Gelaran Murai Batu Champion Nanjung 105, Minggu siang (06/05) di Lapangan JGC Entreorise Jatinegara Kaum, Rawamangun – Jakarta Timur berlangsung meriah disambangi kicaumania dari berbagai kawasan Blok Barat. Dibuka dengan dengan acara tumpengan oleh Bang Boy dan H Machfud acara ini berlangsung jadi ajang silahturahmi antarkicaumania di Indonesia

Di Kelas Murai Batu Ekor Hitam Risih, duel sengit terjadi antara Zombie gacoan Hendra Jaya dari HS Jaya dengan Alonzo gacoan H Bomer dan Tisna dari SKT BC. Keduanya saling tak mau mengalah melontarkan lagu ngeroll nembak berbagai suara isian dengan volume tembus dan durasi kerja aktif. Di akhir sesi juri memutuskan Zombie menjadi Juara pertama sementara Alonzo menempel ketat di posisi runner up.

Turun di kelas Murai Batu Ekor Hitam Ebod Solution, duel sengit terjadi kembali antara Zombie dan Alonzo. Kali ini Alonzo berhasil melakukan revans dan meraih juara pertama, sementara Zombie menempel ketat di posisi runner up

Di Kelas Murai Batu Ebod Joss, duel sengit terjadi antara Matahari Sakti gacoan Yosama SF dengan Buser gacoan Andi Owen dari Arkana Super Red. Keduanya saling bersaing ketat melontarkan berbagai suara isian lagu ngeroll nembak dengan durasi kerja aktif dan volume tembus. Di akhir sesi juri memutuskan bahwa Matahari Sakti meraih posisi pertama sedangkan Buser menempel ketat di posisi runner up.

Di Kelas Murai Batu Ring Miltih, Raja Cilik gacoan H. Amith dari Polino SF berhasil mengandaskan perlawan para pesaingnya setelah menyajikan berbagai suara isian lagu ngeroll nembak yang mumpuni dengan durasi kerja aktif dan volume tembus.


Di Kelas Murai Batu Ebod Vit, Bongkar gacoan Iwan Dompet berhasil meraih posisi runner up setelah ngedur membawakan berbagai suara isian lagu ngeroll nembak dengan durasi kerja aktif dan volume tembus sambil ngeplay memikat.

Di Kelas Murai Batu Ring Nanjung, Metalica gacoan milik dr Mulyana B17 SF bersaing ketat dengan Executor gacoan milik Ronny BR7. Keduanya saling tak mau mengalah melontarkan berbagai suara isian lagu ngeroll nembak yang mumpuni. Di akhir sesi akhirnya Metalica meraih juara pertama, sementara Executor menempel ketat di posisi runner up. “Metalica kembali tampil ke top formnya seperti saat meraih juara di BnR Award, semoga prestasinya bisa terus berlanjut di Presiden Cup 2021 nanti,” kata dr Mulyana sambil tersenyum


Di Kelas Murai Batu Risih, Angin Surga gacoan Hendra Jaya dari HS Jaya berhasil mengandaskan perlawanan para pesaingya dengan meraih juara pertama di kelas tersebut lantaran Angin Surga ngedur dari awal sampai akhir membawakan lagu ngeroll isian burung-burung kecil yang tersusun rapih diselingi tembakan cililin yang kristal dengan volume tembus sambil ngeplay memikat,

Di kelas Murai Batu Ebod Solution, WS gacoan milik Rojo Lengoh BF berhasil mengandaskan perlawanan para pesaingnya setelah menyajikan berbagai isian lagu ngeroll nembak yang mumpuni dengan volume tembus, durasi kerja aktif sambil ngeplay memikat.

Catatan prestasi penting di laga hari itu adalah prestasi yang dicetak BP gacoan muraimania senior H. Budiono Bekasi yang meraih juara ketiga di Kelas Murai Batu Miltih, lewat lagu ngeroll nembak berbagai suara isian dengan volume tembus dan durasi kerja aktif sambil ngeplay memikat.

Catatan penting lainnya adalah prestasi Chaplin gacoan kenari milik Andika yang meraih juara pertama di Kelas Kenari umum B lewat sajian cengkok kenarian standar sambil duduk manis di atas tangkringan dengan durasi kerja aktif dan volume tembus.

Selesai gelaran Mr Erwan JGC mewakili panitia mengucapkan terima kasih atas kehadiran para kontestan. “Mohon maaf kalau masih ada kekurangan, semoga tali silaturahim antarkicaumania bisa selalu tetap terjaga, Sampai jumpa lagi di gelaran BnR JGC Entreprise selanjutnya” tuntas Mr Erwan.


