pengawalan masteran.
Langsung mendapat pengawalan masteran.

Khusus di burung Muray batu persaingan di kota Cirebon memang sangat sengit. Berbeda dengan kota kota lainnya di Jawa Barat, persaingan di kota Cirebon kental dengan gengsi. Karena itu pula, banyak mania Cirebon yang memiliki jawara di kelas Muray Batu. Persaingan itupun melebar. Bukan hanya di kontes, melainkan bersaing diternakan. Mereka berlomba dan bersaing melahirkan anakan muray batu berkualitas. Demikian pula dengan 63 BF memiliki anakan ternak yang berkualitas.

Beberapa anakan Kenari
Beberapa anakan Kenari

“Bagi saya, kualitas hasil ternakan adalah nomor satu. Karena itu, segala sesuatu agar hasil anakan bagus akan saya lakukan, termasuk menjaga pakanannya setiap hari,” ujar Pepeng, Bos 63 BF kepada MediaBnR di penangkarannya Jl. Plered No. 63 Cirebon.

Saat ini ada 30 kandang ternakan MB 63 di penangkarannya. Beberapa burung jawara dijadikan indukan semisal King Stone, The Kick dan Anaconda. Ketiga burung tersebut disilangkan satu sama lain dengan betina hasil ternakan berkualitas. Sehingga anakan yang terlahir memiliki kualitas yang sama dengan indukannya.

Kandang ternak Love Bird 63
Kandang ternak Love Bird 63

Hingga kini sedikitnya sudah 100 lebih anakan 63 laku terjual. Kebanyakan yang membeli adalah kicaumania dan perternak. Kicaumania Tangerang, Bekasi dan Jabodetabek banyak yang memesan hasil ternakan 63. Mereka yang datang ke 63 adalah kicaumania yang tahu kualitas anakan 63 BF.

Menurut Pepeng, ternak muraybatu sangat jauh berbeda dengan ternak love bird ataupun kenari. Di muraybatu ketelatenan dan keterampilan menjodohkan sangat diperlukan. Empat tahun bergelut di brreding MB (63 merupakan generasi pertama peternak MB di Cirebon) pastinya tahu betul bagaimana menjaga kualitas anakan. Dari 30 Kandang indukan, sudah berhasil menetas anakan yang siap diorbitkan. Berbeda dengan peternak lain, betina hasil anakan 63 juga dijual.

Anakan MB 63 semakin diminati karena menjaga kualitas hasil ternak
Anakan MB 63 semakin diminati karena menjaga kualitas hasil ternak

Ternakan MB 63 ini menggunakan kandang seperti biasanya. Ukuran 2mx2m. Didalamnya dipasang pohon agar indukan yang ada di dalam kandang tinggal kerasan. Disamping kandang dibuatkan kolam kecil untuk pembuangan. Sementara itu, kandang untuk angrem berada di pojok atas agar tidak kelihatan. Sangat nyaman bila melihat kandang ternak 63.

Harus Telaten Merawat Anakan

Salah satu indukan kacer yang berhasil.
Salah satu indukan kacer yang berhasil.

Masa rawan anakan muray batu adalah usia 1-21 hari. Karenanya, menurut breeder asal Cirebon  ini harus telaten dalam merawat diusia tersebut. Yang selalu dilakukan oleh Pepeng membiarkan anakan yang menetas selama tujuh hari diloloh sama indukannya. Setelah itu baru diambil dan dimasukan kedalam incubator diloloh sendiri.

“Selama di Incubator jangan telat ngasih makan. Minimal setengah jam sekali harus memberikan lolohan,” ujarnya sambil menyebutkan perawatnya sudah standbye setiap saat untuk meloloh.

Hingga kini 63 BF sudah mengeluarkan hingga 100 ekor anakan lebih. Meskipun saat ini sudah ada lagi anakan, namum anakan-anakan tersebut sudah ada yang inden. Jadi kalau mania ingin mendapatkan anakan hasil ternakan 63 Team  harus lewat inden dulu. Biasanya 63 menjual anakan Rp.5 jt perekor. Namun beda lagi kalau muray yang sudah berbunyi.

Sebagai breeder yang sukses, dan juga kicaumania sejati. Saat ini Pepeng sedang mengembangkan lapangan baru untuk ocehan agar dunia burung makin berkembang di Cirebon lewat kontes burung berkicau. Pepeng memiliki visi tersendiri agar dunia hobby makin berkembang dan maju. (saeful Milan)