Piala Babinsa 2 Tamansari
Next Event Rahma Cup 30 April – Alexis, Mahesa, BCL & Arjuna Naik Tahta Agendakan Melawat Piala Kretek 5 Kudus 21 Mei 2023

Media BnR – Minggu (26/03/2023). Mengulang sukses laga sebelumnya tahun lalu, gelaran Piala Babinsa Tamansari yang ke-2 kembali menuai hal senada. Meskipun kali ini terlaksana diawal pekan bulan Ramadhan 1444 H, dimana pada umumnya semua EO penyelenggara ragu untuk menyuguhkan sebuah gelaran, Tamansari Bird Club komando Xancil Tyz sebagai salah satu poros arena gantangan BnR Indonesia di kota Demak sukses mencuri perhatian kicaumania.


Lokasi arena yang terletak di Ds. Tamansari, Mranggen-Demak ini ramai dikunjungi peserta yang antusias tak hanya tercurah dari akar rumput tetapi juga mayoritas hadir dari berbagai kota sekitar. Teman-teman komunitas juga tak mau ketinggalan mengambil peran, diantaranya adalah sahabat trucuk mania, kenari mania dan cendet mania yang cukup memenuhi gantangan di beberapa kelas yang ada. Saling mensupport kicaumania dan komunitas di arena ini memang sangat digiatkan dan tentunya di bawah pengawalan tim JBI (Juri BnR Indonesia).

“ Tentunya melalui kegiatan positif lomba burung berkicau ini menjadi salah satu wadah silaturahmi kami dengan masyarakat, sekaligus guna meningkatkan hubungan kerja yang lebih baik lagi kedepannya, khususnya di wilayah Desa Tamansari, Mranggen-Demak ini. Terimakasih atas kerja keras segenap jajaran panitia Tamansari BC dan crew Juri BnR, serta rekan-rekan kicaumania atas dukungan dan partisipasinya, sehingga gelaran Piala Babinsa 2 Tamansari dapat terlaksana dengan baik, kondusif, meriah dan sukses,” sambutan Serda Subur selaku Babinsa Desa Tamansari.

Sesaat usai pembukaan, gelaran lomba pun segera dimulai, dimana kelas utama murai batu Perwira 16G menjadi awal agenda hari ini. Serda Subur tampak antusias memantau jalannya lomba yang memang sangat seru dipertontonkan oleh masing-masing peserta lewat jual beli materi irama lagu dan tembakan isian disesi tersebut. Hingga diakhir penilaian, beliau pun langsung mengapresiasi para juara sekaligus simbolis menyerahkan trophy kejuaraan.

Diantaranya kepada sang peraih puncak tahta juara yang berhasil diukir oleh Mahesa Jenar polesan tangan Mr. N dari Khayana SF. Tampilan aksinya memang sempurna dengan balutan materi irama roll lagu burung kecil-kecil dituntaskan dengan variasi tembakan isian panjang. Ini menjadi laga perdana Mahesa Jenar pasca mabung turun di lomba, sebelumnya untuk mematangkan settingannya sang empunya juga sudah beberapa kali uji coba di event lokalan dan selalu nyeri ataupun hattrick.

“ Alhamdulillah, Mahesa sudah mendekati onfire lagi setelah cukup lama bertapa menyulam jubah barunya. Hari ini berhasil mengantongi podium juara 1,2 dan 3, semoga kedepan bisa lebih topform lagi di event-event berikutnya, seperti halnya ajang kolosal PBI Kudus bertajuk Piala Kretek 5 pada tanggal 21 Mei 2023 mendatang yang menjadi moment pembuktian kualitas Mahesa bersanding dengan jawara-jawara terbaik lainnya,” ujar Nanang selaku owner Mahesa Jenar didampingi crew Khayana SF.

Kelas utama cucak hijau BnR 24G juga dipenuhi gaco-gaco terbaik lintas kota yang saling mengobral materi isian dan gaya khas jamtroknya. Alexis milik Hady Tatto dari Putra Tunggal SF lagi-lagi sukses tampil terbaik untuk memuncaki tahta juara lewat tontonan aksi super mewah dengan keistimewaannya mampu membawakan lagu tembakan nyambung 2-3 isian sekaligus sekali pukul. Kualitas memang tidak akan mengkhianati hasil, kestabilan stamina Alexis hari ini dihadiahi podium juara 1,2 dan 3 oleh tim pengadil. Crew Putra Tunggal SF juga menyiapkan cucak hijau Alexis dan kacer Ronggolawe bulu baru ke Piala Kretek 5 Kudus.

Kurang hoky dikelas utama dan hanya kebagian 3 koncer bendera B untuk menempati posisi juara 4, BCL atau yang banyak dikenal dengan nama Boncel amunisi milik Wawan Sumowono ini tak mau mensia-siakan kesempatan dikelas-kelas berikutnya. Tampil lebih ngotot dengan pembawaan power tembus serta variasi irama lagu dan pukulan isian tuntas-tuntas sebagai senjata pamungkasnya, BCL sukses memenangi laga disesi murai batu Bintara 16G dan kembali nyaris memuncaki podium disesi Tamtama 24G. Prestasi BCL pasca mabung memang langsung melesat, dimana pada beberapa gelaran akbar lintas EO lintas kota sebelumnya ia juga konsisten double winner dan juga hattrick. “ Next kita geber event prestige PBI Kudus Mei mendatang, Piala Kretek 5 di Lapangan Tanjung Karang Kudus,” ujar Mas Wawan.

Cerita hampir senada juga dilalui oleh Arjuna koleksi Rian RBF Weleri-Kendal. Tidak kebagian tiket dikelas-kelas utama murai batu Perwira 16G dan Bintara 16G, dikelas-kelas berikutnya Arjuna langsung tancap gas dengan tampilan aksi terbaiknya. Memang kondisi terkini Arjuna dalam On Top Performanya, dimana semua aspek penilaian dikuasainya dengan baik, dari segi bongkaran irama lagu dan variasi tembakannya ngembang, volume keras, gaya tarung indah, durasi kerja stabil, serta staminanya yang konsisten tampil dibanyak sesi. Maka tidak heran apabila hari ini Arjuna sukses menyabet double winner untuk menambah koleksi prestasinya yang segudang. “ Pekan depan Arjuna kita usung ke Viking Arena dulu selepas itu istirahat persiapan Piala Kretek 5 Kudus,” jelas owner penangkaran murai batu ring RBF ini.

Turun dalam kondisi bulu sudah tua menjelang masa mabung, Caesar Muda koleksi Mustaqim owner Rodjo Katul Team dari bilangan wilayah Tlogosari-Semarang ini masih tetap tangguh mempertontonkan aksi berkualitasnya. Track record prestasi Caesar Muda memang sudah tidak perlu diragukan lagi sejak perdana turun diusia belianya hingga sekarang, terbukti hari ini kembali nyaris memuncaki tahta juara dikelas utama murai batu muda Tamtama 24G.

Sementara dikelas kacer, nama senior kembali unjuk gigi, yakni Ankara milik H. Wawan dari wilayah Kaliwungu-Kendal yang hari ini nyaris mengukir prestasi double winner. Sebelumnya saat hadir di event Kopdar KLI Semarang namanya juga berhasil tercatat sebagai yang terbaik disalah satu sesi yang ada.

“ Terimakasih kicaumania serta seluruh pihak terkait yang telah mensupport gelaran hari ini, kami memohon maaf apabila terdapat kekurangan ataupun kesalahan. Evaluasi menyeluruh tentunya akan kami lakukan agar kedepannya Tamansari BC bisa menjadi lebih baik lagi. Nantikan gelaran kami selanjutnya Rahma Cup 2 tanggal 30 April 2023 mendatang, kami tunggu kehadirannya kembali, salam satu hati satu hobi,” tutup Xancil Tyz mewakili panitia. (kiky)


