
Mediabnr – Banyak yang belum benar-benar mengenal sosok orang nomor satoe di BnR ini. Bagaimana beliau dan seperti apa beliau didalam dunia burung maupun diluar dunia burung. Dulu beliau pertama turun di dunia burung pada tahun 1993 sebagai seorang pemain burung Perkutut istilahnya Kungmania. Dari tahun 1993 beliau sudah menangkarkan burung jenis Perkutut dibawah bimbingan om Iluk (Caruban) tepatnya di Rumah makan Utama. Kemudian baru pada tahun 2003 beliau turun didunia kicaumania sebagai pemain murni dalam lomba lomba burungĀ berkicau. Saat itu melihat dunia burung yang sepi karena dampak dari isu Flu burung tahun 2007 beliau terjun mulai bergerak menepis isu tersebut. Langkah awal beliau mengadakan lomba akbar terbesar dengan tiket termahal saat itu dengan tajuk BnR Cup (cikal bakal BnR Award).
Kemudian dilanjut ke kota djogja dengan tajuk pesta Demokrasi di Candi Prambanan semua bekerja sama dengan PBI. Berjalan waktu beliau mendirikan BnR Indonesia seperti sekarang ini seperti kita lihat bersama. Sosok BnR satoe bukan orang baru dalam dunia perburungan ini asam dan garam sudah banyak didapatkan beliau. Beliau selalu rendah diri dan bijaksana dalam melihat perkembangan didunia burung ini. “Kalau ambisi aku sangat ambisi membuat dunia penangkaran menjadi nomer satu didunia burung ini”. kata Bang Boy.
Banyak yang ingin seperti BnR Indonesia menjadi besar dan solid. Sesuatu yang besar pasti melalui proses dari yang kecil dulu baru bisa menjadi besar. BnR Indonesia selalu menjadi barometer dalam dunia perburungan karena itu BnR selalu menjadi pokok pembahasan dalam dunia burung. “Lebih baik belajar dan yang sudah pernah di BnR terapkan hal hal kebaikan setelah tidak lagi di BnR. Kita tidak ada perlombaan untuk siapa yang menjadi juara EO atau organisasi yang terbaikan?. Tapi mari kita berlomba lomba membangun dunia perburungan ini dan serahkan kepada kicaumania saja mereka yang punya pilihan kok”. kata Bang Boy.

