Minggu (05/09) kicaumania berduyun-duyun memasuki arena lomba burung berkicau Kaliber SF di New Lenggang Jakarta. Diawali dengan kelas burung-burung komunitas burung branjangan dan campuran import. Di kelas campuran impor B, Partitur gacoan Canggung dari Finch Station berhasil moncer di posisi ketiga

Sekitar pukul 12.00 WIB. ,lomba kemudian dilanjutkan dengan pertarungankelas burung-burung utama. Jalannya lomba berlangsung sengit dan menyajikan burung-burung jawara. Di Kelas Utama, Kelas Murai Batu 25 G, Murai Sakti (MS) gacoan milik THR SF dari CCR meraih juara pertama di kelas tersebut setelah menyajikan irama lagu ngeroll nembak berbagai suara isian dengan volume tembus dan durasi kerja aktif. MS burung jawara lawas, milik (alm) H. Sukarto, yang kini dirawat oleh anak-anaknya almarhum yakni THR SF masih mampu menunjukan taji jawaranya meraja kelas tersebut. “Kami merawat MS sebagai warisan dari almarhum ayah kami H. Sukarto. Penampilan MS yang masih prima membuktikan bahwa kami mampu menjaga kemampuan MS seperti dimasa saat ditangani oleh almarhum ayah kami,” kata anak-anak almarhum H. Sukarto yang mengawal MS hari itu.

Di Kelas Murai Batu Kaliber, ABG gacoan Murai Batu milik Heri IP dari HIP Team berhasil meraih juara pertama lewat sajian irama lagu ngeroll suara burung-burung kecil yang tersusun rapih diselingi tembakan cililin yang kristal dengan volume tembus dan durasi kerja aktif. Turun kembali di 25 G, ABG kembali menunjukkan tajinya dengan meraih posisi ketiga.

Di Kelas 25 G ini, juara pertamanya diraih oleh oleh Komando milik Triyanto Milik Triyanto dari BABF Kerawang setelah mempertontonkan kemampuan irama lagu ngeroll berbagai suara isian diseling tembakan cililin yang kristal dengan durasi kerja aktif dan volume tembus.

Kemudian di Kelas Murai Batu Ring NZR (300 K), Khobul gacoan Tom’s dari Duta Bandara berhasil mengandaskan perlawanan para pesaingnya dan meraih juara pertama berkat sajian irama lagu ngeroll suara isian burung-burung kecil diselingi tembakan cililin yang tajam-tajam. Kesemuanya dibawakan dengan durasi kerja aktif dari awal sampai akhir dengan volume tembus disertai gaya ngeplay yang memikat.

Di Kelas Murai Batu 200 K, Matahari Sakti gacoan milik Mr Yoga dari Yotama SF berhasil meraih juara kedua setelah menyajilkan irama lagu ngeroll lagu burung-burung kecil diselingi tembakan cililin yang kristal dengan volume tembus dan durasi kerja aktif.

Di Kelas Cucak Hijau Rawit (100 K), Bara gacoan milik Mr Melvin dari Wara-Wiri SF berhasil meraih juara pertama setelah menampilkan irama lagu ngeroll nembak berbagai suara isian dengan volume tembus dan durasi kerja aktif. Mr Melvin juga mencetak prestasi di kelas Murai Batu lewat penampilan Kiamat yang meraih juara pertama di kelas Murai Batu NZR setelah sebelumnya meraih posisi ke empat di Kelas Murai Batu 25 G.


Catatan penting pada laga hari itu adalah penampilan Volvo dan Wakwaw gacoan Kenari milik Borneo Raya dari Samarinda yang berhasil meraih juara pertama di Kelas Kenari Standar Umum setelah membawakan cengkok kenarian standar dengan durasi kerja aktif dan volume tembus.

Catatan penting lainnya adalah kemampuan Potenza gacoan milik Mr Ario Sadikin dari Sunter yang berhasil meraih juara pertama di Kelas Murai Batu Pastol A setelah membawakan lagu ngeroll nembak berbagai suara isian dengan volume tembus dan durasi kerja aktif dengan gaya fighter yang menonjol.

Sementara prospek masa depan cerah juga ditorehkan oleh Becenk gacoan milik dari Bekasi yang meraih juara ketiga di Kelas Murai Batu Pastol A lewat sajian lagu ngeroll nembak berbagai suara isian dengan volume tembus dan durasi kerja aktif

Selesai gelaran pihak panitia mengucapkan terima kasih atas kehadiran para kontestan. “Terima kasih atas kehadiran para sahabat kicaumania, mohon maaf kalau ada kekurangan. Sampai jumpa kembali di gelaran kami selanjutnya. (Julius)


