Mr. Martien Sumowono Nambah Momongan, Pandemix & Jogo Boyo Makin Eksis

Peserta & penonton wajib memakai masker

Bonafide 99 Fans Semarang

Mr. Martien Semarang aktif berburu amunisi baru

MediaBnR-Semarang, Sabtu (11/7). Arena lomba burung berkicau Bonafide 99 Fan’s komando Cak Pay Kuby yang berlokasi di Wisata Lembah Kalipancur-Semarang menjadi ajang transaksi gacoan oleh para kicaumania papan atas yang saat ini memang sedang aktif berburu momongan baru pasca resmi dibukanya kembali gelaran lomba “New Normal” beberapa waktu lalu.

Siang ini Mr. Martien owner murai batu ternama Kopi Hitam yang saat ini sedang mabung sekaligus pemilik penangkaran murai batu Ring Martien BF yang berdomisili dibilangan wilayah Sumowono-Semarang sengaja menyempatkan waktu khusus untuk hadir ke arena ditengah kesibukannya yang sangat padat untuk memantau langsung aksi calon amunisi yang bakal dipinangnya.

Setelah seksama meneropong aksi para jagoan di kedua kelas murai batu ditemani beberapa partner kir master kepercayaannya, Mr. Martien akhirnya jatuh hati pada satu kandidat yang pada dua kali laganya tadi cukup memikat untuk menduduki tangga juara. Memang sedikit alot diawal negosiasi dengan sang empunya, namun setelah melewati diskusi cukup panjang dan berbelit pada akhirnya amunisi tersebut resmi pindah tangan. “ Selain untuk melengkapi kekosongan salah satu lini gacoan yang mabung, Si Bos juga pengen nambah indukan prestasi lagi buat regenerasi,” jelas Dedi sang mekanik.

Tak berhenti di situ saja, salah satu tokoh senior kicaumania ternama kota Semarang juga ikut mewarnai episode transaksi hari itu dimana pantauan jelinya terfokus pada aksi laga murai batu Aragon milik Mr. Dicky Suyono yang dimekaniki khusus oleh Dwi Astro Team. Meski belum beruntung menjadi yang terbaik diputaran pertama dengan hanya menempati peringkat 6 disesi murai batu Kuby, Aragon mampu membalik keadaan diputaran kedua lewat tontonan aksi tarung ngeyelnya yang berbalut bongkaran materi istimewa untuk mutlak menempati podium terbaik sesi murai batu Playboy.

Aragon, bintang muda berbakat milik Dicky Astro Team

“ Usianya masih muda baru sekali mabung sejak lepas trotol, tapi Alhamdulillah dua kali uji lapangan Aragon langsung menunjukkan aksi terbaiknya dan banyak mencuri perhatian kir master sekitaran Semarang. Yah ini rejeki, terimakasih atas kepercayaannya. Semoga menjadi berkah bagi kami dan Bapak tadi yang telah meminang Aragon, dan semoga jadi lebih memuaskan lagi prestasinya di sana,” pungkas Dwi Astro Team.

Dwi Astro Team melepas Aragon ke pemilik baru

Menjadi kuda hitam yang patut diperhitungkan, murai batu Narzih dengan tampilan eksotic berbalut materi dahsyat andalannya sore ini sukses membayangi ketat aksi Aragon untuk menduduki podium runner up. Tembakan cililin, kenari, kapas tembak, pelatuk, greja tarung, dan cucak jenggot begitu lantang terdengar hingga sudut arena. Hasil yang tidak begitu mengecewakan melihat perjuangan serta pengorbanan sang empunya hari ini melewati perjalanan jauh dari kota asal Purwodadi mengendarai sepeda motor. “ Kebetulan armadanya dipakai Istri dan keluarga untuk menghadiri undangan. Yah memang sudah kita niatkan sejak awal tetep gas saja pake motor, silaturahmi tetap jalan. Untuk Narzih sendiri sudah cukup stabil prestasinya, di event-event sebelumnya juga sudah sering mengoleksi kejuaraan,” papar Bang Jack-Rowo Daplang ditemani tim solidnya.

Narzih polesan Bang Jack-Rowo Daplang curi perhatian

Ujian berat dialami Mr. Anang-Hore Team selaku pemilik sekaligus arsitek dari kacer Pandemix yang hari ini di laga perdananya sukses merajai kelas kacer lewat tampilan yang sempurna, gaya tarung dengklek buka sayap ekor full, roll lagu bongkar dengan isian tonjolan tengkek, greja tarung, dan kapas tembak, serta durasi kerja awal-akhir. Bagaimana tidak, menurut penuturannya setelah men take over Pandemix dengan segudang prestasinya dan tentunya dengan mahar yang cukup tinggi, selang satu Minggu diumumkan libur pandemi menghadapi musibah virus Covid19.

“ Pas onfire nya malah libur, wah ya rasanya campur aduklah. Tapi Alhamdulillah usaha tidak mengkhianati hasil, meskipun libur lama kualitas dan eksistensi prestasinya tetap konsisten terjaga di bawah asuhan saya sendiri. Semoga ini menjadi awal kebangkitan Pandemix untuk selanjutnya dapat kembali eksis di podium juara seperti sebelumnya,” ungkap Mr. Anang usai menjelaskan kenapa memberi nama debutan barunya ini dengan nama Pandemix sesuai dengan kondisi saat ini.

Pandemix milik Anang-Hore Team rajai kelas kacer
ALBA BF komando Mr. Kenny andalkan kualitas Jogoboyo

Sementara Mr. Kenny punggawa ALBA BF seringkali memanfaatkan ajang ini sebagai laga buang birahi bagi Jogoboyo jago lovebird besutannya untuk menghadapi event akbar dihari Minggu. Meski hasilnya sedikit kurang memuaskan hanya finish di podium juara 3, aksinya sudah cukup menstabilkan kondisi Jogoboyo di pertarungan esok hari. Benar adanya, melawat gelaran Minggu di kota Salatiga performa Jogoboyo terlihat konsisten untuk kemudian sukses menduduki podium juara 1,1,2, dan 4. “ Yah maklumlah sudah lama banget tidak di gantang, harus kembali mengingatkannya lagi istilahnya,” ucap Mr. Kenny bernada santai. (kiky)

Jogoboyo sabet podium 1,1,2,4 di Salatiga
Cak Pay Kuby-Ketua Panitia
Beni Kuby-Ketua Pelaksana
Arena full gantangan Bonafide 99 Fans Semarang
Peserta & penonton wajib memakai masker