
Surakarta (MediaBnR.Com) – Even IKPBS Special Open yang digelar sebulan sekali tiap hari Sabtu pekan ke-4 kembali menelorkan sejumlah jawara baru. Kelas love bird menjadi andalan di sini. Mr. Warjo, Burwanto, Fendi, dan kawan-kawan sengaja hanya membatas 48 kelas agar pantauan bisa maksimal, dan semua kelas love bird full.
Soda milik Antok Lolohan dari Luwes BC adalah contoh gaco baru yang moncer bagus dan merebut juara 1. Soda adalah anakan sendiri milik Antok, yang dikenal sebagai gurunya breeding love bird di kalangan teman-teman Luwes BC.


Gaco love bird lain yang masih imut dan berhasil moncer adalah Godbless milik Itok ILS. Menurut Itok, burung ini belum lama didapat dari lantai Bursa. “Masih muda baru sekitar 4 bulan, kondisi sebenarnya juga masih giras, tapi coba saja saya turunkan. Eh ternyata lumayan nampilnya hingga masuk posisi kedua,” jelasnya.
Itok adalah penggagas dan komandan Bursa Love Bird yang digelar tiap sore hari Senin, Rabu, Kamis, dan Jumat. Khusus hari Rabu ada tiket 50 ribu dengan harga bandrol maksimal 5 juta rupiah. Umumnya di hari Rabu burung-burung yang bagus berani turun. Tiga bulan sekali ada kelas yang 100 ribu dan 75 ribu, sehingga lebih berkualitas lagi burung yang turun.

Bila ada calon pemantau dari luar kota, Itok, Puguh dan kawan-kawan biasa membantu mengarahkan burung-burung mana yang sekiranya penampilan cukup stabil karena sudah sering terpantau saat turun di bursa harian maupun latber lain di luar bursa.
Kembali ke kontes IKPBS Special, Redy SF dari Klaten merebut juara kenari melalui gaco yang juga relatif masih baru, yaitu Sunrise. Sementara itu H. Suwadi dengan bendera Begal Team, kembali memenangi kelas pleci.
Jony Glembuk dari Sarangan masih belum terkalahkan di kelas cendet bersama Sekring. Penampilan menawan juga ditunjukkan oleh murai batu ekor hitam Neuron, yang selain juara di kelas khusus Ekor Hitam, juga juara di kelas murai batu bebas.
Warjo selaku ketua IKPBS kembali memberi tahu sekaligus mengundang para kicaumania bisa berpartisipasi dalam kontes Ebod Vit Cup, Minggu 20 September di lokasi yang sama. “Kami tunggu kehadiran kicaumania hadir kembali di kota budaya Surakarta.” [tobil-kadir-jtyk]


