Manteb & Mama Muda Saling Jegal – Mahesa SF & Pandawa BC Gasak Podium

Arena IRMAGA BC full gantangan

IRMAGA Bird Club

Arena IRMAGA BC full gantangan

Media BnR-Batang. Ikatan Remaja Gandil yang tergabung dalam paguyuban IRMAGA Bird Club menyambut hari kemerdekaan RI ke-75 th ini dengan kemeriahan lomba burung berkicau bertema Latpres Kemerdekaan pada Sabtu (15/8). Lokasi gelaran yang terletak dibilangan wilayah Lebo, Gringsing-Batang tumpah ruah dihadiri kicaumania dari berbagai penjuru kota yang hendak berkompetisi secara fair play bersama tim juri Radjawali Indonesia untuk memperebutkan hadiah 2 unit sepeda motor di kelas utamanya ini.

Manteb milik Adji SMF BC sukses mengawali kemenangannya dikelas murai batu VIP. Meskipun berjenis blacktail, salah satu icon dari Club ternama Semarang Murai batu Family ini memang memiliki segudang materi unggulan yang tak bisa dipandang sebelah mata oleh tim juri dari EO manapun. Setiap penampilannya pasti mengundang decak kagum dimana gaya tarung happy satu titik andalannya selalu all out membalut muntahan materi roll tembak bongkar materi lagu isiannya nan komplit.

Manteb asuhan Mr. Adji SMF SF Semarang stabil berprestasi

Sementara persaingan ketat dikelas utama Gacor 1 unit sepeda motor berhasil diboyong pulang oleh tim Reban Muray School komando Allenata lewat performa dahsyat gaco andalannya bernama Mama Muda. Dominasi pukulan isian panjang-panjang diimbangi durasi full kinerjanya tak mampu dibendung oleh rival-rival jawara lain yang juga ikut memenuhi gantangan.

Mama Muda jebolan Reban Muray School bawa pulang 1 unit sepeda motor

Seperti halnya Mutiara Hitam besutan Rian RBF yang siang ini harus legowo membayanginya di podium runner up dengan selisih hasil akhir bendera koncer sangat tipis. Amunisi stabil yang beberapa waktu lalu sukses menghebohkan tahta juara murai batu papan atas di helatan akbar Radja Cup II Cibubur lewat balutan tampilan materi di atas rata-ratanya ini memang patut diacungi jempol, seakan gak ada capeknya untuk mendulang prestasi di level apapun. Mesin Ketik milik Chandra Putra selaku duet mautnya juga tak kalah hebat mempertontonkan aksi terbaiknya untuk membuktikan kualitas, dan hasilnya pun cukup membanggakan untuk kembali menempati podium runner up dikelas utama cucak hijau Gacor.

Mutiara Hitam-Rian RBF feat Mesin Ketik-Chandra Putra stabil di tahta juara

Botak polesan Denta dari Desa Payung-Weleri juga sukses membuka kemenangan disesi awal cucak hijau VIP. Balutan materi tembak panjang seperti tengkek, kapas tembak, cucak jenggot, dan prenjak betina mampu diolah fasih oleh gaco lawas yang sudah banyak mencicipi asam garam prestasi di berbagai gelaran sekitaran Pantura ini. “ Selanjutnya Botak akan kita boyong ke Piala Canting V Pekalongan 6 September 2020 mendatang, semoga ada hoky di sana,” paparnya didampingi Mas Karebet selaku mekanik Botak.

Botak polesan Denta siap go Nasional

Berlanjut ke persaingan jamtrok berikutnya nama Land Cruiser alias LC milik Mr. Sandy Semarang lah yang tampil mendominasi. Gaco sarat prestasi asal kota Semarang yang ditangani oleh Nondy ini sukses mempertontonkan aksi dahsyatnya untuk menyabet predikat double winner, diantaranya dikelas utama cucak hijau Gacor dimana namanya dinobatkan sebagai yang terbaik untuk memboyong pulang hadiah utama 1 unit sepeda motor. Bak satu kali dayung dua pulau terlampaui, aksi heroic LC ini juga sukses menghantarkan nama besar Mahesa SF Semarang komando Eddy Sarap ke puncak juara umum Single Fighter.

LC besutan Nondy boyong hadiah utama 1 unit sepeda motor

Sukses menyisihkan beberapa nama kandidat juara lainnya dalam memperebutkan gengsi podium juara umum Bird Club, nama Pandawa BC Semarang nahkoda Mr. Kardono tertulis jelas di puncak perhitungan. Hal ini tidak seksama mudah diraih, perjuangan panjang sejak awal hingga akhir solid diperlihatkan oleh tim untuk dapat menorehkan hasil maksimal lewat perform masing-masing amunisinya. Alhasil, usaha tak akan mengkhianati hasil, Hery Pandawa BC sang putra sukses mengawal kemenangan tim besutannya di kompetisi bergengsi ini.

Pandawa BC Semarang komando Mr. Kardono raih juara umum Bird Club

Mencoba settingan dengan sangkar barunya, penampilan Mahadewa milik Dian SRG juga cukup merepotkan persaingan dikelas kacer untuk menorehkan prestasi sebagai juara 1,2,2 diketiga sesi yang ada. “ Sepertinya Mahadewa sudah bosan dengan sangkar kotak, jadi kita coba kali ini dengan sangkar bulat. Yah, harus penyesuaian sedikit lagi InsyaAllah di penampilan selanjutnya bisa lebih optimal,” ujar punggawa Sumber Raya SF ini.

Kacer Mahadewa milik Mr. Dian Sumber Raya SF

Setelah sukses mengorbitkan nama Sherco hingga level nasional, Mbah Ompong selaku arsitek gacoan dari Mr. Kent Texas Sukorejo siang ini mencoba peruntungan dengan amunisi barunya bernama Free Ride dikelas lovebird. Tak tanggung-tanggung di penampilan perdananya, FR langsung sukses mendominasi kompetisi dengan prestasi juara 1,2,2. “ Masih kurang rapat ada jedanya sedikit, mungkin tertanggu pergerakan juri atau penonton. Maklumlah ini penampilan perdananya di lapangan, semoga di event selanjutnya sudah mau ngunci,” jelas Mbah Ompong.

Free Ride orbitan baru Mr. Kent-Texas Sukorejo curi perhatian

Diakhir acara segenap panitia beserta seluruh tim juri Radjawali Indonesia yang bertugas menyampaikan terimakasih kepada seluruh sahabat kicaumania yang telah berpartisipasi dalam mensukseskan gelaran special hari ini, serta memohon maaf apabila terdapat kekurangan maupun kesalahan. “ Sampai jumpa di gelaran Irmaga BC feat RI selanjutnya,” tutup Hadi didampingi Galang Gemilang selaku koordinator gelaran. (kiky)

Ketua DPC RI Weleri-Mr. Becky
Mahesa SF Semarang komando Mr. Eddy Sarap sabet juara umum Single Fighter
Silaturahmi kicaumania lintas kota