
MediaBnR.Com – Ajang kontes burung di tanah air semakin rapat mirip seperti barisan upacara tak terkecuali burung besar maupun kecil. Ini kesempatan bagus buat para breeding burung seperti yang ditekuni penguasaha oleh-oleh khas kota Gadis ini. Adalah Gavin Brem Taman Sari Madiun yang berhasil dan mengembangkan murai batu ekor panjang (22 cm panjang ekornya) yang didatangkan semua indukanya dari hutan Marike Bahorok, Sumatra.
Jiwa tarung yang fighter, gaya yang exsotik ngeplay dan volume yang dahsyat, ternyata menjadikan pilihan murai batu Marike Bahorok banyak diburu oleh para burung mania di tanah air. “Saya sudah membuktikan hasil breeding saya yang sudah moncer di gelaran BnR Lembu Suro Boyolali dan sekarang sudah saya lepas dengan harga yang cukup lumayan tinggi“ terang Gavin Brem di kediamanya.
Sesuai dengan kualitas nya murai ini punya nilai yang cukup tinggi. Gavin Brem menjual anakan murai hasil tangkaranya Rp 7 juta buat yang baru trotol. Bayangkan bila 15 pasang indukan murai ring Gavin Brem yang di tiap bulannya menghasilkan sedikitnya 10 ekor baby murai dengan kualitas pilihan. Rp 70 juta setiap bulannya hasil ring Gavin Brem. Dengan memberikan kepuasan bagi konsumen, menjadikan Gavin Brem besar di mata murai mania.
Selain itu, Gavin Brem juga khusus memasteri baby murai dengan masteran burung-burung asli sejak dini sehingga selain sudah terbentuk fighter-nya, baby murai juga sudah berisi masteran burung komplit mulai kapas tembak, cililin, love bird, kenari, rambatan dan lain-lain dengan cara burung dikasih tengah dan dikepung burung masteran di gantangan.
Cara itu ternyata lebih maksimal buat burung baru maupun burung yang lagi mabung. Alunan isian yang faseh dan tajam menghiasi lantunan murai batu Marike Bahorok. Di alamnya ternyata murai batu Marike selalu ditakuti murai-murai batu jenis yang lain. Ini menjadi bukti bahwa murai Marike yang ditangkarkan Gavin Brem punya naluri tarung yang luar biasa.
Kesuksesan Gavin Brem breeding murai batu sudah terdengar gaungnya sampai seluruh kota di pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan bahkan ada pula yang pesan dari Sumatra. Banyak pula pemesan yang inden anakan ring Gavin Brem kendati harganya yang cukup tinggi. “Bagi para murai mania bisa invite pin ku bb D12808BB atau telpon ke 081359007800,“ terang pengusaha oleh-oleh khas Madiun tersebut.
Untuk menjadikan breeding ring Gavin Brem makin di hati murai mania, Gavin Brem memberikan uang pembinaan bagi para konsumennya yang moncer di laga kontes burung murai yang sudah ditetapkan Gavin Brem Taman Sari Madiun. “Ya misalkan konsumen saya ta’ suruh lombain murainya di lomba yang sudah aku belikan tiket dan bila juara hadiahnya saya tambahi Rp 1 juta. Ini buat motivasi bagi pembeli ring Gavin Brem dan merupakan wujud nyata kualitas ring saya betul-betul terjamin mutunya,“ ungkap Gavin Brem.
Breeding burung murai batu bila ditekuni hasilnya melebihi gaji seorang PNS. Ini merupakan lahan pekerjaan yang menjanjikan di kala banyaknya para penganguran di tanah air Indonesia. Di tahun penangkaran 2017 ke atas, semoga berdiri Gavin- Gavin baru yang mengembangkan konservasi burung murai dengan cara breeding. (agus mitra)








