
Semarang (MediaBnR.Com) – Lomba burung berkicau yang bertajuk “TAMANSARI HILLS CUP” (8/11) berada di Perum Tamansari Hills Jl. Kompol R Sutato Bukit Cinta Sambiroto Kedung Mundu –Tembalang Semarang benar-benar meraih sukses, 27 kelas yang disajikan panitia hampir semuanya full gantangan. “Selamat datang di perumahan Tamansari Hills yang merupakan perumahan BUMN, kita sengaja rangkul komunitas perburungan dalam promosikan perumahan ini karena kami menganggap kicaumania merupakan masyarakat heterogen, selain itu juga mengenalkan cara melestarikan burung dari kepunahan juga agar warga perumahan Tamansari Hills ini bisa memelihara 1 burung saja tiap rumah pasti lebih asri rasanya jika berada di rumah,” papar bapak Christanto sebagai developer BUMN dan Manager perumahan Taman Hills.
Berhasil mendominasi juara dalam gelaran ini, Mr. Mimpi dari Kebo Hitam SF Pati hampir semua burung jagoannya yang dibawa masuk juara, diantaranya My Love, Brandal, JEndral, PAnji Jaya, Suncet, dan Ferarri. Ini menjadi bukti bahwa Kebo Hitam SF tidak hanya specialisasi dalam 1 jenis burung saja melainkan mampu memoles berbagai macam jenis burung untuk dilombakan. “Saya sebenarnya suka semua jenis burung tidak fanatic salah satu saja, diajang ini kita bawa beberapa burung dari muraibatu, lovebird, cendet, kenari,dan cucak hijau yang semuanya dapat nomer semua,”aku Mr. Mimpi kepada BnR.
Sama halnya dialami oleh team dari Muria paksi Kudus dibawah komando mr. Satria juga berhasil cuatkan beberapa gaconya diantaranya murai batu Anarkis dan Bulan bintang, love bird Juminten, kacer Fenomena dan cucak hijau Hercules & Balvir semuanya berhasil membuktikan kedahsyatannya. Masih dari kota kretek ada Andi Imam DASF berhasil cuatkan cucak hijau kancil dikelas tamansari, dengan bekal lagu kasar-kasar dengan membawakan kapas tembak, cililin, dan emprit gantil menjadi sempurna ketika gaya tarungnya full ngentrok getar.
Terjadi menang hattrick di alami oleh Vicky Aji dari Red Devils BC dengan andalkan Lala Queen, dengan daya ngekek panjang hingga hitungan menit juga durasi yang dimiliki sangat luar biasa. “Lala Queen masih berumur 8 bulan namun daya tarungnya tidak kalah dengan lovebird lawan yang jauh lebih dewasa dari dia, dalam even ini memang sudah saya persiapkan matang sehingga hasilnya cukup memuaskan,”terang Vicky Aji yang diiyakan oleh crew Red Devils BC.
Hal serupa juga dialami oleh Aries Ngesrep sang pemain cendet kawakan kali ini sukses hantarkan Explosive ke podium tertinggi hingga tak ada lawan yang mampu menandingi volume Explosive cendet andalannya.
Menang nyeri berhasil diraih oleh Gentur dari Durian 46 SF jagokan Themb-R kacer debutannya, 2 sesi berhasil disapu bersih tanpa basa-basi. Dengan gaya full ngobra serta olahan lagu yang dibawakan sangat bervariatif ini menjadikan Themb-R layak menjadi yang terbaik. Dikelas kenasi standart bebas juga mengalami hal yang sama yakni dari team Gegana BC Nathan sang empunya berhasil orbitkan Steyr kenarinya menjadi yang terbaik di ajang ini. tidak hanya dari kota Semarang saja melainkan dari kota Purwodadipun juga berhasil menang nyeri yakni dialami oleh Iwan Lamando Purwodadi cuatkan Lamando Muraibatu andalannya dengan seringnya mengeluarkan tembakan panjang saat bertarung.
Mr. Budi Graha SF Semarang tak pernah ketinggalan di setiap gelaran lomba burung di kota Semarang, kali ini sukses cuatkan cucak hijau andalannya Leax. “Kita tadi juga bawa cendet Cuma kurung hoki saja dilapangan, hanya cucak hijau Leax yang tampil garang kerjanya hampir semua lagu yang dimiliki dibongkarkan semua saat bertarung tadi,” terang Teguh kantong pemoles burung jawara milik Graha SF.
Masih dalam Single Fighter datang Hafara 1 milik daryanto Fahar dari Pandanaran SF berhasil kuasai kelas kenari kalitan, burung yang sudah melenggang ke even nasional ini sudah tidak ragu lagi menyambangi even-even dilokalan Jawa tengah. Juga datang mas Sadam dari Lurik Pedan SF masih kebagian dikelas love bird Guyub Rukun andalkan gaco terbarunya Serayu.
Jhons Van Bolot masih bertaji dikelas kacer dengan andalannnya Samber Nyowo dikelas Wika Realty diposisi Runner Up dan melejit keposisi teratas dikelas Guyub Rukun, juga ada Sony Thokrex yang sukses orbitkan Khrisna ciblek barunya yang tak tanggung-tanggung tadinya diperingkat 6 langsung melompat keposisi runner up. Keduanya sama-sama dalam satu naungan yakni Bolomanuk Semarang. datang komunitas ciblek dari beberapa kota di gelaran ini, diantaranya dari Jogja, Solo, Pekalongan, kota Semarang sendiri dan beberapa kota lainnya sehingga hampir full gantangan dalam gelaran ini. tembak mati ciblek milik Rosid Jogja yang tergabung dalam CMJ berhasil menang nyeri, hampir semuanya disapu olehnya dengan tembakan yang benar-benar mematikan lawannya. “Memang sengaja saya kumpulkan rekan-rekan komunitas ciblek dari beberapa kota untuk berkumpul diajang ini, sekalian kopdar smalam saya inapkan dirumah saya. Semoga ini bisa menambah erat tali silaturahmi komunitas ciblek khususnya,” ungkap Wafa sang motor dari CBS Jr. (LAmbaNk)














