
Semarang (MediaBnR.Com) – Gelaran Launching Nakulo Sadewa BC (1/5) di Jalan karang Ingas (Lapangan Bola PS. PERSEKABA) Semarang dengan menggandeng Juri BnR Indonesia berjalan dengan lancer dan tertib dari awal hingga akhir acara, bertambahnya gantangan di kota Atlas ini menjadikan marak dunia perburungan yang rencana akan membuka latberan tiap hari kamis sore 2 minggu lagi.
Lapindo cendet milik Zaenuddin Akbar tak tanggung-tanggung 2 kelas yang ada disikat habis olehnya, dengan durasi full didukung volume dahsyatnya menjadikan lawannya tak mampu mengimbanginya. “Lapindo begitu saya turunkan langsung banyak yang mengikuti saya menanyakan maharnya, saya persilahkan beraninya berapa? Namun yang mereka lontarkan belum sesuai dengan target saya,” ucap Jaey yang dikawal oleh kaji Udien.
Di bawahnya ada Supra polesan Awan Tombo Pandanaran SF yang mengikuti hanya 1 session saja. Hal yang sama juga dirasakan oleh AP. Manurung dengan menang nyeri dikelas kacer andalkan Speed Ibliz, dengan materi lagu kecil-kecil didukung gaya full menari dengan gaya ndengklak menjadikan speed ibliz lain diantara lawan lainnya. Diikuti oleh Keris jago milik Reza dan sangkakaknya Ari Runner-Up di Kelas MAJT membawa harum nama Pleburan SF.
Mutiara hitam, murai batu debutan Kumis asal Dempel Lor Semarang, tampil menajubkan di Kelas Utama Mbah Siwalan. Dengan bekal senjata cililin panjang yang sering dikeluarkan juga ditunjang olahan lagu kapas tembak yang dibawakan secara racak berintonasi menjadikan perhatian para juri. Dibawahnya diduduki oleh Pilar milik Udien dari Ardan Smg dan diikuti oleh Red Devil milik Bang Adjie Bengkel Ayam SF yang berhasil melonjak di sessi berikutnya Kelas MAJT di peringkat Runner Up. “Red Devil tiap hari minggu selalu turun digelaran lomba besar dan selalu masuk juara, seperti beberapa minggu lalu di Bupati Demak, Mr. Ball Cup I, dan masih banyak lagi sampai saat ini dengan kondisi bulu baru,” ungkap Bang Adjie yang mempunyai usaha ayam potong Bengkel Ayam SF. Dibuntuti oleh Rambo sebagai juara 4 juga melesat ke posisi pertama di Kelas MAJT dengan kibarkan bendera Pelangi BC.

Pada 3 kelas cucak hijau yang disuguhkan panitia sangat ketat persaingannya sehingga jawara teratas tidak bias dikuasai satu orang saja, Dipshy jago lawas Andi Medoho yang lama bertapa kini langsung menempati posisi tertinggi dikelas Mbah Siwalan, dikelas selanjutnya MAJT Dipshy harus turun 1 peringkat karena di senggol oleh Sadewa milik Abu Dzak dengan bendera Pandawa BJBC sedangkan diekelas Karangingas i berhasil dikuasai Hercules debutan Pungkas/Ahmedt dari Loenpia SF yang sebelumnya hanya berada di posisi ke -5. Dibawahnya ada Menjangan Hijau yang lama absen ternyata harus menjalani ganti bulu, dan ini even perdana dengan kondisi bulu barunya tercatat hingga saat ini telah mengkoleksi 180-an trophy.
Kelas lainnya seperti kenari berhasil dikuasai oleh team Pandanaran SF yang diwakili oleh Rully Arliand dengan gaco mungil berwarna Panda berhasil menguasai kelas Standart Kecil sejati. “Memang sengaja saya hanya bawa Marvel, Karena jago cendet saya Black Mamba dan God Bless sabtu kemarin saya mainkan diSalatiga. Alhamdulillah tetap disyukuri segala upaya dengan doa pasti menghasilkan,” ucap Rully dengan semangatnya. Hadir juga komunitas ciblek mania meramaikan ajang ini diantaranya dari CCD Demak, CMJ Ciblek mania Jogjakarta, dan dari kota Semarang Sendiri ada CBS Jr. (LamBAnK)
BACA JUGA: Daftar Juara Launching Nakula Sadewa BC (1/5/2016)















