Spesial Barito BC Sidoharjo – Wonogiri

Mediabnr – Ada-ada saja cara meningkatkan minat keinginan dan motivasi para pengantang burung, seperti yang terjadi di siang itu, Minggu 29 Juli 2018, di Barito BC, Sidoharjo – Wonogiri. Panitia memberikan kesempatan buat para peserta untuk menarik simpati dan motivasi dengan menyawer memberi tambahan hadiah bagi para peserta yang berhasil juara satu. Coret Cell Feat Sami Purwo menjadi tema lomba burung Spesial siang itu.

Cara dadakan ini, ternyata sangat ampuh dan tidak ada unsur tarik menarik antara juri dan malah menimbulkan semangat untuk memetik juara, selain itu sang pelomba yang berkantong tebal pun sangat tak segan- segan menambahi bonus juara di semua kelas yang di buka panitia.

Seperti halnya Suro Blantik dan Gun Sami Purwo, yang menyatakan sangat seneng sekali, ketika dimintai keterangan oleh mediaBnR. “ Bahagia, melihat temen-temen kicau mania bersaing raih saweran dari saya, “ kata Suro Blantik Sidoharjo, yang membawa seabrek gacoan pinilih ke Barito BC.

Di kelas Murai Batu, Mr. Kempes yang menurunkan gacoan Karebet tampil laksana tentara nembak bertubi-tubi, suara cililin ngesap panjang yang di balut volume yang keras, menjadikan Karebet unggul di peringkat pertama di kelas Vip atau kelas utama. “ Burung ini kemarin setelah lebaran mau, di bayar Mas Blantik, dengan mahar Rp 10 juta. Namun, belum saya lepas karena masih ingin memainkannya di latpres-latpres, “ ucap Mr. Kempes.

Murai Batu sangat kental dengan persaingan dan ambisi jadi sang juara. Alvian Nanda Slogohimo, yang mengawal gacoan Murai anyar yang di beri nama Murai Merah Putih, berhasil juara 2 di kelas utama. “ Tidak menyangka burung ini kerja, baru dapat langsung saya di set turun perdana berhasil juara dua, sangat istimewa, “ jelasnya.
Terjadi persaingan kekekan berdurasi panjang. Di kelas Love Bird, burung Love Bird yang bernama Sadam milik Mr. Rais berhasil menyuguhkan tontonan menarik, dengan ngekek berdurasi 40-50 detik, alhasil, Love Bird yang membawa duta Baur BC, berhasil juarai kelas utama.

Fandi Asal Hati Seneng yang mewakili duta Jatisrono, berhasil raih juara melalui aksi hebat gacoan Kacer Makarena. Penampilan Makarena cukup bagus, dengan irama lagu burung-burung kasar bervolume mengkristal, Makarena sangup mematahkan ambisi kompetitornya, yang di huni burung-burung Kacer jawara nasional. Makarena sukses raih nyeri juara pertama. ( agus prasetya)


