
Kubu Raya (MediaBnR.COM) – Festival Borneo Berkicau yang digelar oleh FPPF (Forum Pencinta & Pelestari Fauna) dan Paskhas 465 Brajamusti, berjalan lancar hingga akhir kegiatan, Minggu (16/10/2016). Acara dimulai dengan digantungkannya secara simbolis burung cucak rawa oleh DR. Drs. Adrianus Asia Sidot, M.Si selaku Ketua FPPF.
Di kelas cucak hijau, kacer, love bird, murai batu, kenari dan serindit tercatat gelar double winner Roso milik Nofal SF, Senopati milik Nofal SF, Mengky milik Family SF, Sharova milik Family SF, Vinales milik Nofal SF dan Akas milik Nofal SF adalah burung-burung yang berhasil juara nyeri.




PCMI Chapter Pontianak yang juga mendukung gelaran ini menjadikan Festival Borneo Berkicau sebagai tempat kopi darat pleci mania se-Kalimantan Barat. Diantara yang berhasil unggul di Kelas Plecis Open A, Kelas Pleci Open B dan Kelas Pleci Lokal Borneo adalah Jig Saw milik Joker SF, Pikacu PCMP milik Nofal SF dan Petir milik Family SF. Acelole milik Nofal SF yang turun di kelas cucak jenggot/kapas tembak, berhasil ambil kendali kejuaraan di posisi terbaik.

Jagoan lain yang juga meraih prestasi di urutan teratas adalah Jambret (cucak hijau milik Toni Chandra dari Enggang BC), Bara Api (kacer milik H. Muniri dari Pandawa BC), Dewi Kunti (love bird milik Albert) dan Rindu Alam (murai batu milik Adi Black dari Pandawa BC).

Di akhir acara Festival Borneo Berkicau, pembagian door prize utama 1 unit motor, dibawa pulang oleh Asnadi ini. Noval SF dengan 13 emas berhasil meraih predikat juara umum single fighter sedangkan di persaingan juara umum BC, Enggang BC berhasil menjadi juara umum bird club. (Rizky Permadi)
BACA JUGA: Daftar Jawara Festival Borneo Berkicau (16/10/2016)
GALERI:















