Kudus Cup 2 Sukses – Mahameru Hattrick, Rawa Rontek & Gambang Suling Double Winner

Mahameru tak terbendung raih kemenangan hattrick
Suasana lomba BnR – Kudus Cup II 30 September 2018

Mediabnr – Untuk kali kedua ditahun 2018 ini panitia (Organisasi BnR Indonesia) OBI Kudus pimpinan Bang Andi menyelenggarakan event tahunan kota Kudus bertajuk KUDUS CUP II yang berlokasi di Museum Kretek-Kudus pada hari Minggu (30/9). Lokasi yang sama ini kembali dipilih oleh panitia melihat keberhasilan perdana tahun 2017 lalu dimana kicaumania merasa nyaman berkompetisi untuk memenuhi setiap sudut area yang begitu luas serta nyaman dalam mengondisikan gacoannya.

Satria OBI Kudus & Srikandi JBI

Tak hanya itu saja, kemasan yang sama yaitu hadiah full tanpa potongan setiap kelasnya pun juga disuguhkan kembali untuk memanjakan sahabat kicaumania. Ini bukti panitia OBI Kudus yang diwakili oleh Bang Satria dan Bang Heri ini tak pernah lelah ataupun itung-itungan untung rugi perihal lomba kemasannya. “ Ini event special bagi kota Kudus sendiri sebagai agenda rutin OBI Kudus setiap tahunnya, jadi harus special juga untuk teman-teman kicaumania. Gak usah tanggung-tanggung, pastinya jamuan yang terbaik akan kami persembahkan tanpa memikirkan kepentingan pribadi karena saya dan teman-teman pengurus lainnya juga sudah komit untuk all out membesarkan kicaumania pastinya bersama BnR Indonesia,” tegas Bang Andi ketika ditemui media.

Mahameru tak terbendung raih kemenangan hattrick

Menghentak lewat penampilannya yang semakin mapan di papan atas, Mahameru besutan anyar Dimas Anto Kudus kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam bertarung di atas gantangan. Partai neraka murai batu di gelaran yang juga diaplikasikan oleh panitia sebagai ajang Road To Presiden Cup V ini berhasil ditelan mentah olehnya tanpa menyisakan satu kesempatan pun kepada rival lain yang juga turun berlaga. Hasil menang hattrick menjadi raihan tertinggi, hal ini ditorehkan lewat aksi Mahameru yang memang tidak bercacat.

Dimas Anto Kudus owner Mahameru

Baik dalam hal materi lagu, volume, variasi tembakan, gaya tarung serta durasi kerjanya yang benar-benar mutlak mendominasi seakan dialah rajanya murai batu pada hari itu. “ Alhamdulillah, Mahameru terus menunjukkan grafik prestasi yang meningkat. Meskipun baru, tapi dia sudah mencicipi podium di event-event nasional hingga sekarang, semoga terus stabil dan InsyaAllah bisa lanjut ke Presiden Cup V nanti,” ungkap pemilik penangkaran murai batu trah juara Ring DMA Kudus ini.

Prestasi Ciung banggakan Dt. Poetra IMI Cup 2

Stabil menyabet prestasi dikelas ekor panjang ini juga dibuktikan oleh Ciung besutan Trijono, aksinya selalu memukau perhatian tim juri lewat derasnya gelontoran roll lagu isian yang dibalut imbang dengan variasi tembakan senjata pamungkasnya. Meski hanya kebagian podium runner up, misi siang hari ini dirasa sukses oleh Rifki Konde sang pengawal untuk mengibarkan bendera duta Poetra IMI Cup II. Disusul Putra Raja yang juga tak mau ketinggalan membuktikan kestabilannya dalam mendulang prestasi, siang ini ia kembali menempati podium juara III setelah sebelumnya gaco milik Ponco Rajawali SF ini juga sukses menaklukkan kompetisi di IBC Cup I Pekalongan dan Bupati Cup II Grobogan.

Rawa Rontek double winner sosialisasi event Bupati Cup Pati 7 Oktober

Seiring dengan kemenangan hattrick yang patut diacungi jempol, raihan double winner juga memiliki gengsi selangit. Diantaranya dituliskan oleh Rawa Rontek besutan NRD SF Pati komando Naufal yang tak terbendung aksinya dikelas cendet. Perlahan kondisinya semakin membaik pasca mabung yang dibuktikan lewat raihan prestasinya dalam waktu dekat ini hingga puncaknya di gelaran ini ia terlihat all out dalam mengolah materi diatas rata-ratanya. “ Pekan lalu Rawa Rontek juga menjuarai di event Bupati Cup II Grobogan dan hasil siang ini pun ia kembali mampu membanggakan Dt. Bupati Cup Pati untuk mensosialisasikan gelaran kami bersama Radja yang akan dilaksanakan besok Minggu 7 Oktober 2018 di Simpang Lima-Pati. Monggo sedulur kicaumania Nusantara kami tunggu partisipasi dan dukungannya, salam hangat dari kami, guyub rukun sak lawase,” pungkas Naufal yang selalu ditemani rekannya Tara Steven.

Nunu 1945 SF andalkan Gambang Suling usung Dt. Batalyon Infanteri 14 Okt

Torehan prestasi senada juga diraih oleh Gambang Suling besutan Nunu punggawa 1945 SF yang aksinya kembali mulus memboyong pulang predikat double winner dikelas cucak hijau. Mengulang sukses pada setiap penampilan GS sebelum-sebelumnya, podium juara seolah seperti makanan pokok yang tak pernah luput dari korban luapan emosinya di arena, tak hanya double winner saja bahkan predikat hattrick pun tidak sekali dua kali telah berhasil disematnya. Ini menjadi point plus GS untuk mantab melangkah ke event-event prestisius selanjutnya setelah sukses menyelesaikan tugasnya sebagai salah satu amunisi pengusung bendera Dt. Batalyon Infanteri yang akan menggelar lomba pada Minggu 14 Oktober 2018 mendatang di Lapangan Alugoro Kompi Senapan C (Y-410) Pati.

Kim-Kim Sangkar Jepara andalkan duet Begal ft Barokah

Posisi runner up dikelas jamtrok ini ditempati oleh Begal, amunisi andalan Kim punggawa Kim Sangkar Jepara yang juga stabil menorehkan prestasi di papan atas lewat derasnya muntahan tembakan senjata pamungkas sebagai ciri khasnya. Tak hanya sukses dikelas ini, Kim juga mencoba peruntungan dikelas lovebird paud dan dinyatakan sukses mengorbitkan gaco besutannya bernama Barokah yang merangsek ke podium I dan III. “ Alhamdulillah, terus belajar dan terus belajar lagi,” cetusnya penuh semangat.

Manik Maya besutan Ulum Papburi Kudus nyaris double winner

Tak kalah serunya persaingan dikelas kenari yang di mana pun tempat saat ini pecintanya terus menggeliat dan solid untuk mendongkrak kembali pamornya. Terlihat juga di gelaran ini dimana para kenari mania papan atas turun memeriahkan untuk memberi warna dalam berkompetisi. Disesi pertama gacoan akar rumput yakni nama besar Manik Maya besutan Ulum Papburi Kudus sukses menyelesaikan pertarungan dengan raihan bendera koncer tertinggi lewat hasil kerja ngedur yang dominan. Namanya kembali mengharumkan kota Kudus diantara kesekian banyak rival-rival juara dari kota lain yang juga menghiasi laga ini. “ Semoga kemenangan nyaris double winner ini akan terus berlanjut di event-event bergengsi selanjutnya, seperti halnya pada langkah Manik Maya pekan depan di gelaran Danyon Arhanud Semarang,” cetusnya.

Aqila besutan Agung SQ-23 SF raih runner up usung Dt. Maxxx Power

Menyusul di posisi runner up dengan selisih point tipis ada nama Aqila debutan Agung SQ-23 SF yang juga tak kalah hebat dalam mengexplore materi andalannya. Durasi panjang lagunya semakin modod bahkan durasi kinerjanya semakin rapat berkat asupan pakan Maxxx Power yang dikonsumsinya baik untuk harian maupun persiapan menjelang lomba, dan hal ini telah dibuktikan sendiri oleh sang empunya dimana mayoritas prospekan orbitannya langsung berhasil moncer di arena.

Sumber Rejeki jebolan Gubug Arowana curi point di kenari

Sedangkan dikelas kedua, sesi kenari Dunia nama Sumber Rejeki besutan Gubug Arowana lah yang mencuat sebagai pemenang. Aksi ngedur ditopang kefasihannya dalam mengolah cengkok lagu aduhai yang dimilikinya menjadi point penentu kemenangan tunggalnya siang hari ini. Entah sudah berapa banyak prestasi yang telah berhasil diraihnya sang empunya sendiri sampai lupa, lewat kualitas yang seperti ini dapat dipastikan namanya akan menjadi primadona yang siap mengguncang kenari mania papan atas. “ Agak terlambat datang tadi karena ada urusan yang harus saya selesaikan dulu, jadi sungguh disayangkan cuman bisa ikut 1 sesi ini saja padahal kondisi SR pas enak-enaknya,” jelas sang mekanik.

Wijaya Team andalkan kestabilan Mimut

Lovebird Mimut kembali menjadi bintang di setiap kehadirannya dimana aksinya selalu dapat menghipnotis perhatian juri dan penonton untuk tertuju kepadanya. Seperti halnya di event ini, turun dikelas utama lovebird Kudus gantangan pinggir menjadi saksi kehebatannya dalam memaksimalkan durasi tembak panjang yang begitu fasih dimuntahkan oleh amunisi andalan Adi S punggawa Wijaya Team ini. Tak pelak prediksi penonton pun tepat, nomor gantangannya disebut oleh Korlap sebagai pemenang dikelas ini lewat raihan point tertinggi. Di penampilan kedua Mimut juga masih terlihat tangguh untuk menempati podium juara III menyisihkan lawan-lawan hebat lainnya. “ Awalnya agak ragu main di sini karena semua kelas dibursakan 100 juta, takutnya ada juragan yang nongol, tapi syukurlah aman..he..he..he..,” ujarnya.

Duet Woyo-Woyo ft Thor banggakan kota Pekalongan

Hadir dari kota Batik alias Pekalongan, nama besar Woyo-Woyo juga tampil mewarnai persaingan dikelas paruh bengkok ini. Hasilnya pun tidak mengecewakan, nama besarnya kembali diakui menempati podium III dikelas utama lovebird Kudus lewat kualitasnya yang memang terlihat masih dahsyat seperti dulu dimana sekali pukulan sesuai akumulasi kartu merah-biru untuk pakem BnR siang ini. Aidyr Isman alias Mr. Gembel sang mekanik Woyo-Woyo yang kabarnya saat ini telah pindah tangan ke Pepeng 168 ini dirasa cukup konsisten dalam merawat hingga kestabilannya tetap terjaga sampai detik ini. Ditemani crew Pahe SF komando Eyang Subur, prestasi Woyo-Woyo mendapat signal positif oleh Thor yang aksinya mampu menghiasi tangga juara sebagai pemenang runner up. “ Tak hanya diakui di kota Pekalongan dan sekitarnya saja, main jauh ke kota Kretek kualitas Thor juga tetap mampu mengimbangi,” cetus salah satu crew.

Panitia & JBI yang bertugas di Kudus Cup II 30 September 2018

Diakhir gelaran, Bang Satria mewakili seluruh jajaran panitia, crew serta tim juri yang bertugas menyampaikan terimakasih kepada seluruh kicaumania atas perhatian dan dukungannya. “ Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kesalahan maupun kekurangan dalam menyuguhkan gelaran ini. Semoga di gelaran berikutnya Kudus Cup III tahun 2019 kami bisa lebih baik lagi dalam segala hal. Salam satu hati satu hobi, sampai jumpa rekan-rekan kicaumania,” tambah Bang Heri menutup gelaran. (kiky)

Putra Raja milik Ponco-Rajawali SF makin mapan di papan atas
Zammy JBI tegas menentukan pilihan juara
Andi – Ketua OBI Kudus & Zammy JBI
Jajaran Pengurus OBI Kudus
KTM selalu eksis disetiap gelaran
MC Husen semakin handal memeriahkan gelaran
TAGGED: