All Star Organizer
Liga Part III Pantura Barat Di BKBC Arena Semarang Peserta Luber – Rudal Jr Double Winner, Thanos Nyaris Quattrick

Media BnR – Minggu (16/03/25). Memasuki putaran ke-3 atau Part III Liga Murai Batu All Star Pantura Barat, panitia All Star Organizer komando Ronie Terod berkolaborasi dengan panitia BKBC pimpinan Yefta menggelar agenda akbar tersebut di Arena gantangan BKBC yang berlokasi dibilangan wilayah Ngemplak Simongan-Semarang Barat.

Bermarkas di Blok Tengah, All Star Organizer memiliki 3 Korwil yang dalam program Liga Murai Batu ini masing-masing Korwil yakni Pantura Barat komando Budi Praditha, Pantura Timur komando Wiwid Newzin dan Solo Raya komando Adhie Nugroho teragenda sebanyak 8 event untuk memenuhi total kuota Road Show ke 24 kota di Jawa Tengah. Masih banyak selanjutnya gelaran yang akan tersaji di berbagai kota hingga puncaknya nanti Final Liga di Semarang, Piala Jateng All Star 2.

Tidak terkhusus dikelas murai batu saja yang selalu meriah, tetapi terpapar dikelas lain seperti murai muda, cucak hijau, kacer, dan cendet yang juga luber pesertanya, baik di 16G, 24G maupun kolosal 60G. “Terimakasih, animo peserta di setiap gelaran selalu sangat luar biasa, dan hari ini kita sampai harus menambah kelas lagi. Ini bukti bahwasanya All Star Organizer sudah mendapat tempat special dihati kicaumania. Terimakasih rekan-rekan panitia BKBC yang juga sudah all out mensupport,” ungkap Ronie didampingi Yefta mengawali gelaran.

Pada kompetisi hari ini penampilan memukau ditunjukan oleh Rudal Jr, gaco baru yang belum lama ini mulai memperkuat lini squad amunisi Boja Mandiri SF besutan Mr. Kamto. Memiliki karakter menekan lawan dengan gaya sujud dan juga ngeplay aktif, ditopang kualitas materi lagu kekinian untuk sukses mengantongi podium double winner disesi murai batu All Star 350K dan BKBC 220K.

Sementara Thanos koleksi Mr. Tri Agung owner Decolith SF kembali membuktikan kualitasnya sebagai salah satu kacer terbaik dan stabil, dimana hari ini aksi dahsyatnya dalam memainkan gaya tarung serta materi irama lagu dengan pembawaan power tembus andalannya nyaris berhasil mengukir prestasi quattrick (juara 1.1.1.4).

Tak tanggung-tanggung karena lokasinya tidak jauh dari markas Menoreh SF, Oyonk bersama Novan sang mekanik mengusung beberapa amunisi sekaligus. Diantaranya duet kacer Wayang yang sukses finish juara 2 dan 5, feat kacer Palestina finish juara 2 dan 3, disusul murai batu Kak Ros yang juga berhasil menduduki podium juara 3 sesi All Star 350K.

Sama halnya dengan Zaenudin SQ-23 SF yang juga menurunkan beberapa amunisi sekaligus, diantaranya duet cucak hijau Pajero yang dua kali finish podium juara 2 dan cucak hijau Viral membayangi di podium juara 4. “Alhamdulillah, Pajero yang usianya masih belia sudah konsisten mengukir prestasi di event-event bergengsi,” terangnya.

Puncak tahta juara dikelas cucak hijau cukup didominasi oleh amunisi yang hadir dari kota Batik Pekalongan, yakni duet Pangeran feat Israel koleksi Gavin Jr. Keduanya mengandalkan perform jamtrok serta pembawaan pukulan isian bervariatif, dimana Pangeran sukses memimpin persaingan disesi Mitra Kerja dan Israel tak terbendung disesi Bersatu B.

Hanya kebagian 1 tiket dikarenakan memang semua kelas di gelaran ini sudah full, Suhadi H2D dari kota Kendal tetap antusias hadir mewarnai pertarungan. Hasilnya pun cukup membanggakan, Cobra yang begitu turun dari mobil langsung digantang dikelas murai batu utama B 550K berhasil finish podium runner up.

Demikian juga dengan Ijong Atlas Muda yang hanya kebagian 1 tiket dikelas murai batu All Star 350K, menurunkan gaco andalannya bernama Aurora sukses membayangi ketat di podium runner up. “Baru kai ini berkesempatan mencicipi sistem penilaian All Star Organizer, Walaupun hanya kebagian 1 tiket tapi puas, dan sepertinya bakal ketagihan karena memang mengutamakan kualitas burung, bukan mencari kesalahan burung, sukses selalu All Star Organizer,” ujar Ijong. (kiky)


