Lomba Burung Jhon Legend Of Phoenix’s – BnR Pandji Sidoarjo

Mediabnr – Aksi solidaritas terhadap sesama dapat ditunjukkan dengan berbagai macam cara. Hal inilah yang dibangun oleh komunitas penggemar Murai Batu di Sidoarjo. Demi menunjukkan kesolidan komunitas ini kepada salah satu anggota dan juga pendiri yang telah terlebih dahulu meninggalkan rekan-rekannya.

Adalah komunitas Murai Mania Sidoarjo (MMS) menggalang aksi sosial pada gelaran lomba burung berkicau dengan tajuk Jhon Legend Of Phoenix’s, Minggu (15/4/2018 lalu. Gelaran ini didedikasikan kepada Alm Moh. Ferryanto yang semasa hidupya turut membangun dan membesarkan nama MMS di kancah perburungan khususnya Sidoarjo.

Karena kedekatan komunitas MMS dengan BnR Pandji Sidoarjo. Mendengar niatan komunitas yang telah memiliki 500 anggota aktif dan 32.647 anggota di media sosial facebook. Agus PW selaku ketua BnR Pandji mewadahi MMS dalam melaksanakan aksi sosial tersebut. “Kami disini bersifat sebagai pendukung gelaran saja. Kepanitiaan, semua menjadi wewenang BnR Pandji,” kata Sugeng selaku ketua MMS.

Pada kesempatan ini, pihak panitia dan MMS mengundang istri beserta anak dari Alm Ferry Gak Necko Necko begitu sapaan beliau dikomunitas. Melihat aksi solidaritas dan perhatian dari rekan-rekan mendiang. Pihak keluarga mengapresiasi bentuk gerakan lomba tersebut. Walhasil, sebagai bentuk penghormatan. Istri dan putrinya diberi kesempatan menancapkan bendera koncer A di kelas MMS A.

Dari 27 kelas yang digulirkan, 8 diantaranya merupakan kelas Murai Batu. Tak pelak gelaran ini bisa disebut sebagai gawenya komunitas penggemar Murai Batu. Nyaris keseluruhan kelas Murai Batu tak tersisa cela gantangan kosong. Bahkan dua kelas MMS tiket ludes terjual.

Sekitar 600 kicau mania yang didominasi oleh penggemar Murai Batu. Tumpah ruah di gantangan BnR Pandji. Kendati cuaca saat itu cukup menguras nafas sang gaco dan keringat para peserta. Namun hingga akhirnya gelaran suasana berjalan lancar serta kondusif.

Dikelas pembuka, yaitu Murai Batu MMS A nama Master King milik Firmansyah MMS/Marines menjadi peraih juara satu. Bahkan dieven ini, sang gaco telah di take over dari pemilik sebelumnya.

Beberapa dari peserta yang hadir merayakan pun selebrasi usai besutannya diganjar juara. Seperti gaco Ramonez dkk. Menurunkan Murai Batu Jhon Legend podium puncak di dua kelas yang diikuti sapu bersih. Mengandalkan stabilitas dan tonjolan lagunya. Alhasil juara satu kelas utama berhasil direbutnya.

Predikat juara tak hanya milik penggemar ekor panjang. Kendati kuota tak mencapai ekspektasi panitia. Kelas Love Bird tetap digulirkan. Aksi memukau dari masing-masing gaco menghasilkan juara di empat kelas dewasa dan dua kelas balibu. Lensano milik Poetra berhasil membubuhkan namanya di puncak juara kelas Love Bird B.

Meski harus puas bertengger diposisi ketiga. Gaco Oky Kras Trafo SF mampu memberikan rivalitas kepada gaco lainnya. Mendapat sebutan panjang satu kali Gadis berhasil mengumpulkan 110 poin. Alhasil burung hijau standart ini mampu merangsek ke podium tiga kelas Love Bird C.

Suksesnya gelaran ini menjadi bukti bahwa komunitas Murai Batu mampu eksis dikancah perburungan. Bahkan dengan perjuangan MMS yang dibangun selama sekitar 5 tahun ini, membuat nama MMS semakin berkibar. “Visi misi kami ingin melestarikan burung Murai Batu dan menjalin tali silaturahmi baik sesama penggemar Murai Batu maupun seluruh kicau mania,” tegas Sugeng.

Usainya gelaran Jhon Legend Of Phoenix’s pekan kemarin bukan akhir perjalanan komunitas yang dalam peng-koordiniran-nya berpusat di kota Sidoarjo. Sejumlah agenda dalam waktu dekat ini telah menanti MMS. Satu diantaranya, MMS mendapat kepercayaan sebagai undangan dalam lomba yang dikemas oleh Dewa 99 pada akhir bulan ini. Bahkan pada gelaran ini, panitia memberikan label khusus kelas MMS dieven nanti. “Selanjutnya, kami akan persiapan untuk gelaran anniversary MMS. Bila tak ada aral melintang, akan kami geber akhir tahun ini,” terang Sugeng kepada pewarta media BnR. (stf)
Baca Juga : Daftar Juara The Legend Phoenix – BnR Pandji Sidoarjo (15/4/2018)




